Perintah Yang Digunakan Untuk Melihat Direktori Pada Linux Adalah

Perintah Yang Digunakan Untuk Melihat Direktori Pada Linux Adalah

Daftar Isi

  1. 47 Perintah Dasar Linux dan Fungsinya
    1. 1. Pwd
    2. 2. cd
    3. 3. mkdir
    4. iv. rmdir
    5. 5. Rm
    6. 6. True cat
    7. 7. Echo
    8. viii. Ls
    9. 9. Locate
    10. 10. Discover
    11. 11. Touch on
    12. 12. Sudo
    13. 13. Cp
    14. 14. Mv
    15. 15. Ping
    16. xvi. goose egg, unzip
    17. 17. Hostname
    18. xviii. Chown
    19. 19. Chmod
    20. 20. Uname
    21. 21. Head
    22. 22. Df
    23. 23. Diff
    24. 24. Du
    25. 25. Tar
    26. 26. Grep
    27. 27. Impale
    28. 28. Human
    29. 29. Tar
    30. thirty. Jobs
    31. 31. Ping
    32. 32. Wget
    33. 33. History
    34. 34. Mand
    35. 35. useradd, userdel
    36. 36. Quota
    37. 37. Gedit
    38. 38. Reboot
    39. 39. Poweroff
    40. 40. Kate
    41. 41. Date
    42. 42. Nano
    43. 43. Summit
    44. 44. Clear
    45. 45. Awk
    46. 46. Sed
    47. 47. Ifconfig

Meski sering dianggap terlalu kompleks dan sulit, nyatanya ada banyak perintah dasar Linux yang dapat dipelajari dengan mudah bahkan oleh pemula. Linux adalah salah satu sistem operasi
open source
yang bisa digunakan secara gratis bagi para penggunanya.

Jika kamu tertarik menjelajahi Linux, pahami dulu beberapa perintah dasarnya dalam artikel berikut ini!

47 Perintah Dasar Linux dan Fungsinya

Berikut merupakan 47 perintah dasar Linux lengkap yang perlu kamu ketahui.

1. Pwd

Perintah dasar Linux
yang paling umum diketahui adalah Pwd. Fungsi dari pwd sendiri adalah untuk mengetahui direktori mana yang saat ini sedang kamu buka, Sob. Contohnya kalau kamu sedang membuka folder pic, nanti format tulisan pwd nya adalah /dwelling/picture.

2. cd

Perintah dasar Linux beserta contohnya
adalah cd. Nah, cd sendiri digunakan untuk membantu kamu dalam membuka binder yang ingin dibuka secara cepat. Misalnya kamu ingin membuka binder video yang diberi nama Si Jago Hosting, maka tinggal masukan tulisan “cd Si Jago Hosting”

iii. mkdir

Perintah dasar Linux untuk membuat direktori baru adalah
mkdir. Penerapan perintah mkdir juga sangat mudah. Ketika kamu ingin membuat direktori baru, hanya perlu menulis “mkdir New Folder”

iv. rmdir

Nah, kalau kamu ingin menghapus binder, maka gunakan
perintah dasar Linux
rmdir, Sob. Namun, yang perlu kamu ketahui adalah, perintah rmdir hanya bisa menghapus folder kosong. Jadi, kalau ada isinya, kamu nggak bisa pakai rmdir.

5. Rm

Perintah dasar Linux yang digunakan untuk menghapus direktori adalah
rm. Cara menggunakannya adalah dengan menuliskan nama folder yang ingin dihapus. Contoh, kamu ingin menghapus folder My Video, cara menghapusnya dengan mengetik “rm My Video.html”

Baca :   Macam Macam Produk Wardah Dan Kegunaannya

vi. True cat

Perintah dasar Linux
true cat mempunyai fungsi untuk membuat, menggabungkan, dan mengkonversi information yang ada.
Perintah dasar Linux dan contohnya
dalam penggunaan true cat adalah seperti berikut.

  • Membuat file baru: true cat >
    nama binder yang ingin kamu buat
  • Menggabungkan file: cat
    folder kamu i 2 three (tergantung jumlahnya) > nama binder yang nantinya akan menggabungkan folder-folder yang ada
  • Konversi file: cat
    nama file kamu
    |
    tr A-E atau Eastward-A
    (untuk mengurutkan file berdasarkan deretan alfabet)

7. Echo

Fungsi dari repeat adalah untuk menambahkan data di sebuah file. Misalnya, kamu ingin memasukan kalimat “Halo! Nama aku Si Jago Hosting” ke dalam file yang diberi nama “Jagoan Hosting”. Nah, yang kamu ketik nanti adalah “ echo Halo! Nama aku Si Jago Hosting >> Jagoan Hosting.txt”

eight. Ls

Perintah dasar Linux
berikutnya adalah Ls. Perintah ini bertujuan untuk melihat isi folder yang ada di perangkat komputer. Namun, perintah Ls juga terbagi lagi menjadi three jenis berdasarkan fungsinya, yakni Ls-R (untuk membuat daftar file), Ls-a (menampilkan information-data yang tersembunyi), dan Ls-al (memuat informasi lebih detail terkait direktori, seperti size, permission hingga owner).

9. Locate

Fungsi Locate memudahkan kamu untuk mencari file berdasarkan namanya saja tanpa harus menuliskannya secara spesifik dengan menambahkan tulisan (-i). Contoh, kamu ingin mencari beberapa file dengan dua kata kunci berbeda, seperti “Jagoan” dan “Hosting”.

Nanti, kamu hanya perlu menuliskan “locate –i Jagoan*hosting. Setelah itu, akan muncul berbagai macam file dengan dua kata kunci yang kamu baru masukan tadi.

x. Notice

Perintah dasar Linux find
mempunyai fungsi yang lebih spesifik karena kamu harus menuliskan nama file yang ada di sebuah folder. Contoh, kamu ingin mencari gambar “komputer” di folder bernama “My Gadget”. Penggunaan perintah find adalah cukup tuliskan find.- komputer My Gadget.txt.

11. Touch

Berfungsi untuk membuat folder tanpa isi, akan tetapi bisa diberikan penambahan seperti informasi terkait waktu pengubahan folder, akses hingga modifikasi.

12. Sudo

Berfungsi untuk menjalankan perintah dengan mengandalkan root sebagai kebutuhan akses sebuah data, jadi nantinya kamu bisa menggunakan kata sandi atau tidak sama sekali.

Baca :   Pernyataan Berikut Yang Benar Mengenai Larutan Elektrolit Kuat Adalah

13. Cp

Fungsi Cp adalah untuk melakukan penyalinan (copy paste) data dari satu direktori ke direktori lainnya.

14. Mv

Untuk memindahkan file komputer dari satu folder ke binder lainnya sesuai pilihan kamu.

fifteen. Ping

Berfungsi untuk mengakses waktu durasi dalam proses pengiriman hingga penerimaan respon pesan di sebuah jaringan.

xvi. zip, unzip

Fungsi dari cipher pada
perintah dasar Linux
adalah untuk mengompres information yang kamu miliki menjadi goose egg
archives. Sedangkan fungsi dari unzip adalah untuk melakukan ekstrak dari zip
archives.

17. Hostname

Berfungsi untuk mengetahui nama domain dan IP yang kamu miliki.

18. Chown

Memberikan keamanan dan proteksi merupakan tugas utama dari Chown. Pada Linux, perintah chown terbagi atas 3 bagian, yakni pembuat file (user), beberapa pengguna (group), dan pengunjung yang hanya bisa melihat datanya saja tanpa melakukan editing (others).

xix. Chmod

Melakukan pergantian izin akses dapat mengandalkan chmod sebagai solusinya. Deretan kata perintahnya adalah chmod (pilihan opsional akses) (nama file).

20. Uname

Untuk mengetahui informasi dasar terkait software Linux yang kamu gunakan saat ini, mulai dari informasi tanggal rilis hingga prosesornya pun tersedia.

21. Head

Secara otomatis, fungsi head akan menampilkan 10 baris utama dari file-file yang ada untuk dilakukan perbandingan.

22. Df

Untuk mengetahui besaran kapasitas yang tersedia ataupun yang telah digunakan.

23. Diff

Digunakan untuk melakukan pengubahan ataupun perbandingan dari satu baris file ke file lainnya.

24. Du

Kalau kamu ingin mengetahui seberapa besar kapasitas sebuah folder yang digunakan untuk menyimpan information, maka gunakanlah
perintah dasar Linux
du.

Baca juga :
Cara Mengatasi Malware di Linux yang Mudah untuk Pemula

25. Tar

Hampir menyerupai perintah null, akan tetapi perbedaannya hanya mengumpulkan serangkaian data dalam format .tar dan tidak dilakukan proses pengompresan.

26. Grep

Mencari informasi terkait pola atau kata yang ada dalam program Linux.

27. Impale

Jika saat menggunakan Linux terjadi crashing, maka untuk menghentikan program secara otomatis adalah dengan memanfaatkan perintah Linux impale.

28. Man

Perintah Linux yang satu ini sangat membantu Anda untuk mengetahui ragam perintah layaknya buku manual.

29. Tar

Untuk mengekstrak arsip.

30. Jobs

Menjalankan tugas maupun skrip secara otomatis.

31. Ping

Berfungsi untuk mengakses waktu durasi dalam proses pengiriman hingga penerimaan respon pesan di sebuah jaringan
(ini sama dengan nomor 15)

Baca :   Apakah Yang Dimaksud Sikap Kuda Kuda

32. Wget

Merupakan perintah di program Linux dan berfungsi untuk mengunduh file dengan format FTP, HTTP maupun HTTPS.

33. History

Mengetahui riwayat perintah yang sudah dijalankan sebelumnya.

34. Mand

Untuk menampilkan halaman transmission terkait informasi daftar perintah Linux.

35. useradd, userdel

Useradd digunakan untuk menciptakan atau membuat pengguna baru yang nantinya dapat mengakses data di Linux. Sedangkan usedel untuk menghapus information pengguna baru supaya tidak bisa mengakses information kembali.

36. Quota

Batasan nilai yang sudah ditetapkan ketika ingin mengelola data ke dalam sumber daya yang tersedia.

37. Gedit

Berfungsi sebagai pembuka editor teks.

38. Reboot

Merupakan proses shutdown dari sistem Linux.

39. Poweroff

Melakukan penonaktifan sistem dengan mematikan board system-nya saja.

40. Kate

Berfungsi sebagai editor pada sebuah teks.

41. Engagement

Berfungsi untuk mengatur format tampilan tanggal.

42. Nano

Melakukan editing teks yang dikelompokan berdasarkan baris-baris tertentu, baik secara vertikal maupun horizontal.

43. Top

Untuk mengetahui plan Linux yang sedang berjalan.

44. Clear

Melakukan pembersihan secara menyeluruh pada tampilan program Linux yang sedang dioperasikan.

45. Awk

Mempermudah dalam melakukan penulisan program yang nantinya akan menciptakan pola tertentu dan lebih mudah untuk dicari nantinya ketika dibutuhkan.

46. Sed

Berfungsi untuk mencari, menemukan, menghapus, hingga menyisipkan file yang dibutuhkan.

47. Ifconfig

Menampilkan konfigurasi jaringan dan mengatur alamat IP, perangkat keras, hingga melakukan
disable network interface.

Itu dia 47 perintah dasar Linux yang bisa membantumu saat akan mengoperasikan suatu
task. Sebagai catatan, selalu perhatikan penulisan semua
commands
agar tidak gagal dan dapat terbaca oleh sistem. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat berselancar dengan Linux!

Namun, perlu dicatat,
perintah dasar Linux
di atas juga berlaku sebagai
perintah Linux debian, Sob.

Nah, berbicara mengenai command, ada juga nih Sob command yang digunakan untuk mengecek load
server
sekaligus antisipasi load server yang tinggi. Yup, apalagi kalau bukan lewat layanan
VPS Indonesia tercepat
dari Jagoan Hosting!

Menyajikan performa handal dengan harga yang lebih murah, tentunya layanan VPS dari Jagoan Hosting menjadi Best Value VPS di Republic of indonesia. Yuk beli sekarang juga dan dapatkan penawaran terbaiknya bulan ini!

Perintah Yang Digunakan Untuk Melihat Direktori Pada Linux Adalah

Source: https://www.jagoanhosting.com/blog/perintah-dasar-linux/

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …