Seni Rupa Yang Terdapat Di Berbagai Daerah Di Indonesia Dinamakan

Seni Rupa Yang Terdapat Di Berbagai Daerah Di Indonesia Dinamakan

Seni Rupa Daerah Republic of indonesia


4/
5

stars –
Seni Rupa Daerah Indonesia




Seni Rupa Daerah Indonesia. Seni rupa daerah adalah seni rupa yang terdapat di berbagai daerah di Indonesia. Seni rupa daerah dapat disebut…



Seni Rupa Daerah Indonesia.
Seni rupa daerah adalah seni rupa yang terdapat di berbagai daerah di Indonesia. Seni rupa daerah dapat disebut juga seni rupa tradisional karena dikerjakan secara turun-temurun di suatu daerah. Seni rupa daerah dapat berupa seni kerajinan, seni lukis, dan seni patung. Seni kerajinan meliputi seni tekstil (batik, tenun, dan songket), seni anyam, seni ukir, seni keramik. Hasil karya seni tekstil dan seni lukis berbentuk dua dimensi, yaitu memiliki ukuran panjang dan lebar. Hasil karya seni anyam, seni keramik, dan seni patung pada umumnya berbentuk tiga dimensi, yaitu memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi atau memiliki volume.

1. Seni Lukis Daerah

Seni lukis adalah seni menggambarkan objek-objek berupa pemandangan alam, tumbuhan, binatang, manusia, benda di alam, untuk menimbulkan perasaan keindahan. Seni lukis daerah mengandung nilainilai budaya yang berkembang di suatu daerah. Salah satu seni lukis daerah yang terkenal adalah seni lukis Kamasan dari Bali. Kamasan adalah sebuah desa di Kabupaten Klungkung yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai pelukis. Seni lukis Kamasan merupakan seni lukis klasik yang biasanya bertema kisah pewayangan, kehidupan bangsawan, dan dongeng binatang. Para pelukis menggunakan warna alam yang dicampur dengan perekat yang menempel pada kanvas. Kanvas yang digunakan berupa kain kasar yang dicelup dengan bubur beras, lalu dijemur di bawah matahari. Setelah dijemur, kain digosok agar permukaannya halus dan siap untuk dibuat sketsa. Lukisan Kaca

Selain seni lukis daerah dari Kamasan, seni lukis kaca Cirebon juga merupakan seni lukis klasik yang menggunakan bahan dan teknik yang berbeda. Seni lukis kaca Cirebon dibuat dengan cara terbalik menggunakan media kaca. Sketsa dibuat pada kertas yang kemudian ditempel pada kaca, lalu dilukis bagian sebaliknya dengan menggunakan kuas. Salah satu tema khas lukis kaca Cirebon adalah wayang dan batik Cirebon dengan motif mega mendung yang terkenal.

Baca :   Faktor Eksternal Yang Dapat Mempengaruhi Integrasi Sosial Adalah

2. Seni Patung Daerah

Seni patung adalah seni membuat bentuk manusia atau binatang dengan bahan yang lunak atau bahan keras. Patung dari bahan lunak dibuat dengan teknik membentuk, sedangkan patung dari bahan keras dibuat dengan teknik meraut atau memahat. Salah satu contoh patung tradisional adalah patung Asmat yang dibuat oleh suku Asmat yang tinggal di Pulau Papua. Masyarakat suku ini biasanya menggunakan kayu bakau untuk membuat patung yang menjadi bentuk hubungan mereka dengan nenek moyang. Oleh karenanya, tema pemahatan pada umumnya tentang penghargaan kepada nenek moyang mereka. Walaupun hanya menggunakan peralatan sederhana seperti kapak batu, pisau dari tulang, dan paku yang dipipihkan, patung yang dihasilkan bernilai estetika dan religius yang sangat tinggi.

iii. Seni Kriya

Seni kriya merupakan seni kerajinan dalam membuat benda-benda pakai berdasarkan kegunaan dan keindahannya dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai jenis seni kriya dapat dijumpai sehari-hari seperti seni tekstil berupa batik, songket, dan tenun. Selain itu, terdapat pula seni anyam dan seni ukir.

Karya seni kriya seperti batik, songket, dan tenun telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Karya seni tekstil biasanya digunakan pada acara-acara penting dalam masyarakat adat, mulai dari acara kelahiran, pernikahan, hingga kematian. Seni tekstil selalu menjadi bagian penting suatu daerah. Seni anyaman merupakan seni menjalin bahan berbentuk bilah atau batang dengan menggunakan pola tertentu sehingga berbentuk sebuah benda. Seni anyam dibuat untuk memenuhi kebutuhan untuk membuat wadah-wadah dengan menggunakan bahan alam yang tersedia. Bahan-bahan yang digunakan pun sangat beragam, misalnya bilah bambu, rotan, lidi, akar-akaran, pelepah pisang, dan daun pandan. Seni anyam digunakan untuk membuat tikar, keranjang, bakul, kursi, dan alat rumah tangga lainnya. Perhatikan beberapa contoh hasil seni anyaman berikut ini.

Baca :   Contoh Narasi Laporan Perkembangan Anak Tk Semester 2

4. Seni Ukir

Seni ukir juga telah lama menjadi bagian kehidupan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Seni ukir menggunakan motif tertentu yang memiliki makna dan keunikan tersendiri sesuai dengan budaya masyarakat. Seni ukir Bali berhubungan dengan agama Hindu yang menggunakan motif-motif tumbuhan, manusia, dan binatang. Ukiran Jepara (Jawa) berhubungan dengan agama Islam dan banyak menggunakan motif tumbuhan.

Contoh jenis-jenis seni rupa daerah

Ciri-ciri Seni tekstil Seni anyaman Seni ukir
Jenis (batik, tenun, songket) Batik Aceh Lampion Gresik wayang golek
Kegunaan Benda pakai penerang, hias seni tradisional
Bentuk dua dimensi tiga dimensi tiga dimensi
Warna Merah, putih, kuning, dan warna cerah warna warni hitam, putih, kuning dll
Motif hias abstrak, unsur alam abstrak, bulat, panjang pewayangan
Bahan kain kertas, bambu, kayu
Teknik pembuatan lukis Anyam raut, tatah

Hai adik-adik kelas v SD, berikut ini Osnipa akan membahas materi Sebutkan berbagai jenis karya seni rupa daerah di Republic of indonesia yang kamu ketahui! Kelas five SD.

Seni rupa daerah adalah cabang seni rupa. Seni rupa daerah memiliki suatu ciri khas dari latar belakang sejarah suatu wilayah. Oleh karena itu, seni rupa daerah memiliki perbedaan dengan karya seni daerah lain.

Selanjutnya untuk melatih keterampilan literasi Ananda, mari kita membaca teks tentang seni rupa daerah pada link berikut!

Seni Rupa Daerah

Seni rupa daerah adalah cabang seni rupa. Seni rupa daerah memiliki suatu ciri khas dari latar belakang sejarah suatu wilayah. Oleh karena itu, seni rupa daerah memiliki perbedaan dengan karya seni daerah lain. Karya seni rupa daerah dipengaruhi oleh corak seni tradisional. Corak seni tradisional terdiri atas karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. Karya seni rupa dua dimensi berupa karya tekstil, misalnya kain batik, kain tenun, dan kain songket. Karya seni rupa tiga deminsi, contohnya ukiran kayu, keramik, dan patung.

Karya seni daerah bercorak tradisional, biasanya menggunakan motif yang bersifat turun- temurun atau selalu sama dengan sebelumnya. Daerah masyarakat pesisir pantai, biasanya akan lebih didominasi dengan bentuk seni rupa bermotif ikan, gelombang laut, karang, dan kapal. Sementara daerah masyarakat pegunungan, akan lebih didominasi dengan bentuk karya seni rupa bermotif buah, pepohonan, bunga, dan hewan-hewan.

Baca :   Kerajinan Dari Bahan Limbah Keras Organik

Secara umum, karya seni rupa daerah memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

  1. Bersifat kedaerahan.
  2. Dipengaruhi oleh budaya dan latar belakang sejarah suatu wilayaha. Mengandung simbol-simbol dan bermakna.b. Seringkali digunakan untuk upacara adat, agama, atau kebutuhan sehari-hari.

    c. Dibuat dari bahan alam yang berasal dari lingkungan.

  3. Corak dan motifnya dipengaruhi oleh kondisi fisik atau geografi suatu daerah,
    dipengaruhi juga oleh corak seni tradisional masyarakat setempat.

Fungsi karya seni rupa daerah dibedakan menjadi fungsi private dan fungsi sosial:

  1. Fungsi individualSebagai media untuk mengekspresikan jiwa, emosi dan mencerminkan segala sesuatu,baik suka, duka, dan marah. Selain itu, karya seni juga sebagai media mengekspresikan

    cita-cita, pandangan hidup, watak, bentuk, corak bahan, dan juga teknik.

  2. Fungsi sosial• Sebagai media Pendidikan• Sebagai media hiburan (refreshing)• Sebagai media komunikasi

    • Sebagai media keagamaan

Berdasarkan jenisnya, seni rupa daerah terbagi menjadi dua, yaitu seni murni dan seni terapan.

  1. Seni rupa murniSeni rupa murni adalah karya seni rupa yang mengutamakan segi keindahan tanpa

    memperhatikan fungsi. Contoh lukisan dan patung.

  2. Seni rupa terapan
  3. Seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang mengutamakan fungsi, namun tetap
    memperhatikan segi keindahan. Contoh batik, ukiran kayu, gerabah, dan lain-lain

Sekarang tugas Ananda adalah menjawab pertanyaan berikut!

  1. Sebutkan berbagai jenis karya seni rupa daerah di Republic of indonesia yang kamu ketahui!
  2. Sebutkan ciri-ciri umum karya seni rupa daerah!
  3. Sebutkan fungsi karya seni rupa daerah!

Pembahasan:

Demikian pembahasan Osnipa mengenai Sebutkan berbagai jenis karya seni rupa daerah di Indonesia yang kamu ketahui! Kelas five SD. Semoga bermanfaat.


(Why?)

Seni Rupa Yang Terdapat Di Berbagai Daerah Di Indonesia Dinamakan

Source: https://hasilcopa.com/karya-seni-rupa-daerah-adalah-seni-rupa-yang-terdapat-di-berbagai-daerah-di-indonesia-dan-bercorak

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …