Sasaran Dari Produk Kerajinan Dengan Inspirasi Kebudayaan Non Benda Adalah

Sasaran Dari Produk Kerajinan Dengan Inspirasi Kebudayaan Non Benda Adalah

Perencanaan Usaha Kerajinan
dengan Inspirasi Budaya
Nonbenda
Perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya non benda
– Budaya

Tradisional sebagai Sumber Inspirasi. Indonesia sangat kaya dengan budaya

tradisional yang merupakan adat istiadat yang berlaku pada setiap kelompok

etnik atau suku bangsa. terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa
di Indonesia atau tepatnya 1340 suku bangsa menurut sensus Badan Pusat

Statistik tahun 2010. miliki jumlah suku bangsa terbanyak di Asia Tenggara

artinya Indonesia memiliki keragaman tradisional yang merupakan potensi luar

biasa untuk menjadi sumber inspirasi.
Perencanaan usaha kerajinan dengan inspirasi budaya non benda- Budaya

Tradisional sebagai Sumber Inspirasi. Indonesia sangat kaya dengan budaya

tradisional yang merupakan adat istiadat yang berlaku pada setiap kelompok

etnik atau suku bangsa.
Terrdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Republic of indonesia atau

tepatnya 1340 suku bangsa menurut sensus Badan Pusat Statistik tahun 2010.

miliki jumlah suku bangsa terbanyak di Asia Tenggara artinya Indonesia

memiliki keragaman tradisional yang merupakan potensi luar biasa untuk

menjadi sumber inspirasi.
Budaya tradisi dapat dikelompokkan menjadi budaya not benda dan

artefak/objek budaya. budaya non benda diantaranya pantun, cerita rakyat,

tarian, dan upacara adat. Sedangkan artefak atau objek budaya diantaranya

pakaian daerah, wadah tradisional, senjata dan rumah adat. pada kehidupan

sehari-hari, tradisional non benda maupun artefak tidak dipisah-pisahkan

melainkan menjadi satu kesatuan dan saling melengkapi.
Sebuah tarian tradisional bisa saja membawakan cerita tradisional,

menggunakan pakaian tradisional dan ditarikan pada sebuah upacara yang

merupakan ritual tradisional. tarian Burung Enggang dari suku Dayak, tentang

seekor burung enggang. burung enggang bagi masyarakat Dayak merupakan

Assalamu’alaikum anak-anak ibu kelas Ten IPA 1
yang shalih dan shalihah.

Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat.

Sebelum kita masuk ke materi, sekedar mengingatkan bahwa jangan lupa mengumpulkan tugas 1 bagi yang belum ya. Link pengumpulan tugas sudah ibu hapus dari blog, maka silahkan hubungi ibu langsung melalui whatsapp atau instagram @entrepreneur_smazga untuk mendapatkan link pengumpulan tugas.

Yang harus kalian lakukan hari ini adalah menyimak materi berikut, catat hal hal yang penting dan jangan lupa tinggalkan komentar berupa nama dan kelas sebagai tanda bahwa kalian sudah menyimak materi hari ini.

Hari ini kita lanjutkan ya pelajaran KWU nya

“Perencanaan Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda”

Sedikit menambahkan dari karakteristik kewirausahaan, ada yang disebut dengan dimensi kewirausahaan. Terbagi menjadi ii yaitu
kualitas dasar dan kualitas instrumen. Kualitas dasar itu berupa daya fikir, daya fisik, dan daya hati. Sedangkan kualitas instrumen yaitu ilmu pengetahuan sesuai bidang.

Baca :   Dibawah Ini Contoh Produk Kerajinan Dari Bahan Lunak Kecuali

Budaya tradisi dapat dikelompokkan menjadi budaya non benda dan artefak/
objek budaya. Budaya nonbenda di antaranya pantun, cerita rakyat, tarian,
dan upacara adat. Sedangkan artefak/objek budaya diantaranya pakaian
daerah, wadah tradisional, senjata dan rumah adat. Pada kehidupan sehari-
hari, produk budaya tradisional nonbenda maupun artefak tidak dipisah-
pisahkan melainkan menjadi satu kesatuan dan saling melengkapi.

Tarian, simbol, pakaian, musik dan alat musik tersebut dapat menjadi sumber inspirasi
 dari pembuatan kerajinan. Tarian, simbol dan musik merupakan
produk budaya nonbenda, sedangkan pakain, perlengkapan tari dan alat
musik merupakan artifak/objek budaya.

Kegiatan wirausaha didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, material, peralatan, cara kerja, pasar, dan pendanaan. Sumber daya yang dikelola dalam sebuah wirausaha dikenal dengan sebutan 6 M, yakni Human being (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja), dan Market place (pasar). Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya non benda dapat dimulai dengan melihat potensi bahan baku (Textile), keterampilan produksi (Human being & Machine) dan budaya lokal yang ada di daerah setempat. Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya akan menawarkan karya-karya kerajinan inovatif kepada pasaran. Pasar sasaran (Market) dari produk kerajinan ini adalah orang-orang yang menghargai dan mencintai kebudayaan tradisional. Kemampuan mengatur keuangan (Coin) dalam kegiatan usaha akan menjamin keberlangsungan dan pengembangan usaha.

_________________________________________

Untuk penugasan mingguan akan ibu update hari Senin, 03 Agustus 2020

Selamat beraktivitas anak anak 🙂

Budaya tradisi dapat dikelompokkan menjadi budaya nonbenda dan artefak objek budaya. Budaya nonbenda di antaranya pantun, cerita rakyat, tarian,dan upacara adat. Sedangkan artefak/objek budaya diantaranya pakaian daerah, wadah tradisional, senjata dan rumah adat. Pada kehidupan sehari-hari, produk budaya tradisional nonbenda maupun artefak tidak dipisah-pisahkan melainkan menjadi satu kesatuan dan saling melengkapi.

Tarian, simbol, pakaian, musik dan alat musik tersebut dapat menjadi sumber dari pembuatan kerajinan. Tarian, simbol dan musik merupakan produk budaya nonbenda, sedangkan pakain, perlengkapan tari dan alat musik merupakan artifak/objek budaya.

Setiap jenis budaya tradisi baik nonbenda maupun artefak/objek budaya dapat menjadi sumber inspirasi untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan. Hingga saat ini, tercatat four.156 warisan budaya nonbenda yang terdapat di seluruh Indonesia. Setiap daerah dapat mengembangkan kerajinan khas daerah yang mengambil inspirasi dari budaya tradisi daerahnya masing-masing. Kekayaan budaya tradisi Indonesia adalah kearifan lokal (local genius) yang dapat menjadi sumber inspirasi yang tidak ada habisnya.

Baca :   Sebutkan 3 Teknik Menendang Bola Dalam Permainan Sepak Bola

Sumber Daya, Textile, Teknik dan Ide Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda

Kegiatan wirausaha didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, material,peralatan, cara kerja, pasar, dan pendanaan. Sumber daya yang dikelola dalam sebuah wirausaha dikenal dengan sebutan half-dozen G, yakni Man (manusia), Money (uang), Material (bahan), Machine (peralatan), Method (cara kerja), dan Market(pasar). Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya non benda dapat dimulai dengan melihat potensi bahan baku (Material), keterampilan produksi (Human Machine) dan budaya lokal yang ada di daerah setempat. Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya akan menawarkan karya-karya kerajinan inovatif kepada pasaran. Pasar sasaran (Market) dari produk kerajinan ini adalah orang-orang yang menghargai dan mencintai kebudayaan tradisional. Kemampuan mengatur keuangan (Coin) dalam kegiatan usaha akan menjamin keberlangsungan dan pengembangan usaha.

Baca juga
Kerajinan Dengan iIspirasi Budaya Nonbenda

Perencanaan Usaha Dalam Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya NonbendaBudaya Tradisional sebagai Sumber Inspirasi Indonesia sangat kaya dengan budaya tradisional yang merupakan adat istiadat yang berlaku pada setiap kelompok etnik atau suku bangsa. Terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia atau tepatnya ane.340 suku bangsa menurut sensus Badan Pusat Statistik tahun 2010. Republic of indonesia memiliki jumlah suku bangsa terbanyak di Asia Tenggara. Artinya, Indonesia memiliki keragaman budaya tradisional yang merupakan potensi  luar biasa untuk menjadi sumber inspirasi.

Budaya tradisi dapat dikelompokkan menjadi budaya nonbenda dan artefak/ objek budaya. Budaya nonbenda di antaranya pantun, cerita rakyat, tarian, dan upacara adat. Sedangkan artefak/objek budaya diantaranya pakaian daerah, wadah tradisional, senjata dan rumah adat. Pada kehidupan seharihari, produk budaya tradisional nonbenda maupun artefak tidak dipisahpisahkan melainkan menjadi satu kesatuan dan saling melengkapi.

Sebuah tarian tradisional bisa saja membawakan cerita tradisional, dengan menggunakan pakaian tradisional dan ditarikan pada sebuah upacara yang merupakan ritual tradisional. Contohnya tarian Burung Enggang dari suku Dayak, menceritakan tentang seekor burung enggang. Burung enggang bagi masyarakat Dayak merupakan simbol dewata. Burung enggang merupakan wujud nenek moyang yang turun ke bumi. Penari Burung Enggang menggunakan pakaian tradisional Dayak, dan diiringi musik tradisional yang dimainkan dengan alat musik tradisional.

Tarian, simbol, pakaian, musik dan alat musik tersebut dapat menjadi sumber inspirasi dari pembuatan kerajinan. Tarian, simbol dan musik merupakan produk budaya nonbenda, sedangkan pakaian, perlengkapan tari dan alat musik merupakan artifak/objek budaya.

Baca :   Fpb Dari 11 Dan 33 Adalah

Setiap jenis budaya tradisi baik nonbenda maupun artefak/objek budaya dapat menjadi sumber inspirasi untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan. Hingga saat ini, tercatat 4.156 warisan budaya nonbenda yang terdapat di seluruh Indonesia. Setiap daerah dapat mengembangkan kerajinan khas daerah yang mengambil inspirasi dari budaya tradisi daerahnya masingmasing. Kekayaan budaya tradisi Indonesia adalah kearifan lokal (local genius) yang dapat menjadi sumber inspirasi yang tidak ada habisnya.

Sumber Daya, Material, Teknik dan Ide Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda

Perencanaan Usaha Dalam Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya NonbendaKegiatan wirausaha didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, material, peralatan, cara kerja, pasar, dan pendanaan. Sumber daya yang dikelola dalam sebuah wirausaha dikenal dengan sebutan 6 M, yakni Human (manusia), Money (uang), Fabric  (bahan), Auto (peralatan), Method (cara kerja), dan Market (pasar). Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya non benda dapat dimulai dengan melihat potensi bahan baku (Textile), keterampilan produksi (Man & Motorcar) dan budaya lokal yang ada di daerah setempat dalamPerencanaan Usaha Dalam Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Nonbenda. Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya akan menawarkan karya-karya kerajinan inovatif kepada pasaran. Pasar sasaran (Market) dari produk kerajinan ini adalah orang-orang yang menghargai dan mencintai kebudayaan tradisional. Kemampuan mengatur keuangan (Money) dalam kegiatan usaha akan menjamin keberlangsungan dan pengembangan usaha.

telah dilakukan identifikasi terhadap budaya tradisional nonbenda yang terdapat di daerahmu. Ragam budaya tradisional nonbenda yang terdapat di daerah akan menjadi inspirasi untuk perancangan kerajinan yang akan dibuat. Perancangan kerajinan juga harus mempertimbangkan ketersediaan textile/ bahan baku dan keterampilan produksi yang terdapat di daerah sekitar. Untuk itu, dapat dilakukan pencarian informasi tentang ragam jenis material khas daerah yang dapat digunakan untuk kerajinan serta perajin yang membuat kerajinan di daerah setempat.

Baca Juga

Demikian ArtikelPerencanaan Usaha Dalam Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Nonbenda
Yang Saya Buat Semoga Bermanfaat Ya Mbloo:)

  • Perhitungan Biaya Makanan Awetan Dari Bahan Nabati

  • Langkah-langkah Pengolahan Pangan Khas Daerah Asinan Bogor

  • Pemasaran Langsung Dan Hasil Kegiatan Makanan Awetan Dari Bahan Nabati

  • Perancangan Dan Produksi Kerajinan Dengan Inspirasi Budaya Nonbenda

Sasaran Dari Produk Kerajinan Dengan Inspirasi Kebudayaan Non Benda Adalah

Source: https://kafesentul.com/orang-orang-yang-seperti-apa-yang-menjadi-pasar-sasaran-market-dari-produk-kerajinan-dengan-inspirasi-budaya-non-benda

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …