Surat Al Anfal Ayat 72 Arti Perkata Dan Tajwidnya

Surat Al Anfal Ayat 72 Arti Perkata Dan Tajwidnya

Surat Al-Anfal dalam bahasa Arab: الأنفال, Al-Anfal memiliki arti yaitu “Harta Rampasan Perang” yang terdiri atas 75 ayat dan termasuk golongan surat Madaniyyah. Surat Al Anfal adalah surat ke-eight dalam Al Quran dan diturunkan di kota Madinah dan tergolong ke dalam surat Madaniyyah.

Jenis-jenis Tajwid yang terdapat dalam Surat Al-Anfal ayat 72

Hukum tajwid yang terkandung di dalam surat al-anfal ayat 72 meliputi: idhar syafawi, idgham mimmi, iqlab, mad layyin dan mad ‘arik lisunuku, mad asli, ghunnah, ihkfa, alif lam syamsyiah,

Surah Al Anfal ayat 72 dalam tulisan Arab, Latin dan Artinya

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَٰئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يُهَاجِرُوا مَا لَكُمْ مِنْ وَلَايَتِهِمْ مِنْ شَيْءٍ حَتَّىٰ يُهَاجِرُوا ۚ وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلَّا عَلَىٰ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

innallażīna āmanụ wa hājarụ wa jāhadụ bi`amwālihim wa anfusihim fī sabīlillāhi wallażīna āwaw wa naṣarū ulā`ika ba’ḍuhum auliyā`u ba’ḍ, wallażīna āmanụ wa lam yuhājirụ mā lakum miw walāyatihim min syai`in ḥattā yuhājirụ, wa inistanṣarụkum fid-dīni fa ‘alaikumun-naṣru illā ‘alā qaumim bainakum wa bainahum mīṡāq, wallāhu bimā ta’malụna baṣīr

Arti Surat Al-Anfal Ayat 72

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada Muhajirin), mereka itu satu sama lain saling melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikit pun bagimu melindungi mereka, sampai mereka berhijrah. (Tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah terikat perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

Hukum Bacaan Tajwid Perkata Surat Al-Anfal Ayat 72

  • Pada kata إِنَّ terdapat hukum tajwid hunnah (karena ada ن syiddah)
  • Pada kata الَّذِينَ terdapat dua hukum tajwid alif lam syamsyiah (karena alif lam bertemu dengan ) dan mad asli (karena harkat kasrah bertemu dengan hruf ي berharkat sukun)
  • Pada kata آمَنُوا terdapat hukum tajwid mad asli(karena harkat dhammah bertemu dengan huruf و berharkat sukun)
  • Pada kata وَهَاجَرُوا terdapat dua hukum tajwid mad asli (pertama karena harkat fathah bertemu dengan alif, kedua karena harkat dhammah bertemu dengan huruf و berharkat sukun)
  • Pada kata وَجَاهَدُوا terdapat dua hukum tajwid mad asli (pertama karena harkat fathah bertemu dengan alif, kedua karena harkat dhammah bertemu dengan huruf و berharkat sukun)
  • Pada kata بِأَمْوَالِهِمْ terdapat hukum tajwid mad asli(karena harkat fathah bertemu dengan alif)
  • Pada kata بِأَمْوَالِهِمْ وَ terdapat hukum tajwid idzhar syafawi ( karena م berharkat sukun bertemu dengan huruf و)
  • Pada kata وَأَنْفُسِهِمْ terdapat hukum tajwid ikhfa ( karena ن berharkat sukun bertemu dengan huruf ف)
  • Pada kata فِي terdapat hukum tajwid mad asli
  • Pada kata سَبِيلِ terdapat hukum tajwid mad asli
  • Pada kata اللَّهِ terdapat hukum tajwid lam tafhim
  • Pada kata وَالَّذِينَ terdapat dua hukum tajwid alif lam syamsyiah dan mad asli
  • Pada kata وَنَصَرُوا terdapat hukum tajwid mad asli
  • Pada kata أُولَٰئِكَ terdapat hukum tajwid mad asli
  • Pada kata بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ terdapat tiga hukum tajwid: izhar syafawi, mad laiyyin dan mad asli
  • Pada kata وَالَّذِينَ terdapat dua hukum tajwid alif lam syamsyiah dan mad asli
  • Pada kata آمَنُوا terdapat hukum tajwid mad asli
  • Pada kata وَلَمْ يُهَاجِرُوا terdapat tiga hukum tajwid: izhar syafawi, dan dua mad asli
  • Pada kata مَا لَكُمْ مِنْ terdapat dua hukum tajwid mad asli dan izhar syafawi
  • Pada kata مِنْ وَلَايَتِهِمْ مِنْ terdapat tiga hukum tajwid: : idhgam ma’a hunnah, mad asli dan izhar syafawi
  • Pada kata مِنْ شَيْءٍ حَتَّىٰ terdapat tiga hukum tajwid: ikhfa, izhar halqi dan mad asli
  • Pada kata يُهَاجِرُوا terdapat dua hukum tajwid mad asli
  • Pada kata اسْتَنْصَرُو terdapat dua hukum tajwid yaitu ikhfa dan mad asli
  • Pada kata كُمْ فِي terdapat dua hukum tajwid yaitu izhar syafawi dan mad asli
  • Pada kata الدِّينِ terdapat dua hukum tajwid alif lam syamsyiah dan mad asli
  • Pada kata فَعَلَيْكُمُ terdapat hukum tajwid mad layyin
  • Pada kata النَّصْرُ terdapat hukum alif lam syamsiah
  • Pada kata عَلَىٰ terdapat hukum tajwid mad asli
  • Pada kata قَوْمٍ بَيْنَكُمْ terdapat tiga hukum tajwid yaitu 2 hukum tajwid layyin dan iqlab
  • Pada kata وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ terdapat tiga hukum tajwid yaitu ii mad asli, mad layyin, dan idgham mimmi
  • Pada kata بَصِيرٌ terdapat hukum tajwid mad ‘arik lisukun
Baca :   Apa Yang Dimaksud Dengan Improvisasi Dalam Bernyanyi

Makna Surat Al-Anfal Ayat 72

  • Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya serta melaksanakan syariatNya, juga berhijrah ke negri islam atau ke negri yang memungkinkan mereka untuk beribadah kepada Tuhan mereka, dan berjihad di jalanNya dengan harta dan jiwa, dan orang-orang yang menerima kaum muhajirin di tempat- tempat tinggal mereka, dan mereka memberi kesamaan dengan mereka dengan harta benda mereka, dan membela agama Allah, mereka itu sebagian dari mereka menjadi pembela sebagian yang lain. Sedangkan orang-orang yang telah beriman, namun belum berhijrah dari negri kafir, maka tidaklah kalian terbebani untuk melindungi mereka dan menolong mereka, hingga mereka berhijrah. Apabila mereka mengalami tindakan kezhaliman dari orang-orang kafir, lalu mereka meminta pertolongan kepadamu maka penuhilah permintaan mereka, kecuali meminta untuk melawan kaum yang antara kalian dan mareka ada jalinan perjanjian yang kuat yang tidak mereka langgar. Dan Allah maha melihat amal perbuatan kalian, dia akan membalas masing-masing orang sesuai dengan niat dan amalnya.
  • Sesungguhnya orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan berhijrah dari negeri mereka untuk menolong agama Islam, serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah mereka adalah orang-orang Muhajirin. Serta orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertoIongan kepada orang-orang Muhajirin di Madinah Al munawwaroh yaitu kaum Anshor, mereka itu satu sama lain saling melindungi. Dan orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah dari rumah mereka, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu untuk melindungi mereka, dan juga tidak ada bagian untuk mereka dalam hal harta ghanimah sebelum mereka berhijrah menuju tempat keselamatan. Akan tetapi jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam urusan pembelaan agama dari siksaan orang kafir, maka kamu wajib memberikan pertolongan. Kecuali terhadap kaum yang telah berjanji dengan kamu juga dengan mereka, sebab janji harus dijaga dan ditepati. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Ayat untuk hijrah pada awal kemudian dinaskh dan menjadi hukum untuk menyambung silaturrahmi
Baca :   Pihak Yang Mendukung Isu Perdebatan Disebut Tim

Asbabun Nuzul Surat Al Anfal Ayat 72

Surat Al Anfal yang termasuk dalam surat Madaniyah dan terdiri dari 75 ayat mempunyaiarti harta rampasan. Asbabun nuzul Al Anfal adalah kekhawatiran kaum muslimin tentang bagaimana jika mereka menerima atau memberi harta waris dari saudara mereka masyrik. Hal iniseperti diriwayatkan oleh Ibnu Mundzir, ayat ini ini diturunkan sebagai jawaban dari pertanyaankaum muslim “Bagaimana kalau kami memberi atau menerima harta waris dari saudara kamiyang musyrik?” maka dari itulah turunlah ayat 72-73 ini sebagai penjelasan bahwa antara mukmin dan kafir tidak saling mewarisi.

Telah menceritakan kepada kami Ashbagh berkata, telah mengabarkan kepada saya Ibnu Wahb dari Yunus dari Ibnu Syihab dari ‘Ali bin Husaindari ‘Amru bin ‘Utsman dari Usamah bin Zaid radliallahu ‘anhum bahwa dia berkata: “Wahai Rasulullah, dimana anda akan singgah di Makkah ini?”. Beliau berkata: “Apakah ‘Uqail meninggalkan rumah yang luas atau rumah-rumah?”. ‘Uqail dan Tholib mendapatkan warisandari Abu Tholib sedangkan Ja’far dan ‘Ali radliallahu ‘anhuma tidak mewarisi sedikitpun karena keduanya adalah Muslim sedangkan ‘Uqail dan Tholib kafir. Dan adalah ‘Umar bin Al Khaththob radliallahu ‘anhu berkata: “Seorang mu’min tidak mewariskan kepada orang yang kafir”. Ibnu Syihab berkata: “Mereka menafsirkan firman Allah Ta’ala QS Al Anfaal ayat 72(yang artinya): (“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah danorang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah dan orang-orang yangmemberikan tempat kediaman dan menolong (orang yang berhijrah) mereka itu satu sama lainsaling melindungi”…)

Isi Kandungan QS Al-Anfal ayat 72

Pesan pesan mulia yang dapat diambil dari ayat ini adalah :

1. Adanya peristiwa hijrah, yaitu migrasi muslim Mekah ke Madinah. Dalam hijrah ini ada tiga golongan, yaitu :

  • Kaum muhajirin : Kaum muslimin yang ikut berhijrah bersama Rasullah ke Madinah.
  • Kaum ansor : penduduk Madinah yang menyambut dan menolong kaum muhajirin.
  • Kaum muslimin yang tidak ikut berhijrah ke Madinah
Baca :   Salah Satu Ahli Ilmu Falak Pada Masa Bani Abbasiyah Adalah

2. Antara kaum muhajirin dan kaum ansor saling melindungi, hidup berdampingan, dansaling tolong menolong.

3. Kaum muhajirin dan kaum ansor berjihad dengan harta dan jiwanya atas dorongan keimanan kepada Allah swt.

4. Allah swt Maha Melihat dan Mengetahui apa yang dilakukan oleh hamba-Nya

Dalam surat Al Anfal ayat 72 kaum muhajirin dan kaum ansor telah memberikan teladan dalam Muhajadah an-nafs, Mujâhadah menurut bahasa berasal dari kata Jahada, seakar dengankata Jihad, artinya bersungguh-sungguh agar sampai kepada tujuan.

Secara lebih luas,mujâhadah adalah suatu upaya yang sungguh-sungguh dalam memerangi hawa nafsu (keinginan-keinginan) serta segala macam ambisi pribadi supaya jiwa menjadi suci bersih bagaikan kaca yang segera dapat menangkap apa saja yang bersifat suci, sehingga ia berhak memperoleh berbagai pengetahuan yang hakiki tentang Allah dan kebesaran-Nya.

Dengan demikian, mujâhadah merupakan tindakan perlawanan terhadap nafsu, sebagaimana usaha memerangi semua sifat dan perilaku buruk yang ditimbulkan oleh nafsu amarahnya. Berkaitan dengan ini, Allah Swt berfirman yang artinya “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencarikeridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. danSesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S. Al-Ankabut :69)

Surat Al Anfal Ayat 72 Arti Perkata Dan Tajwidnya

Source: https://www.inspira.my.id/2022/06/hukum-tajwid-surat-al-anfal-ayat-72.html

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …