Pengaruh Pusat Pertumbuhan Terhadap Perkembangan Ekonomi Adalah Sebagai Berikut

Pengaruh Pusat Pertumbuhan Terhadap Perkembangan Ekonomi Adalah Sebagai Berikut

Pengaruh inflasi, suku bunga, investasi terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: i) trend
inflasi, suku bunga,
investasi
dan
pertumbuhan
ekonomi
Provinsi
Jambi; 2)
pengaruh
inflasi, suku bunga,
investasi
terhadap
pertumbuhan
ekonomi
Provinsi
Jambi. Information yang digunakan adalah data sekunder runtun waktu selama periode Tahun 2000 – 2016. Data bersumber Badan Pusat Statistik
Provinsi
Jambi
dan Depository financial institution Indonesia. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan model regresi berganda. Hasil penelitian menemukan: 1) rata-rata
inflasi
di
Provinsi
Jambi
sebesar 7,64 persen pertahun, suku bunga kredit 13,67 persen pertahun, perkembangan
investasi
15,33 persen pertahun, dan
pertumbuhan
ekonomi
5,45 persen pertahun; ii) Secara simultan,
inflasi, suku bunga kredit dan
investasi
berpengaruh signifikan terhadap
pertumbuhan
ekonomi
Provinsi
Jambi. Secara parsial, suku bunga kredit berpengaruh negatif signifikan dan
investasi
berpengaruh positif signifikan terhadap
pertumbuhan
ekonomi
Provinsi
Jambi. Sebaliknya
inflasi
tidak berpengaruh signifikan.

Baca lebih lanjut


9 Baca lebih lajut

Pengaruh upah minimum, pertumbuhan ekonomi dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri di Provinsi Jambi tahun

Pengaruh upah minimum, pertumbuhan ekonomi dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja sektor industri di Provinsi Jambi tahun

Keywords: Minimum wages, Economic growth, Investment and Absorption of industrial sector workers Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui perkembangan penyerapan
tenaga
kerja
sektor industri, upah minimum,
pertumbuhan
ekonomi
dan
investasi
industri di
Provinsi
Jambi
Tahun 2000-2018. 2) Untuk mengetahui
pengaruh
upah minimum,
pertumbuhan
ekonomi
dan
investasi
industri terhadap penyerapan
tenaga
kerja
di
Provinsi
Jambi
tahun 2000-2018. Alat analisis penelitian menggunakan alat analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji F diketahui atau diperoleh signifikansi probabilita sebesar 0,000 lebih kecil dari alpha 5 persen yaitu 0,05. Artinya variabel upah minimum,
pertumbuhan
ekonomi
dan
investasi
secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel penyerapan
tenaga
kerja. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap penyerapan
tenaga
kerja
pada sektor industri di
Provinsi
Jambi
adalah variabel upah minimum karena nilai probabilitasnya sebesar 0,018 dimana nilai probabilitas tersebut lebih kecil dari 0,05, sementara variabel
pertumbuhan
ekonomi
dan
investasi
industri tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan
tenaga
kerja
pada sektor industri di
Provinsi
Jambi
karena nilai probabilitanya lebih besar dari 0,05.

Baca lebih lanjut


fourteen Baca lebih lajut

Pengaruh belanja modal dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kesempatan kerja di Provinsi Jambi

Pengaruh belanja modal dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kesempatan kerja di Provinsi Jambi

Untuk mengatasi masalah pengangguran adalah dengan menciptakan
pertumbuhan
ekonomi
yang berkualitas dan berkesinambungan.
Pertumbuhan
ekonomi
yang berkualitas adalah
pertumbuhan
ekonomi
yang mampu meneydiakan kesempatan
kerja
yang cukup besar yaitu
pertumbuhan
ekonomi
yang dipicu oleh banyaknya
investasi
yang bersifat padat
tenaga
kerja, bukan yang bersifat padat modal. Di sisi lain, ada kecenderungan bahwa belakangan ini
pertumbuhan
ekonomi
Indonesia sebagian besar bertumpu pada kegiatan konsumtif (konsumsi masyarakat). Hal tersebut tentu saja harus segera dikoreksi dengan menerapkan pola
pertumbuhan
ekonomi
yang secara dominan digerakkan oleh
investasi
di sektor riil (Arsyad, 2010).

Baca lebih lanjut


10 Baca lebih lajut

Pengaruh belanja modal dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kesempatan kerja di Provinsi Jambi

Pengaruh belanja modal dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kesempatan kerja di Provinsi Jambi

Untuk mengatasi masalah pengangguran adalah dengan menciptakan
pertumbuhan
ekonomi
yang berkualitas dan berkesinambungan.
Pertumbuhan
ekonomi
yang berkualitas adalah
pertumbuhan
ekonomi
yang mampu meneydiakan kesempatan
kerja
yang cukup besar yaitu
pertumbuhan
ekonomi
yang dipicu oleh banyaknya
investasi
yang bersifat padat
tenaga
kerja, bukan yang bersifat padat modal. Di sisi lain, ada kecenderungan bahwa belakangan ini
pertumbuhan
ekonomi
Indonesia sebagian besar bertumpu pada kegiatan konsumtif (konsumsi masyarakat). Hal tersebut tentu saja harus segera dikoreksi dengan menerapkan pola
pertumbuhan
ekonomi
yang secara dominan digerakkan oleh
investasi
di sektor riil (Arsyad, 2010).

Baca lebih lanjut


10 Baca lebih lajut

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PERTUMBUHAN PENDUDUK, INVESTASI, TINGKAT UPAH DAN INFLASI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA TAHUN

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, PERTUMBUHAN PENDUDUK, INVESTASI, TINGKAT UPAH DAN INFLASI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA TAHUN

Pengaruh
Inflasi
terhadap Penyerapan
tenaga
kerja
di Republic of indonesia Berdasarkan hasil regresi pada penelitian ini dengan tingkat keyakinan 95% diketahui bahwa tingkat upah tidak berpengaruh terhadap penyerapan
tenaga
kerja
sebesar. Hasil ini tidak sesuai dengan hipotesis dan penelitian terdahulu yang mnjelaskan bahwa
inflasi
berpengaruh negatif terhadap penyerapan
tenaga
kerja. Adanya
inflasi
akan menyebabkan harga-harga barang dan jasa secara keseluruhan akan mengalami kenaikan secara terus-menerus, dengan kenaikan yang terus menerus tersebut lama-lama produk tersebut akan mengurangi minat konsumen untuk mengkonsumsinya dan melakukan substitusi dengan barang lain, dengan kejadian tersebut guna menjaga minat konsumen maka perusahaan harus menurunkan biaya produksi, salah satu caranya adalah melakukan pemutusan hubungan
kerja
terhadap karyawannya guna menurunkan biaya produksi yang bermaksud menstabilkan kembali harga pada titik normal. Namun, hal ini tidak terjadi di Republic of indonesia periode tahun 2000-2014,
inflasi
tidak mempengaruhi penyerapan
tenaga
kerja,
inflasi
yang terjadi tidak begitu mempengaruhi penurunan atau penambahan
tenaga
kerja, karena ternyata penyerapan
tenaga
kerja
lebih dipengaruhi oleh tingkat upah.

Baca lebih lanjut


9 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH INFLASI, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN INVESTASI TERHADAP PENGANGGURAN DI PROVINSI JAWA TENGAH.

ANALISIS PENGARUH INFLASI, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN INVESTASI TERHADAP PENGANGGURAN DI PROVINSI JAWA TENGAH.

Tabel four.3 dapat diketahui tingkat pendidikan
tenaga
kerja
di
Provinsi
Jawa Tengah mengalami perbaikan pada tahun 2010.Penduduk yang memiliki pendidikan terakhir SD mengalami penurunan, pendidikan terakhir SMP dan SMA mengalami kenaikan.Saat ini pendidikan masih menjadi hal penting dalam mendapatkan pekerjaan.Masih banyak perusahaan yang mencari
tenaga
kerja
dengan kriteria pendidikan yang tinggi seperti Badan Umum Milik Negara maupun perusahaan swasta.Pendidikan terahkir juga menentukan besarnya upah dari
tenaga
kerja, semakin tinggi pendidikan terakhir maka semakin tinggi upah yang diterima sebagai balas jasa.

Baca :   Besar Daya Yang Dilakukan Oleh Balok Dalam Waktu 10 Detik

Baca lebih lanjut


178 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH INFLASI, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN INVESTASI TERHADAP PENGANGGURAN DI PROVINSI JAWA TENGAH

ANALISIS PENGARUH INFLASI, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN INVESTASI TERHADAP PENGANGGURAN DI PROVINSI JAWA TENGAH

Tabel iv.3 dapat diketahui tingkat pendidikan
tenaga
kerja
di
Provinsi
Jawa Tengah mengalami perbaikan pada tahun 2010.Penduduk yang memiliki pendidikan terakhir SD mengalami penurunan, pendidikan terakhir SMP dan SMA mengalami kenaikan.Saat ini pendidikan masih menjadi hal penting dalam mendapatkan pekerjaan.Masih banyak perusahaan yang mencari
tenaga
kerja
dengan kriteria pendidikan yang tinggi seperti Badan Umum Milik Negara maupun perusahaan swasta.Pendidikan terahkir juga menentukan besarnya upah dari
tenaga
kerja, semakin tinggi pendidikan terakhir maka semakin tinggi upah yang diterima sebagai balas jasa.

Baca lebih lanjut


89 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH INFLASI, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN INVESTASI TERHADAP PENGANGGURAN DI PROVINSI JAWA TENGAH

Pengaruh Investasi Pemerintah, Investasi Swasta, Inflasi, Eksport, Tenaga Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Pengaruh Investasi Pemerintah, Investasi Swasta, Inflasi, Eksport, Tenaga Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Asumsi selanjutnya
inflasi
yang tinggi menyebabkan harga tinggi sehingga permintaan berkurang sehingga output rendah disebabkan input sedikit, output yang berkurang sementara
tenaga
kerja
tetap maka ini mengindikasikan produktivitas rendah dan permintaan rendah akan menyebabkan konsumsi rendah yang menyebabkan
pertumbuhan
rendah. Selanjutnya net ekspor yang tinggi akan menyebabkan terjadinya peningkatan produksi barang dan jasa. Peningkatan produksi barang dan jasa mengimplikasikan terjadinya
pertumbuhan
ekonomi. Asumsi dasar selanjutnya semakin banyak
tenaga
kerja
semakin tinggi pula
pertumbuhan
ekonomi
suatu negara, karena
tenaga
kerja
yang tinggi mengindikasikan aktivitas perekonomian suatu negara juga tinggi dan output yang dihasilkan oleh suatu negara tersebut juga tinggi.

Baca lebih lanjut


vi Baca lebih lajut

PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH

PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH

Pembangunan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia, yang dilakukan secara berkelanjutan, berdasarkan kemampuan dengan pemanfaatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan tantangan perkembangan global. Pembangunan yang terpusat dan tidak merata yang dilaksanakan selama ini ternyata hanya mengutamakan
pertumbuhan
ekonomi
serta tidak diimbangi kehidupan sosial, politik,
ekonomi
yang demokratis dan berkeadilan. SumberAda empat faktor sebagai sumber
pertumbuhan
ekonomi
Faktor-faktor tersebut adalah (1) sumber daya manusia, (2) sumber daya alam, (three) pembentukan modal, dan (four) teknologi. Dalam hal ini pengeluaran pemerintah berperan dalam pembentukan modal melalui pengeluaran pemerintah di berbagai bidang seperti sarana dan

Baca lebih lanjut


9 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH JUMLAH TENAGA KERJA, INVESTASI DAN INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA TIMUR.

ANALISIS PENGARUH JUMLAH TENAGA KERJA, INVESTASI DAN INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA TIMUR.

ampuan memproduksi barang dan jasa yang tersedia ak Dari Jumlah
Tenaga
Kerja
Faktor produksi yang sangat dominan akan mengakibatkan penambahan
tenaga
kerja
umumnya sangat berpengaruh terhadap peningkatan output. Yang menjadi persoalan adalah sampai berapa banyak penambahan
tenaga
kerja
akan terus meningkat output. Hal itu sangat tergantung dari seberapa cepat terjadinya The Late Of Diminishing Return (TLDR). Sedangkan cepat atau lambatnya proses TLDR sangat ditentukan oleh kualitas SDM dan keterkaitannya dengan kemajuan teknologi produksi. Jumlah
tenaga
kerja
yang dapat dilibatkan dalam proses produksi akan semakin sedikit bila teknologi yang digunakan makin tinggi. Untuk meningkatkan output secara efisien, pilihan yang rasional adalah teknologi padat thousand

Baca lebih lanjut


112 Baca lebih lajut

Pengaruh PAD, Tenaga Kerja, dan Investasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Bali

Pengaruh PAD, Tenaga Kerja, dan Investasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Bali

Menurut Yulianita, salah satu tujuan pembangunan adalah meningkatkan
pertumbuhan
ekonomi,dengan
pertumbuhan
ekonomi
yang tinggi tentu akan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Indikator penting untuk mengetahui kondisi
ekonomi
suatu wilayah atau daerah dalam suatu periode tertentu ditunjukkan oleh data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) wilayah atau daerah tersebut. Untuk mencapai sasaran yang diinginkan, maka pembangunan suatu negara dapat diarahkan pada tiga hal pokok yaitu: meningkatkan ketersediaan dan distribusi kebutuhan pokok bagi masyarakat, meningkatkan standar hidup masyarakat dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses baik kegiatan
ekonomi
maupunkegiatan sosial dalam kehidupannya (Todaro, 2004). Menurut Irawan dan Suparmoko (1992), keberhasilan suatu pembangunan pada intinya ditentukan oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, yaitu sumber daya manusia, modal yang tersedia untuk berproduksi, sumber daya alam yang tersedia, tingkat teknologi yang ada, keadaan lingkungan sosial serta kebudayaan.

Baca lebih lanjut


17 Baca lebih lajut

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi terhadap Upah Minimum Provinsi Jambi

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi terhadap Upah Minimum Provinsi Jambi

Wage is one of the leading indicators to assess needed for decent living from labor who works in a company. The importance of providing wages to labor in accordance with his handiwork likewise every bit the magnitude of the needs is a matter that must be considered by a businessman. This enquiry is based on the miracle, whereby the granting of wage is for workers rights/labour in return to work, on the other hand employers saw the wage is cost. The purpose of this enquiry is to find out and analyze the variables of economical growth and inflation against the minimum wage province of
Jambi. The Information used in this study is secondary information during the year 2000-2013 sourced from BPS, Disnakertransos, Bappeda of
Jambi
province. Model assay used is the regression equation is linear of multiple, being to the testing of hypotheses used test f and test t. The results were obtained regression coefficient of two,538 variable economic growth. This means that if at that place is an increase in the economic growth of 1%, the provincial minimum wage volition issue in an increase of ii,538%. The while variable inflation of – 0,202. This ways that if there is an increase in the inflation of i% volition upshot in the value of the minimum wage declined by 0,202%. The value of f count half dozen,054 > f table 3,98, and a pregnant degree 0,017 < alpha 0,05%. It ways the independent variable (economical growth and inflation) influential positive and significantly affect the minimum wage
jambi. Based on partial test (t test), variable economic growth and a pregnant positive effect on the
Jambi
provincial minimum wage, inflation variable is not significant and is worth a negative coefficient. This fact, indicate inflation can reduce the value of the coin received by workers. Considering even though the nominal value of the provincial minimum wage will increase merely the value of the goods the purchasing ability of workers will subtract, consequently the needs of everyday working life are not met.

Baca :   Pada Permainan Bola Voli Servis Dapat Diartikan Sebagai

Baca lebih lanjut


seven Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH JUMLAH TENAGA KERJA, INVESTASI DAN INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA TIMUR SKRIPSI

ANALISIS PENGARUH JUMLAH TENAGA KERJA, INVESTASI DAN INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA TIMUR SKRIPSI

Seperti contoh dikatakan oleh Malthus mengenai
pertumbuhan
penduduk, perkembangan penduduk yang berjalan dengan cepat akan memperbesar jumlah penduduk atau jumlah
tenaga
kerja
hingga dua kali lipat dalam waktu satu generasi, akan menurun kembali tingkat pembangunan ke taraf yang lebih rendah (Sukirno, 1991 ; 275). Dan dari teori yang dikemukakan oleh Malthus jika
pertumbuhan
penduduk yang pesat dapat menimbulkan akibat yang kurang menguntungkan terhadap tingkat kemiskinan, tingkat pendapatan, tingkat pengangguran atau kurangnya kesempatan
kerja
bagi penduduk yang semuanya dapat menghambat laju pembangunan perekonomian.

Baca lebih lanjut


19 Baca lebih lajut

PENGARUH PERTUMBUHAN INVESTASI, PERTUMBUHAN PENYERAPAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI DI PROVINSI BALI

PENGARUH PERTUMBUHAN INVESTASI, PERTUMBUHAN PENYERAPAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI DI PROVINSI BALI

Fakultas
Ekonomi
dan Bisnis Universitas Udayana (Unud), Bali, Indonesia Email: [email protected] ABSTRAK
Investasi
berperanan penting dalam meningkatkan kesempatan
kerja
dan
pertumbuhan
ekonomi
serta memberikan dampak terhadap perubahan struktur
ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh
pertumbuhan
investasi
dan
pertumbuhan
penyerapan
tenaga
kerja
terhadap
pertumbuhan
ekonomi
dan perubahan struktur
ekonomi
di
Provinsi
Bali dari tahun 1985 sampai tahun 2012. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS)
Provinsi
Bali dan dinas terkait lainnya. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur atau path analysis dan analisis deskriptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dari tahun 1985 sampai dengan 2012
pertumbuhan
investasi
berpengaruh positif dan signifikan terhadap
pertumbuhan
penyerapan
tenaga
kerja
dan
pertumbuhan
ekonomi. Adanya
pengaruh
yang signifikan dari
pertumbuhan
investasi,
pertumbuhan
penyerapan
tenaga
kerja
dan
pertumbuhan
ekonomi
terhadap perubahan struktur
ekonomi
secara langsung maupun secara tidak langsung menunjukkan bahwa perlu dilakukan kajian terhadap pola
investasi
untuk memacu
pertumbuhan
penyerapan
tenaga
kerja
maupun
pertumbuhan
ekonomi
sesuai dengan struktur perekonomian yang ingin dilaksanakan di
Provinsi
Bali, sehingga perubahan struktur perekonomian dapat dikendalikan.

Baca lebih lanjut


xv Baca lebih lajut

Pengaruh Pertumbuhan Investasi, Pertumbuhan Penyerapan Tenaga Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Perubahan Struktur Ekonomi di Provinsi Bali

Pengaruh Pertumbuhan Investasi, Pertumbuhan Penyerapan Tenaga Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Perubahan Struktur Ekonomi di Provinsi Bali

Provinsi
Bali secara
ekonomi
termasuk memiliki posisi strategis sehingga penelitian mengenai perekonomian Bali juga memiliki daya penting dan strategis. Mengingat posisi strategis
pertumbuhan
ekonomi
(PDRB) dan letak geografisya, maka hasil
pertumbuhan
tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat signifikan terhadap penyerapan dan indikator
pertumbuhan
ekonomi
lainnya. Sehingga penelusuran tentang potensi
ekonomi
dan keterkaitan indikator lainnya dengan mempertimbangkan hubungan kewilayahan penting untuk dilakukan. Jumlah penduduk memiliki potensi positif dalam perkembangan
ekonomi. Sumber daya manusia yang besar menjadi sumber
tenaga
kerja
yang potensial bagi pembangunan dan pasar yang baik untuk menyerap produksi
ekonomi. Sitanggang dan Nachrowi (2004) telah mendapatkan gambaran perubahan struktur
ekonomi
provinsiprovinsi
di Republic of indonesia. Perubahan struktur
ekonomi
ini jelas membawa
pengaruh
pada struktur
pertumbuhan
penyerapan
tenaga
kerja. Dalam penelitian ini variabel
pertumbuhan
penyerapan
tenaga
kerja
merupakan variabel mediasi/antara.

Baca lebih lanjut


15 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SUMATERA UTARA.

ANALISIS PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SUMATERA UTARA.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa PDRB
Provinsi
Sumatera Utara tertinggal dibandingkan dengan Propinsi lain di Pulau Jawa yang tingkat pertumbuhanya ekonominya relatif rata-rata sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
Pengaruh
Investasi
: PMA, PMDN dan
Tenaga
Kerja
Terhadap
Pertumbuhan
Ekonomi
di
Provinsi
Sumatera Utara selama kurun waktu 2001- 2013. Metode analisis data yang dipakai dalam penelitian ini akan menggunakan metode deskriptif, dilengkapi dengan analisa ekonometrika dengan model regresi berganda berdasarkan fungsi produksi Y = f(K,L). Analisa regresi dilakukan menggunakan metode kuadrat terkecil biasa (Ordinary Least Square/OLS). Model yang digunakan adalah model
pertumbuhan
ekonomi
Neo Klasik Solow (Neoclassical Growth Model), dengan fungsi produksi aggregat. Penelitian ini menggunakan data sekunder diperoleh dari publikasi hasil survei terkait dengan Statistik Indonesia (BPS) dengan time series 2001-2013, Analisis information menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan uji statistik plan aplikasi Due east-views vi.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dua variabel bebas Penananman Modal Asing dan Angkatan
kerja
memberi dampak positif dan signifikan terhadap
pertumbuhan
ekonomi
Provinsi
Sumatera Utara, sedangkan Penanaman Modal dalam Negeri tidak berhubungan atau berpengaruh negatif terhadap
pertumbuhan
ekonomi
(PDRB) di
Provinsi
Sumatera Utara. Hasil estimasi untuk
pertumbuhan
ekonomi
diperoleh R 2 sebesar 0.6974. Hal ini memberikan makna bahwa sebesar 69,74 % variabel
pertumbuhan
ekonomi
dapat dijelaskan oleh variabel Penanaman Modal Asing, Penanaman Modal dalam negeri dan
Tenaga
kerja
sedangkan sisanya sebesar 39.03% dijelaskan oleh variabel lain diluar model. Sebagai upaya meningkatkan
pertumbuhan
ekonomi
melalui PDRB di
Provinsi
Sumatera Utara maka diperlukan kebijakan mendorong minat berinvestasi di daerah. Pengembangan usaha sebaiknya diarahkan pada kegiatan yang bersifat padat karya agar mampu menyerap
tenaga
kerja
sebanyak mungkin. Bahwa ide merupakan barang
ekonomi
yang jauh lebih penting daripada tujuan yang dititikberatkan dalam banyak model
ekonomi. Ide memungkinkan terjadinya
pertumbuhan
ekonomi
secara terus menerus dalam dunia yang penuh dengan keterbatasan fisik. Pada akhirnya peran variabel
investasi
dan penyerapan
tenaga
kerja
diharapkan mampu meningkatkan kegiatan
ekonomi
daerah guna tercapainya
pertumbuhan
ekonomi
dan peningkatan pendapatan perkapita masyarakat.

Baca :   Sebutkan Hikmah Berbakti Kepada Orang Tua

Baca lebih lanjut


30 Baca lebih lajut

PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA.

PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI Republic of indonesia.

Sedangkan pada tahun 2010
pertumbuhan
PDB mengalami peningkatan yaitu 2.310.689.8 miliyar rupiah pada triwulan akhir, dengan iklim
ekonomi
Republic of indonesia yang semakin baik, PDB juga bergerak naik. Pentingnya peran pemerintah dalam suatu sistem perekonomian telah banyak dibahas dalam teori
ekonomi
publik. Selama ini banyak diperdebatkan mengenai seberapa jauh peranan yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah. Hal ini dikarenakan setiap orang berbeda dalam penilaian mengenai biaya keuntungan yang diperoleh dari program yang dibuat oleh pemerintah. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa kehidupan masyarakat selama ini sangat bergantung kepada jasa yang disediakan oleh pemerintah. Banyak pihak yang mendapatkan keuntungan dari aktivitas dan pengeluaran pemerintah. Beberapa hasil penelitian menunjukkan peranan yang positif dari modal publik terhadap
pertumbuhan
ekonomi.

Baca lebih lanjut


27 Baca lebih lajut

PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KAB.BANYUWANGI

PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KAB.BANYUWANGI

Meningkatnya jumlah
investasi
dalam masyarakat Kabupaten Banyuwangi akan menambah tingkat asset yang dimiliki. Akibat
pengaruh
yang ditimbulkan dari tingkat
investasi
dan
tenaga
kerja
akan berdampak pada
pertumbuhan
ekonomi
Kabupaten Banyuwangi. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM melaporkan untuk
Investasi
di Kabupaten Banyuwangi selama Tahun 2010 dari PMA sebesar U.s.$ two.947.118 terbesar dari jenis usaha Kopi Arabika. Oleh sebab itu pada kebijakan pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam meningkatkan
pertumbuhan
ekonomi
untuk mencapai kesejahteraan rakyat maka diprioritaskan yang utama untuk mendorong peningkatan produktifitas pertanian termasuk perikanan dan kelautan. Dari sisi pengeluaran,investasi
dan belanja daerah menjadi penggerak utama perekonomian dengan didorong oleh konsumsi masyarakat. Pemerintah daerah terus mengupayakan serangkaian kebijakan sebagai upaya menjaga stabilitas
ekonomi
makro dan sistem keuangan sekaligus mencegah perlambatan
pertumbuhan
ekonomi.

Baca lebih lanjut


20 Baca lebih lajut

Pengaruh Investasi dan Ekspor terhadap Pertumbuhan Ekonomi Serta Penyerapan Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Timur

Pengaruh Investasi dan Ekspor terhadap Pertumbuhan Ekonomi Serta Penyerapan Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Timur

Persoalan
pertumbuhan
ekonomi
telah mendapat- kan perhatian yang besar sejak beberapa abad silam.
Pertumbuhan
ekonomi
dibutuhkan dan merupakan sumber utama peningkatan standar hidup penduduk yang jumlahnya terus meningkat. Dengan perkataan lain, kemampuan dari suatu negara untuk mening- katkan standar hidup penduduknya adalah sangat tergantung dan ditentukan oleh laju
pertumbuhan
ekonomi
jangka panjangnya.
Pertumbuhan
ekonomi
merupakan salah satu tujuan penting dari kebijakan
ekonomi
makro. Perekonomian yang tumbuh akan mampu memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi penduduk negara yang bersangkutan, pertum- buhan
ekonomi
harus dibedakan dengan perkemban- gan
ekonomi
karena
pertumbuhan
ekonomi
hanya PHQ\DQJNXWXNXUDQ¿VLN\DQJEHUXSDSHQLQJNDWDQ produksi barang dan jasa, sedangkan perkemban- gan
ekonomi
menyangkut tidak hanya pertambahan GDODPSURGXNVL¿VLNEDUDQJGDQMDVDPHODLQNDQMXJD NXDOLWDVEDUDQJGDQMDVDPDXSXQNXDOLWDVIDNWRUIDNWRU produksi yang terlibat dalam proses produksi barang dan jasa tersebut.
Pertumbuhan
ekonomi
di Kali- mantan Timur banyak ditentukan oleh peran serta antara aktivitas pemerintah kota, dunia usaha dan masyarakat secara menyeluruh dan didukung oleh kondisi politik dan keamanan yang stabil dan kon- GXVLIVHKLQJJDVHOXUXKDNWLYLWDVHNRQRPLGDSDWEHU- jalan dengan baik dan normal. Proses
pertumbuhan
HNRQRPLGLSHQJDUXKLROHKGXDPDFDPIDNWRU\DLWX IDNWRUHNRQRPLGDQIDNWRUQRQHNRQRPL3HUWXPEX- han suatu negara tergantung pada sumber alamnya, sumber daya manusia modal, usaha, teknologi dan sebagainya. Perkembangan
pertumbuhan
ekonomi
Kalimantan Timur dideskripsikan pada Tabel one.
Investasi

Baca lebih lanjut


12 Baca lebih lajut

Pengaruh Pusat Pertumbuhan Terhadap Perkembangan Ekonomi Adalah Sebagai Berikut

Source: https://id.123dok.com/title/pengaruh-inflasi-investasi-tenaga-kerja-pertumbuhan-ekonomi-provinsi

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …