Nama Nama Khalifah Yang Memimpin Bani Abbasiyah

Nama Nama Khalifah Yang Memimpin Bani Abbasiyah

Berikut ini adalah daftar khalifah. Seluruh tahun sesuai dengan tahun Masehi.

Khalifah utama

[sunting
|
sunting sumber]

Khalifah utama merujuk pada para khalifah yang garis kepemimpinannya tersambung dengan khalifah sebelumnya hingga Abu Bakar, khalifah pertama. Pada umumnya, khalifah utama ini diakui oleh hampir semua dunia Islam. Ketersambungan kepemimpinan ini setidaknya terdapat beberapa macam:

  • Penunjukkan. Seorang khalifah menunjuk seseorang untuk menjadi penerusnya. Hal ini seperti yang dilakukan Abu Bakar kepada ‘Umar bin Khattab, Mu’awiyah kepada Yazid, dan Sulaiman bin ‘Abdul Malik kepada ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz. Dalam cara ini, seseorang yang telah ditunjuk akan menjadi khalifah setelah khalifah lama mangkat.
  • Pengangkatan. Seorang khalifah baru diangkat oleh dewan musyawarah, majelis negara, atau pihak berwenang lain yang merupakan bagian dari pemerintahan khalifah sebelumnya. Bila tidak, tokoh berpengaruh yang semula berada di luar lingkaran dalam khalifah lama dapat menunjuk seseorang calon dan disetujui para pemuka dari anggota pemerintahan khalifah sebelumnya. Contoh kasusnya adalah pengangkatan ‘Ali bin Abi Thalib dan Marwan bin al-Hakam.
  • Pewarisan. Metode ini biasanya dilakukan dalam sistem monarki dinasti yang menunjuk anggota keluarga besar penguasa lama sebagai penerus. Sistem pewarisan ini tidak harus menurunkan jabatan yang bersangkutan dari orang tua kepada anak, tapi bisa juga kepada kerabat lain yang masih dipandang sebagai satu keluarga besar dengan penguasa lama. Di masa Abbasiyah sendiri, tampuk kekhalifahan sering diwariskan dari penguasa lama ke saudaranya, sepupunya, atau keponakannya.
  • Penyerahan. Seorang khalifah lama menyerahkan kedudukannya kepada orang yang dia tunjuk. Berbeda dengan metode penunjukkan, penyerahan berarti khalifah lama masih hidup dan turun takhta sehingga khalifah baru dilantik saat pendahulunya masih hidup dalam keadaan sudah bukan merupakan khalifah lagi. Hal ini pernah dilakukan Hasan bin ‘Ali yang menyerahkan kedudukannya kepada Mu’awiyah dan Muhammad al-Mutawakkil Iii kepada Selim I.
  • Penggulingan. Khalifah baru mendapat kedudukannya setelah menggulingkan khalifah sebelumnya. Hal ini terjadi pada Wangsa Abbasiyah yang menggulingkan Wangsa Umayyah.

Selain lima metode tersebut, ada juga beberapa kasus khusus.

  • Pemilihan ‘Utsman menjadi khalifah merupakan gabungan dari metode penunjukkan dan pengangkatan. Di ranjang kematian, ‘Umar menunjuk enam orang untuk memilih salah satu di antara mereka menjadi khalifah.
  • Wangsa Abbasiyah mulai abad kesembilan secara praktik menggunakan gabungan pewarisan dan pengangkatan. Khalifah harus merupakan keluarga Abbasiyah, tapi para tokoh militer berpengaruh kerap campur tangan secara terbuka. Pada masa-masa Khalifah Abbasiyah kehilangan sebagian besar pengaruhnya, para pemuka militer ini bahkan memiliki kekuatan untuk menurunkan khalifah yang sudah dipandang tidak layak.

Kekhalifahan dimulai sejak Abu Bakar dilantik menjadi khalifah pada 632 dan pembubaran kekhalifahan pada 3 Maret 1924. Sesuai latar belakang masing-masing khalifah, kekhalifahan dibagi menjadi beberapa masa.

  • Khulafaur Rasyidin
  • Wangsa Umayyah
  • Wangsa Abbasiyah
  • Wangsa Utsmaniyah


Khulafaur Rasyidin (632–661)

[sunting
|
sunting sumber]

# Nama
Rentang usia
Kaligrafi Berkuasa Catatan
1 ‘Abdullah

Abu Bakar


أبو بكر
573  – 22 Agustus 634
8 Juni 632 (11 H) –
22 Agustus 634 (xiii H)
(ii tahun, 76 hari)
  • Bergelar
    Ash-Shiddiq
    (tepercaya)
  • Berasal dari Bani Taim
  • Ayah: ‘Utsman Abu Quhafah
  • Ibu: Salma binti Shakhar
  • Ayah dari Aisyah, istri Nabi
    Muhammad
ii
ʿUmar


bin Khattab
عمر بن الخطاب
584  – 3 November 644
Rashidun Caliphs Umar ibn Al-Khattāb - عُمر بن الخطّاب ثاني الخلفاء الراشدين.svg 23 Agustus 634 (13 H) –
3 November 644 (23 H)
(10 tahun, 73 hari)
  • Bergelar
    Al-Faruq
    (pembeda (yang baik dan buruk))
  • Berasal dari Bani ‘Adi
  • Ayah: Khattab bin Nufayl
  • Ibu: Hantamah binti Hisyam
  • Ayah dari Hafshah, istri Nabi
    Muhammad
3 Utsman


bin ‘Affan
عثمان بن عفان
579  – 20 Juni 656
Rashidun Caliph Uthman ibn Affan - عثمان بن عفان ثالث الخلفاء الراشدين.svg eleven Nov 644 (23 H) –
xx Juni 656 (35 H)
(11 tahun, 223 hari)
  • Bergelar
    Dzun Nurrain
    (dua cahaya) karena menikahi dua putri Nabi Muhammad
  • Anggota Bani Umayyah pertama yang menjadi khalifah. Meski begitu, ‘Utsman
    tidak dimasukkan dalam daftar khalifah dari Dinasti Umayyah lantaran Bani Umayyah bukan sebuah dinasti pada masanya.
  • Ayah: ‘Affan bin Abi al-‘Ash
  • Ibu: Arwa binti Kuraiz
  • Suami dari putri Nabi
    Muhammad, Ruqayyah, kemudian Ummu Kultsum
  • Cucu Ummu Hakim binti Abdul Muttalib, bibi Nabi
    Muhammad
iv Ali


bin Abi Thalib
علي بن أبي طالب
15 September 601  – 29 Januari 661
Rashidun Caliph Ali ibn Abi Talib - علي بن أبي طالب.svg 20 Juni 656 (35 H) –
29 Januari 661 (40 H)
(4 tahun, 224 hari)
  • Dipandang sebagai imam pertama oleh umat Syi’ah
  • Berasal dari Bani Hasyim
  • Ayah: Abu Talib bin ‘Abdul Muttalib
  • Ibu: Fatimah binti Asad
  • Sepupu Nabi
    Muhammad
  • Suami dari putri Nabi
    Muhammad, Fatimah az-Zahra
  • Suami dari cucu Nabi
    Muhammad, Umamah binti Zainab


Khalifah Hasan bin ‘Ali (661)


[sunting
|
sunting sumber]

# Nama
Rentang usia
Kaligrafi Berkuasa Catatan
5
Ḥasan


bin ‘Ali

الحسن بن علي
i Desember 624  – 1 April 670
الحسن ابن علي.svg 661
(enam atau tujuh bulan)
  • Beberapa sumber menyebut
    Hasan
    sebagai
    Khulafaur Rasyidin
    kelima, sedangkan sebagian sumber yang lain tidak memasukkannya dalam daftar khalifah resmi
  • Berasal dari Bani Hasyim
  • Ibu: Fatimah az-Zahra, putri Nabi
    Muhammad
  • Ayah: (4) ‘Ali
    bin Abi Thalib
  • Menyerahkan kekhalifahan kepada (six)
    Mu’awiyah
    setelah vi-7 bulan berkuasa


Wangsa Umayyah (661–750)

[sunting
|
sunting sumber]

Secara silsilah, khalifah dari Wangsa Umayyah dibagi menjadi dua:

  • Kelompok Sufyani, yakni yang merupakan keturunan dari Abu Sufyan bin Harb. Ada tiga orang khalifah yang berasal dari garis Sufyani.
  • Kelompok Marwani, merujuk kepada Marwan bin al-Hakam dan keturunannya. Ada sebelas orang khalifah yang berasal dari garis Marwani.

Abu Sufyan dan Al-Hakam (ayah Marwan) adalah cucu dari Umayyah bin ‘Abd asy-Syams dan dari sini nama Bani Umayyah ditetapkan.

# Nama
Rentang usia
Kaligrafi Berkuasa Catatan
vi
Mu’awiyah


bin Abu Sufyan
معاوية بن أبي سفيان
602  – 26 April 680
Caliph Muawiya Calligaprhy.png 661 –
26 April 680 (sixty H)
  • Ayah: Abu Sufyan bin Harb
  • Ibu: Hindun binti ‘Utbah
  • Saudara tiri Ummu Habibah, istri Nabi
    Muhammad
  • Secara resmi mengubah bentuk kekhalifahan dari sistem pemilihan menjadi pewarisan
7
Yazid


bin
Mu’awiyah

زيد بن معاوية
647  – 11 Nov 683
Drachm of Yazid I, 676-677.jpg 26 April 680 –
11 November 683
(3 tahun, 200 hari)
  • Ayah: (6)
    Mu’awiyah
    bin Abu Sufyan
  • Ibu: Maysun binti Bahdal
8
Mu’awiyah


bin
Yazid

معاوية بن يزيد
sekitar 664  – sekitar 684
xi Nov 683 –
684
  • Ayah: (7)
    Yazid
    bin Mu’awiyah
  • Ibu: wanita dari Bani Kalb
  • Khalifah Umayyah terakhir dari garis Sufyani
9
Marwan


bin al-Hakam
مروان بن الحكم
623 atau 626  – April 685
Juni 684 –
12 Apr 685
  • Ayah: Hakam bin Abi al-Ash
  • Ibu: Aminah binti ‘Alqama
  • Sepupu (3) ‘Utsman
    bin ‘Affan
  • Khalifah Umayyah pertama dari garis Marwani
10 Abdul Malik


bin
Marwan

عبد الملك ابن مروان
646  – viii Oktober 705
First Umayyad gold dinar, Caliph Abd al-Malik, 695 CE.jpg 12 April 685 –
eight Oktober 705
(20 tahun, 180 hari)
  • Ayah: (9)
    Marwan
    bin al-Hakam
  • Ibu: ‘Aisyah binti Mu’awiyah
11
Al-Walid


bin ‘Abdul Malik

الوليد بن عبد الملك
668  – 23 Februari 715
الوليد بن عبد الملك.png eight Oktober 705 –
23 Februari 715
(9 tahun, 139 hari)
  • Ayah: (10) ‘Abdul Malik
    bin
    Marwan
  • Ibu: Walladah binti Abbas
12
Sulaiman


bin ‘Abdul Malik

سليمان بن عبد الملك
674  – 22 September 717
سليمان بن عبد الملك.png 23 Februari 715 –
22 September 717
(2 tahun, 212 hari)
  • Ayah: (10) ‘Abdul Malik
    bin
    Marwan
  • Ibu: Walladah binti Abbas
13 Umar


bin ‘Abdul ‘Aziz
عمر بن عبد العزيز
ii Nov 682  – 4 Februari 720
عمر بن عبد العزيز.png 22 September 717 –
4 Februari 720
(2 tahun, 137 hari)
  • Ayah: ‘Abdul ‘Aziz bin (9)
    Marwan
  • Ibu: Layla binti ‘Ashim bin (2) ‘Umar
    bin Khattab
xiv
Yazid


bin ‘Abdul Malik

يزيد بن عبد الملك‎
687  – 26 Januari 724
يزيد بن عبد الملك.png 5 Februari 720 –
26 Januari 724
(3 tahun, 356 hari)
  • Ayah: (10) ‘Abdul Malik
    bin
    Marwan
  • Ibu: ‘Atikah binti (seven)
    Yazid
    bin
    Mu’awiyah
15
Hisyam


bin ‘Abdul Malik

هشام بن عبد الملك
691  – 6 Februari 743
2هشام بن عبد الملك.png 26 Januari 724 –
6 Februari 743
(19 tahun, 12 hari)
  • Ayah: (10) ‘Abdul Malik
    bin
    Marwan
  • Ibu: Aisyah binti Hisyam dari Bani Makhzum
16
Al-Walid


bin
Yazid

الوليد بن يزيد
709  – 17 Apr 744
Gold dinar of al-Walid II ibn Yazid, AH 125-126.jpg six Februari 743 –
17 Apr 744
(i tahun, 72 hari)
  • Ayah: (14)
    Yazid
    bin ‘Abdul Malik
  • Ibu: Ummu al-Hajjaj binti Muhammad
17
Yazid


bin
Al-Walid
bin ‘Abdul Malik

يزيد بن الوليد
701  – four Oktober 744
17 April 744 –
iv Oktober 744
(171 hari)
  • Ayah: (11)
    Al-Walid
    bin ‘Abdul Malik
  • Ibu: Syah-i Afrid binti Peroz III bin Yazdegerd Three, Kaisar Sasaniyah terakhir
xviii
Ibrahim


bin
Al-Walid
bin ‘Abdul Malik

ابراهيم ابن الوليد
mangkat 25 Januari 750
four Oktober 744 –
four Desember 744
(62 hari)
  • Ayah: (11)
    Al-Walid
    bin ‘Abdul Malik
  • Dihukum mati bersama keluarga besarnya oleh (20) ‘Abdullah
    As-Saffah
19
Marwan


bin Muhammad
مروان بن محمد
mangkat 6 Agustus 750
4 Desember 744 –
25 Januari 750
(v tahun, 53 hari)
  • Ayah: Muhammad bin (9)
    Marwan
    bin al-Hakam


Wangsa Abbasiyah (750-1258, 1261–1517)

[sunting
|
sunting sumber]

Wangsa Abbasiyah adalah keluarga besar yang merupakan keturunan dari ‘Abbas bin Abdul-Muththalib, paman Nabi Muhammad. Silsilah dari ayah dari dua khalifah Bani Abbasiyah pertama adalah Muhammad bin ‘Ali bin ‘Abdullah bin ‘Abbas. Masa Kekhalifahan Bani Abbasiyah dibagi ke dalam dua periode. Periode pertama adalah sebelum jatuhnya Baghdad pada 1258 dan periode kedua adalah setelah penaklukan Baghdad.


Periode pertama (750-1258)

[sunting
|
sunting sumber]

Pada masa ini, khalifah tidak lagi memiliki kendali langsung atas semua wilayah negara Islam. Gelar sultan mulai digunakan untuk merujuk pada penguasa Muslim yang menguasai wilayah tertentu di dunia Islam, berbeda dengan khalifah yang merupakan pemimpin seluruh dunia Islam. Namun dalam praktiknya, daerah kekuasaan beberapa sultan lebih luas daripada wilayah yang dipimpin langsung oleh khalifah. Meski sepenuhnya mandiri dari campur tangan khalifah dalam memerintah wilayah kekuasaannya, para sultan ini tetap menyatakan ketundukannya kepada khalifah meski hanya secara simbolis. Terdapat 37 khalifah pada masa ini, terhitung dari ‘Abdullah every bit-Saffah naik takhta sampai terbunuhnya ‘Abdullah al-Musta’shim pada 1258 saat Baghdad jatuh ke tangan Mongol.

Baca :   Contoh Narasi Laporan Perkembangan Anak Tk Semester 2

# Nama
Rentang usia
Gambar Berkuasa Catatan
20 ‘Abdullah

As-Saffah


عبد الله السفاح
721 − x Juni 754
Balami - Tarikhnama - Abu'l-'Abbas al-Saffah.jpg 25 Januari 750 – 10 Juni 754
(4 tahun, 137 hari)
  • Ayah: Muhammad, cicit ‘Abbas bin Abdul-Muththalib, paman Nabi
    Muhammad
  • Ibu: Raita (Rithah) binti ‘Ubaidillah al-Haritsiyah
21 ‘Abdullah

Al-Manshur


عبد الله المنصور
714  – vi Oktober 775
Statue of Abu Jaafar al-Mansur.jpg 10 Juni 754 – vi Oktober 775
(21 tahun, 119 hari)
  • Ayah: Muhammad, cicit ‘Abbas bin Abdul-Muththalib, paman Nabi
    Muhammad
  • Ibu: Sallamah, budak-selir Berber
  • Saudara (twenty) ‘Abdullah
    As-Saffah
22 Muhammad

Al-Mahdi


محمد المهدي
744 atau 745  – 24 Juli 785
Abbasid al-Mahdi dirham Kirman 166AH.jpg 6 Oktober 775 – 24 Juli 785
(9 tahun, 262 hari)
  • Ayah: (21) ‘Abdullah
    Al-Manshur
  • Ibu: Arwa binti Manshur al-Himyariyah
23 Musa

Al-Hadi


موسى الهادي
26 April 764  – fourteen September 786
Dirhem of Al-Hadi, AH 170.jpg 24 Juli 785 – fourteen September 786
(1 tahun, 83 hari)
  • Ayah: (22) Muhammad
    Al-Mahdi
  • Ibu: Al-Khayzuran binti ‘Atta
24 Harun

Ar-Rasyid


هَارُون الرَشِيد‎
17 Maret 766  – 24 Maret 809
Gold dinar of Harun al-Rashid, AH 170-193.jpg 14 September 786 – 24 Maret 809
(22 tahun, 192 hari)
  • Ayah: (22) Muhammad
    Al-Mahdi
  • Ibu: Al-Khayzuran binti ‘Atta
25 Muhammad

Al-Amin


محمد الأمين‎
787  – 27 September 813
Gold dinar of Harun al-Rashid, AH 170-193.jpg 24 Maret 809 – 27 September 813
(4 tahun, 188 hari)
  • Ayah: (24) Harun
    Ar-Rasyid
  • Ibu: Zubaidah, putri Ja’far bin (21) ‘Abdullah
    Al-Manshur
    dan Salsal, saudari Al-Khayzuran binti ‘Atta
  • Satu-satunya Khalifah ‘Abbasiyyah yang merupakan anggota Wangsa ‘Abbasiyyah dari jalur ayah dan ibu
26 ‘Abdullah

Al-Ma’mun


عبد الله المأمون‎
14 September 786  – 7 Agustus 833
Coin of the Abbasid Caliph al-Ma'mun.jpg 27 September 813 – 7 Agustus 833
(nineteen tahun, 315 hari)
  • Ayah: (24) Harun
    Ar-Rasyid
  • Ibu: Marajil, budak-selir
27 Muhammad

Al-Mu’tashim Billah


محمد المعتصم بالله‎
Oktober 796  – 5 Januari 842
Dirham of al-Mu'tasim, AH 221.jpg ix Agustus 833 – 5 Januari 842
(8 tahun, 150 hari)
  • Ayah: (24) Harun
    Ar-Rasyid
  • Ibu: Marida, budak-selir
28 Harun

Al-Watsiq Billah


هارون الواثق باللہ
18 April 812  – 10 Agustus 847
Dinar of al-Wathiq, AH 227-232.jpg 5 Januari 842 – 10 Agustus 847
(5 tahun, 218 hari)
  • Ayah: (27) Muhammad
    Al-Mu’tashim
  • Ibu: Qarathis, budak-selir
29 Ja’far

Al-Mutawakkil ‘Alallah


جعفر المتوكل على الله
31 Maret 822  – 11 Desember 861
Dinar of Al-Mutawakkil, AH 232-247.jpg 10 Agustus 847 – 11 Desember 861
(14 tahun, 124 hari)
  • Ayah: (27) Muhammad
    Al-Mu’tashim
  • Ibu: Syuja’, budak-selir dari Khwarezmia
30 Muhammad

Al-Muntashir Billah


محمد المنتصر بالله
November 837  – 7 Juni 862
Dinar of Al-Mutawakkil, AH 232-247.jpg 11 Desember 861 – 7 Juni 862
(179 hari)
  • Ayah: (29) Ja’far
    Al-Mutawakkil
  • Ibu: Hubsyiya, budak-selir dari Yunani
31 Ahmad

Al-Musta’in Billah


أحمد المستعين بالله
834/836  – 866
Dinar of Al-Musta'in, AH 248-252.jpg 8 Juni 862 – Januari 866
(sekitar 3 tahun 7 bulan)
  • Ayah: Muhammad bin (27) Muhammad
    Al-Mu’tashim
  • Ibu: Makhariq, budak-selir dari Sisilia
32 Muhammad

Al-Mu’tazz Billah


محمد المعتز بالله
847  – Juli/Agustus 869
Dinar of al-Mu'tazz, AH 253.jpg 25 Januari 866 – 13 Juli 869
(3 tahun, 170 hari)
  • Ayah: (29) Ja’far
    Al-Mutawakkil
  • Ibu: Qabihah, budak-selir dari Yunani
33 Muhammad

Al-Muhtadi Billah


محمد المهتدي بالله‎
833  – 21 Juni 870
Dirham of al-Muhtadi, AH 255-256.jpg 21 Juli 869 – 17 Juni 870
(332 hari)
  • Ayah: (28) Harun
    Al-Watsiq
  • Ibu: Qurb, budak-selir dari Yunani
34 Ahmad

Al-Mu’tamid ‘Alallah


أحمد المعتمد على الله‎
sekitar 842  – 15 Oktober 892
Dinar of al-Mu'tamid, AH 271.jpg 19 Juni 870 – 15 Oktober 892
(22 tahun, 119 hari)
  • Ayah: (29) Ja’far
    Al-Mutawakkil
  • Ibu: Fityan, budak-selir dari Kufah
35 Ahmad

Al-Mu’tadhid Billah


أحمد المعتضد بالله‎‎
857  – v April 902
Dinar of al-Mu'tadid, AH 285.jpg 15 Oktober 892 – 5 April 902
(ix tahun, 173 hari)
  • Ayah: Thalhah bin (29) Ja’far
    Al-Mutawakkil
  • Ibu: Dhirar, budak-selir
36 ‘Ali

Al-Muktafi Billah


علي المكتفي بالله‎‎
877  – 13 Agustus 908
Dinar of al-Muqtadir with Abu'l-Abbas and Amid al-Dawla.jpg 5 April 902 – 13 Agustus 908
(half dozen tahun, 131 hari)
  • Ayah: (35) Ahmad
    Al-Mu’tadhid
  • Ibu: Čiček (Jijak), budak-selir Turki
37 Ja’far

Al-Muqtadir Billah


جعفر المقتدر بالله‎‎
13 November 895  – 31 Oktober 932
Dinar of al-Muktafi, AH 292.jpg 13 Agustus 908 – 31 Oktober 932
(24 tahun, 80 hari)
  • Ayah: (35) Ahmad
    Al-Mu’tadhid
  • Ibu: Syaghab, budak-selir dari Rûm
  • Saudara ‘Ali
    Al-Muktafi
38 Muhammad

Al-Qahir Billah


محمد القاهر بالله‎‎
899  – 950
Gold dinar of al-Qahir, AH 320-322.jpg 31 Oktober 932 – nineteen April 934
(1 tahun, 171 hari)
  • Ayah: (35) Ahmad
    Al-Mu’tadhid
  • Ibu: Qatul, budak-selir Berber
  • Saudara ‘Ali
    Al-Muktafi
    dan Ja’far
    Al-Muqtadir
39 Muhammad

Ar-Radhi Billah


محمد الراضي بالله‎‎
Desember 909  – 12 Desember 940
Gold dinar of al-Radi, 323 AH.jpg 24 April 934 – 12 Desember 940
(6 tahun, 233 hari)
  • Ayah: (37) Ja’far
    Al-Muqtadir
  • Ibu: Zhalum, budak-selir
twoscore Ibrahim

Al-Muttaqi Lillah


إبراهيم المتقي لله
908  – Juli 968
Dirham of al-Muttaqi.jpg 15 Desember 940 – 26 Agustus 944
(three tahun, 256 hari)
  • Ayah: (37) Ja’far
    Al-Muqtadir
  • Ibu: Khalub atau Zahrah, budak-selir
  • Saudara Muhammad
    Ar-Radhi
41 ‘Abdullah

Al-Mustakfi Billah


عبد الله المستكفي بالله‎
905  – September/Oktober 949
Dirham of al Al-Mustakfi 334h.jpg >26 Agustus 944 – 28 Januari 946
(1 tahun, 156 hari)
  • Ayah: (36) ‘Ali
    Al-Muktafi
  • Ibu: Ghusn, budak-selir
42 Fadhl

Al-Muthi’ Lillah


فضل المطيع لله‎
914  – September/Oktober 974
Dinar Al-Muti(334-363h).jpg 28 Januari 946 – four Agustus 974
(28 tahun, 189 hari)
  • Ayah: (37) Ja’far
    Al-Muqtadir
  • Ibu: Syaghla, budak-selir dari Sisilia
43 ‘Abdul Karim

Ath-Tha’i Lillah


عبد الكريم الطائع لله‎
932  – 3 Agustus 1003
four Agustus 974 – xxx Oktober 991
(17 tahun, 88 hari)
  • Ayah: (42) Fadhl
    Al-Muthi’
  • Ibu: Hazar atau Atab, budak-selir
44 Ahmad

Al-Qadir Billah


أحمد القادر بالله‎
947  – 29 November 1031
Mahmud in robe from the caliph.jpg 1 Nov 991 – 29 November 1031
(40 tahun, 31 hari)
  • Ayah: Ishaq bin (37) Ja’far
    Al-Muqtadir
  • Ibu: Tumna atau Damnah, budak-selir
45 ‘Abdullah

Al-Qa’im Bi Amrillah


عبد الله القائم بأمر الله‎
1001  – ii April 1075
Kakwayhids coin Isfahan Iran 1042.jpg 29 Nov 1031 – 2 April 1075
(43 tahun, 125 hari)
  • Ayah: (44) Ahmad
    Al-Qadir
46 ‘Abdullah

Al-Muqtadi Bi Amrillah


عبد الله المقتدي بأمر الله‎
1056  – three Februari 1094
2 April 1075 – three Februari 1094
(18 tahun, 308 hari)
  • Ayah: Muhammad adz-Dzakirah bin (45) ‘Abdullah
    Al-Qa’im
  • Ibu: Arjuan atau Urjuwan, budak-selir Armenia
47 Ahmad

Al-Mustazh’hir Billah


أحمد المستظهر بالله‎
April/Mei 1078  – 6 Agustus 1118
MuhammadITaparSeljuqCoin.jpg 3 Februari 1094 – 6 Agustus 1118
(24 tahun, 185 hari)
  • Ayah: (46) ‘Abdullah
    Al-Muqtadi
  • Ibu: Altın, budak-selir Turki
48 Al-Fadhl

Al-Mustarsyid Billah


الفضل المسترشد بالله‎
April/Mei 1092  – 29 Agustus 1135
vi Agustus 1118 – 29 Agustus 1135
(17 tahun, 24 hari)
  • Ayah: (47) Ahmad
    Al-Mustazh’hir
  • Ibu: Lubaba, budak-selir Turki
49 Manshur

Ar-Rasyid Billah


منصور الراشد بالله‎
1109  – six Juni 1138
29 Agustus 1135 – 17 Agustus 1136
(355 hari)
  • Ayah: (48) Al-Fadhl
    Al-Mustarsyid
  • Ibu: Ummu as-Sada, budak-selir dari Habasyah
50 Muhammad

Al-Muqtafi Li Amrillah


محمد المقتفي لأمر الله
ix Maret 1096  – 12 Maret 1160
17 Agustus 1136 – 12 Maret 1160
(23 tahun, 209 hari)
  • Ayah: (47) Ahmad
    Al-Mustazh’hir
  • Ibu: Nasim, budak-selir dari Habasyah
51 Yusuf

Al-Mustanjid Billah


يوسف المستنجد بالله
1124  – 20 Desember 1170
12 Maret 1160 – 20 Desember 1170
(10 tahun, 284 hari)
  • Ayah: (50) Muhammad
    Al-Muqtafi
  • Ibu: Thawus, budak-selir dari Romawi
52 Hasan

Al-Mustadhi’ Bi Amrillah


حسن المستضيء بأمر الله
1124  – 30 Maret 1180
Turquoise glass stamp of calif Mustadi 1170 1180.jpg 20 Desember 1170 – 30 Maret 1180
(9 tahun, 102 hari)
  • Ayah: (51) Yusuf
    Al-Mustanjid
  • Ibu: Ghaddah, budak-selir Armenia
53 Ahmad

An-Nashir Li Dinillah


أحمد الناصر لدين الله
6 Agustus 1158  – 5 Oktober 1225
thirty Maret 1180 – 5 Oktober 1225
(45 tahun, 190 hari)
  • Ayah: (52) Hasan
    Al-Mustadhi’
  • Ibu: Zumurrud, budak-selir Turki
54 Muhammad

Azh-Zhahir Bi Amrillah


محمد الظاهر بأمر الله
1176  – ten Juli 1226
v Oktober 1225 – 10 Juli 1226
(279 hari)
  • Ayah: (53) Ahmad
    An-Nashir
55 Manshur

Al-Mustanshir Billah


منصور المستنصر بالله
17 Februari 1192  – 5 Desember 1242
x Juli 1226 – 5 Desember 1242
(16 tahun, 149 hari)
  • Ayah: (54) Muhammad
    Azh-Zhahir
  • Ibu: Zahra, budak-selir Turki
56 ‘Abdullah

Al-Musta’shim Billah


عبد الله المستعصم بالله
1213  – 20 Februari 1258
HulaguInBagdad.JPG 5 Desember 1242 – 20 Februari 1258
(15 tahun, 78 hari)
  • Ayah: (55) Manshur
    Al-Mustanshir
  • Ibu: Hajir, budak-selir Habasyah
  • Khalifah Abbasiyah periode pertama yang terakhir.
  • Setelah kehancuran Baghdad oleh tentara Mongol pada 1258, sebagian anggota Wangsa ‘Abbasiyah berlindung di Mesir dan melanjutkan garis kekhalifahan di sana


Periode kedua (1261–1517)

[sunting
|
sunting sumber]

Setelah Baghdad runtuh, Wangsa Abbasiyah mengungsi ke Mesir yang saat itu dikuasai Kesultanan Mamluk dan melanjutkan tampuk kekhalifahan di sana. Berbeda saat sebelum kejatuhan Baghdad, Khalifah Abbasiyah di Mesir sama sekali tidak memiliki wilayah kekuasaan dan hanya berperan sebagai simbol pemersatu dunia Islam. Kekurangan dalam memiliki kekuatan politik menjadikan khalifah pada masa ini kerap terombang-ambing saat terjadi pergolakan di pemerintahan Mesir, membuat khalifah pada periode ini juga disebut dengan “khalifah bayangan.” Sultan Mamluk bahkan mampu menunjuk khalifah yang baru atau menggulingkan khalifah yang sedang berkuasa.

Terdapat 17 khalifah pada periode ini. Di antara mereka, tiga khalifah menjabat sebanyak dua kali dan seorang khalifah menjabat sebanyak tiga kali. Periode kedua Wangsa Abbasiyah berakhir setelah Kesultanan Mamluk ditaklukan oleh Kesultanan Utsmaniyah pada 1517.

# Nama
Rentang usia
Berkuasa Catatan
57 Ahmad

Al-Mustanshir Billah Two


أحمد المسنتصر بالله الثاني
Mangkat 28 November 1261
13 Juni 1261 – 28 November 1261
(169 hari)
  • Ayah: (54) Muhammad
    Azh-Zhahir
  • Saudara (55) Manshur
    Al-Mustanshir
  • Dinobatkan sebagai khalifah oleh Sultan Mesir
58 Ahmad

Al-Hakim Bi Amrillah


أحمد الحاكم بأمر الله
Mangkat 19 Januari 1302
21 November 1262 – xix Januari 1302
(39 tahun, 60 hari)
  • Ayah: Hasan bin Abu Bakar bin Hasan bin ‘Ali bin (48) Al-Fadhl
    Al-Mustarsyid
  • Sebagian meragukan klaimnya sebagai anggota Wangsa ‘Abbasiyah lantaran jauhnya
    Al-Hakim
    dari garis utama keluarga besar tersebut
59 Sulaiman

Al-Mustakfi Billah Ii


سليمان المستكفي بالله الثاني
Mangkat Februari 1340
20 Januari 1302 – Februari 1340
(sekitar 38 tahun)
  • Ayah: (58) Ahmad
    Al-Hakim
threescore Ibrahim

Al-Watsiq Billah II


إبراهيم الواثق بالله الثاني
Mangkat setelah 1341
Februari 1340 – 16 Juni 1341
  • Ayah: Muhammad bin (58) Ahmad
    Al-Hakim
61 Ahmad

Al-Hakim Bi Amrillah 2


أحمد الحاكم بأمر الله الثاني
Mangkat 1352
sixteen Juni 1341 – 1352
  • Ayah: (59) Sulaiman
    Al-Mustakfi Ii
62 Abu Bakar

Al-Mu’tadhid Billah II


أبو بكر المعتضد بالله الثاني
Mangkat 1362
1352 – 1362
  • Ayah: (59) Sulaiman
    Al-Mustakfi II
63 Muhammad

Al-Mutawakkil ‘Alallah


محمد المتوكل على الله
Mangkat ix Januari 1406
1362 – 1377
(periode pertama)
  • Ayah: (62) Abu Bakar
    Al-Mu’tadhid 2
  • Masa kekuasaan pertama
64 Zakariyya

Al-Musta’shim Billah II


زكريا المستعصم بالله الثاني
Mangkat 1389
1377
(periode pertama)
  • Ayah: (60) Ibrahim
    Al-Watsiq II
  • Masa kekuasaan pertama
Muhammad

Al-Mutawakkil ‘Alallah


محمد المتوكل على الله
1377 – 1383
(periode kedua)
  • Masa kekuasaan kedua
65 ‘Umar

Al-Watsiq Billah III


عمر الواثق بالله الثالث
Mangkat thirteen Nov 1386
September 1383 – 13 November 1386
  • Ayah: (60) Ibrahim
    Al-Watsiq 2
Zakariyya

Al-Musta’shim Billah II


زكريا المستعصم بالله الثاني
November 1386 – 1389
(periode kedua)
  • Masa kekuasaan kedua
Muhammad

Al-Mutawakkil ‘Alallah


محمد المتوكل على الله
1389 – 9 Januari 1406
(periode ketiga)
  • Masa kekuasaan ketiga
66 Al-‘Abbas

Al-Musta’in Billah II


العباس المستعين بالله الثاني
Mangkat 1430
22 Januari 1406 – 9 Maret 1414
(8 tahun, 47 hari)
  • Ayah: (62) Abu Bakar
    Al-Mutawakkil
  • Ibu: Bay Khatun, budak-selir Turki
  • Juga berkuasa sebagai Sultan Mesir selama enam bulan pada tahun 1412
67 Dawud

Al-Mu’tadhid Billah III


داود المعتضد بالله الثالث
Mangkat 23 Juli 1441
9 Maret 1414 – 23 Juli 1441
(27 tahun, 137 hari)
  • Ayah: (62) Abu Bakar
    Al-Mutawakkil
  • Ibu: Kazal, budak-selir Turki
68 Sulaiman

Al-Mustakfi Billah III


سليمان المستكفي بالله الثالث
Mangkat 29 Januari 1451
23 Juli 1441 – 29 Januari 1451
(9 tahun, 191 hari)
  • Ayah: (62) Abu Bakar
    Al-Mutawakkil
  • Ibu: Bay Khatun, budak-selir Turki
69 Hamzah

Al-Qa’im Bi Amrillah


حمزة القائم بأمر الله
Mangkat 1458
1451 – 1455
  • Ayah: (62) Abu Bakar
    Al-Mutawakkil
  • Ibu: Bay Khatun, budak-selir Turki
70 Yusuf

Al-Mustanjid Billah II


يوسف المستنجد بالله الثاني
Mangkat 7 April 1479
1455 – 7 April 1479
  • Ayah: (62) Abu Bakar
    Al-Mutawakkil
  • Ibu: Bay Khatun, budak-selir Turki
71 ‘Abdul ‘Aziz

Al-Mutawakkil ‘Alallah 2


عبد العزيز المتوكل على الله الثاني
Mangkat 27 September 1497
8 Apr 1479 – 27 September 1497
(18 tahun, 173 hari)
  • Ayah: Ya’qub bin (62) Muhammad
    Al-Mutawakkil
  • Ibu: Haj al-Malik, putri tentara
72 Ya’qub

Al-Mustamsik Billah


يعقوب المستمسك بالله
Mangkat 1521
27 September 1497 – 1508
(periode pertama)
  • Ayah: (71) ‘Abdul ‘Aziz
    Al-Mutawakkil II
  • Masa kekuasaan pertama
73 Muhammad

Al-Mutawakkil ‘Alallah III


محمد المتوكل على الله الثالث
Mangkat 1543
1508 – 1516
(periode pertama)
  • Ayah: (72) Ya’qub
    Al-Mustamsik
  • Masa kekuasaan pertama
Ya’qub

Al-Mustamsik Billah


يعقوب المستمسك بالله
1516 – 1517
(periode kedua)
  • Masa kekuasaan kedua
Muhammad

Al-Mutawakkil ‘Alallah III


محمد المتوكل على الله الثالث
1517
(periode kedua)
  • Masa kekuasaan kedua
  • Khalifah terakhir dari Wangsa ‘Abbasiyah dan Suku Quraisy
  • Menyerahkan kedudukan khalifah kepada (74)
    Selim I
    setelah Kesultanan Utsmaniyah menaklukkan Kesultanan Mamluk
Baca :   Soal Sbdp Kelas 4 Tema 2


Kekhalifahan Utsmaniyah (1517–1924)

[sunting
|
sunting sumber]

Sebelum penaklukan Mesir, para penguasa Utsmani menyandang beberapa gelar, di antaranya adalah sultan dan
padisyah. Penguasa Utsmani menyandang gelar sultan atas kedudukan mereka sebagai kepala negara Muslim.
Padisyah
merupakan kaisar atau maharaja dalam bahasa Persia dan penguasa Utsmani menyandang gelar ini untuk menegaskan kedudukan mereka di atas para raja. Penguasa Utsmani resmi menyandang gelar khalifah setelah penaklukan Mesir, meski beberapa penguasa Utsmani sebelumnya sudah mulai mengklaim dirinya sebagai khalifah.

Gelar khalifah kehilangan kekuasaannya sebagai kepala negara sejak jatuhnya Baghdad pada 1258 dan hanya berperan menjadi pemimpin simbolis dunia Islam. Hal itu tetap tidak berubah pada masa Utsmani. Para penguasa Utsmani memiliki kekuasaan karena kedudukan mereka sebagai sultan dan
padisyah, bukan karena condition mereka sebagai khalifah. Pada praktiknya, para penguasa Utsmani terbilang sangat jarang menggunakan gelar khalifah mereka dalam perpolitikan dalam dan luar negeri. Gelar khalifah mulai digunakan penguasa Utsmani pada saat Perjanjian Küçük Kaynarca, untuk menegaskan kedudukannya sebagai pelindung umat Islam di Rusia. Sultan Abdül Hamid II merupakan penguasa Utsmani yang paling sering menggunakan gelar khalifah dalam upayanya menggalang persatuan di dunia Islam untuk menghadapi imperialisme Barat.

Pada November 1922, Majelis Agung Nasional Turki membubarkan Kesultanan Utsmani dan sultan terakhirnya, Mehmed VI, diasingkan ke Malta. Meski begitu, Mustafa Kemal (Atatürk) belum berani membubarkan kekhalifahan demi menjaga dukungan masyarakat, juga karena kekhalifahan adalah lambang pemersatu umat Islam Sunni seluruh dunia, berbeda dengan Kesultanan Utsmani yang merupakan sebatas negara. Majelis Agung Nasional Turki kemudian mengangkat sepupu Mehmed 6 sebagai Khalifah Abdül Mejid II pada 19 Nov 1922. Abdül Mejid II merupakan satu-satunya khalifah dari Wangsa Utsmani yang tidak merangkap sebagai sultan. Namun karena khawatir Abdül Mejid II akan menggunakan statusnya sebagai khalifah untuk campur tangan dalam urusan dalam dan luar negeri Turki sebagaimana yang dilakukan para Sultan Utsmani terdahulu, Majelis Agung Nasional Turki akhirnya membubarkan kekhalifahan pada 3 Maret 1924, menjadikan Abdül Mejid II sebagai khalifah terakhir. Negara-negara Muslim mempertanyakan keabsahan pembubaran kekhalifahan oleh pihak Turki dan terdapat beberapa pertemuan para tokoh Muslim terkait keberlangsungan kekhalifahan, tetapi tidak ada kesepakatan bersama yang dapat dicapai.

# Nama
Berkuasa
Gambar Tughra Rentang usia Catatan
74
Selim I


سليم اول
1517 – 22 September 1520
Yavuz Sultan I. Selim Han.jpg Tughra of Padishah Yavuz Sultan Selim.png 1470/1
 –

22 September 1520
  • Ayah: Bayezid II
  • Ibu: Ayşe Gülbahar Hatun, budak-selir Yunani atau putri Kadipaten Dulkadir
  • Juga berkuasa sebagai Sultan Utsmani sejak 1512
  • Menjadi khalifah setelah menaklukkan Kesultanan Mamluk Mesir
75
Süleyman I


سليمان اول
30 September 1520 – half dozen September 1566
(45 tahun, 342 hari)
EmperorSuleiman.jpg Tughra of Suleiman I the Magnificent.svg half-dozen November 1494
 –

6 September 1566(1566-09-06)
(umur 71)
  • Ayah: (74)
    Selim I
  • Ibu: Hafsa Valide Sultan, budak-selir atau putri Khan Krimea
76
Selim Two


سليم ثانى
7 September 1566 – 15 Desember 1574
(8 tahun, 100 hari)
II. Selim Han.jpg Tughra of Selim II.JPG 28 Mei 1524
 –

15 Desember 1574(1574-12-15)
(umur 50)
  • Ayah: (75)
    Süleyman I
  • Ibu: Hürrem Haseki Sultan, putri pendeta Ortodoks dari Polandia
77
Murad Three


مراد ثالث
15 Desember 1574 – 16 Januari 1595
(xx tahun, 33 hari)
III. Murat Han.jpg Tughra of Murad III.JPG iv Juli 1546
 –

16 Januari 1595(1595-01-sixteen)
(umur 48)
  • Ayah: (76)
    Selim Two
  • Ibu: Nurbanu Valide Sultan, keturunan bangsawan Venesia, Yahudi Spanyol, atau Yunani
78
Mehmed Three


محمد ثالث
16 Januari 1595 – 22 Desember 1603
(8 tahun, 341 hari)
Mehmed III.jpg Tughra of Mehmed III.JPG 26 Mei 1566
 –

22 Desember 1603(1603-12-22)
(umur 37)
  • Ayah: (77)
    Murad III
  • Ibu: Safiye Valide Sultan, budak-selir Albania
79
Ahmed I


احمد اول
22 Desember 1603 – 22 Nov 1617
(13 tahun, 336 hari)
Sultan I. Ahmet.jpg Tughra of Ahmed I.JPG Apr 1590
 –

22 November 1617(1617-xi-22)
(umur 27)
  • Ayah: (78)
    Mehmed 3
  • Ibu: Handan Valide Sultan, budak-selir Bosnia
80
Mustafa I


مصطفى اول
22 November 1617 – 26 Februari 1618
(97 hari)
(periode pertama)
Mustafa 1.jpg Tughra of Mustafa I.JPG 24 Juni 1591
 –

20 Januari 1639(1639-01-20)
(umur 47)
  • Ayah: (78)
    Mehmed III
  • Ibu: Halime Valide Sultan, budak-selir Abkhazian
  • Saudara dari (79)
    Ahmed I
  • Masa kekuasaan pertama
81
Osman 2


عثمان ثانى
26 Februari 1618 – 20 Mei 1622
(iv tahun, 84 hari)
Genç Osman.JPG Tughra of Osman II.JPG three Nov 1604
 –

xx Mei 1622(1622-05-20)
(umur 17)
  • Ayah: (79)
    Ahmed I
  • Ibu: Mahfiruz Hatice Hatun, budak-selir
  • Keponakan dari (80)
    Mustafa I

Mustafa I


مصطفى اول
20 Mei 1622 – 10 September 1623
(356 hari)
(periode kedua)
Mustafa 1.jpg Tughra of Mustafa I.JPG
  • Masa kekuasaan kedua
82
Murad 4


مراد رابع
x September 1623 – 8 Februari 1640
(sixteen tahun, 152 hari)
IV. Murat.jpg Tughra of Murad IV.svg 27 Juli 1612
 –

8 Februari 1640(1640-02-08)
(umur 27)
  • Ayah: (79)
    Ahmed I
  • Ibu: Mahpeyker Kösem Valide Sultan, putri pendeta dari Yunani
83
Ibrahim


ابراهيم
9 Februari 1640 – 8 Agustus 1648
(8 tahun, 182 hari)
Ibrahim I.jpg Tughra of Ibrahim.JPG 5 November 1615
 –

18 Agustus 1648(1648-08-18)
(umur 32)
  • Ayah: (79)
    Ahmed I
  • Ibu: Mahpeyker Kösem Valide Sultan, putri pendeta dari Yunani
84
Mehmed IV


محمد رابع
eight Agustus 1648 – 8 Nov 1687
(39 tahun, 93 hari)
4. Mehmet.jpg Tughra of Mehmed IV.JPG 2 Januari 1642
 –

6 Januari 1693(1693-01-06)
(umur 51)
  • Ayah: (83)
    Ibrahim
  • Ibu: Turhan Hatice Valide Sultan, budak-selir
85
Süleyman II


سليمان ثانى
eight November 1687 – 22 Juni 1691
(three tahun, 227 hari)
Süleyman II.jpg Tughra of Suleiman II.JPG xv April 1642
 –

22 Juni 1691(1691-06-22)
(umur 49)
  • Ayah: (83)
    Ibrahim
  • Ibu: Saliha Dil-aşub Valide Sultan, budak-selir
  • Saudara dari (84)
    Mehmed Iv
86
Ahmed II


احمد ثانى
22 Juni 1691 – 6 Februari 1695
(three tahun, 230 hari)
Ahmet II.jpg Tughra of Ahmed II.JPG 25 Februari 1643
 –

6 Februari 1695(1695-02-06)
(umur 51)
  • Ayah: (83)
    Ibrahim
  • Ibu: Hatice Muazzez Haseki Sultan, budak-selir
  • Saudara dari (84)
    Mehmed Iv
    dan (85)
    Süleyman 2
87
Mustafa Two


مصطفى ثانى
6 Februari 1695 – 22 Agustus 1703
(viii tahun, 198 hari)
II. Mustafa.jpg Tughra of Mustafa II.JPG 6 Februari 1664
 –

30 Desember 1703(1703-12-30)
(umur 39)
  • Ayah: (84)
    Mehmed IV
  • Ibu: Gülnuş Valide Sultan, putri pendeta Ortodoks di Yunani
  • Keponakan dari (86)
    Ahmed II
88
Ahmed III


احمد ثالث
22 Agustus 1703 – i Oktober 1730
(27 tahun, 41 hari)
III. Ahmet.jpg Tughra of Ahmed III.JPG 30/31 Desember 1673
 –

1 Juli 1736(1736-07-01)
(umur 62)
  • Ayah: (84)
    Mehmed 4
  • Ibu: Gülnuş Valide Sultan, putri pendeta Ortodoks di Yunani
  • Saudara dari (87)
    Mustafa II
89
Mahmud I


محمود اول
1 Oktober 1730 – 13 Desember 1754
(24 tahun, 74 hari)
Mahmud1.jpg Tughra of Mahmud I.JPG 2 Agustus 1696
 –

thirteen Desember 1754(1754-12-13)
(umur 58)
  • Ayah: (87)
    Mustafa II
  • Ibu: Saliha Sabkati Valide Sultan, budak-selir Yunani
  • Keponakan dari (88)
    Ahmed 3
90
Osman III


عثمان ثالث
13 Desember 1754 – xxx Oktober 1757
(2 tahun, 322 hari)
OsmanIII.jpg Tughra of Osman III.JPG ii/3 Januari 1699
 –

30 Oktober 1757(1757-10-30)
(umur 58)
  • Ayah: (87)
    Mustafa 2
  • Ibu: Şehsuvar Valide Sultan, budak-selir Serbia
  • Saudara dari (89)
    Mahmud I
91
Mustafa 3


مصطفى ثالث
30 Oktober 1757 – 24 Desember 1773
(16 tahun, 56 hari)
Mustafa3.jpg Tughra of Mustafa III.JPG 28 Januari 1717
 –

24 Desember 1773(1773-12-24)
(umur 56)
  • Ayah: (88)
    Ahmed III
  • Ibu: Mihrişah Kadın
  • Sepupu dari (90)
    Osman III
92
‘Abdül Hamid I


عبد الحميد الاول
24 Desember 1773 – 7 Apr 1789
(fifteen tahun, 105 hari)
Abdulhamid I.jpg Tughra of Abdülhamid I.JPG 20 Maret 1725
 –

seven Apr 1789(1789-04-07)
(umur 64)
  • Ayah: (88)
    Ahmed 3
  • Ibu: Şermi Kadın
  • Saudara dari (91)
    Mustafa Three
93
Selim III


سليم ثالث
7 April 1789 – 29 Mei 1807
(18 tahun, 53 hari)
III. Selim.jpg Tughra of Selim III.JPG 24 Desember 1761
 –

28 Juli 1808(1808-07-28)
(umur 46)
  • Ayah: (91)
    Mustafa III
  • Ibu: Mihrişah Valide Sultan, putri pendeta Ortodoks Georgia
  • Keponakan dari (92) ‘Abdül Hamid I
94
Mustafa IV


مصطفى رابع
29 Mei 1807 – 28 Juli 1808
(1 tahun, 61 hari)
IV. Mustafa (cropped).jpg Tughra of Mustafa IV.JPG 8 September 1779
 –

17 Nov 1808(1808-11-17)
(umur 29)
  • Ayah: (92) ‘Abdül Hamid I
  • Ibu: Sineperver Valide Sultan
  • Sepupu dari (93)
    Selim III
95
Mahmud Two


محمود ثانى
28 Juli 1808 – one Juli 1839
(thirty tahun, 339 hari)
Mahmud II.jpg Tugra Mahmuds II.png 20 Juli 1784
 –

1 Juli 1839(1839-07-01)
(umur 54)
  • Ayah: (92) ‘Abdul Hamid I
  • Ibu: Nakşidil Valide Sultan
  • Saudara dari (94)
    Mustafa Four
96
‘Abdül Mejid I


عبد المجيد اول
two Juli 1839 – 25 Juni 1861
(21 tahun, 360 hari)
Sultan Abdulmecid Pera Museum 3 b.jpg Tughra of Abdülmecid I.svg 25 April 1823
 –

25 Juni 1861(1861-06-25)
(umur 38)
  • Ayah: (95)
    Mahmud II
  • Ibu: Bezmiâlem Valide Sultan dari Georgia
97
‘Abdül ‘Aziz


عبد العزيز
25 Juni 1861 – 30 Mei 1876
(xiv tahun, 341 hari)
Sultan Abdullaziz of the Ottoman Empire.jpg Tughra of Abdülaziz.JPG 8 Februari 1830
 –

four Juni 1876(1876-06-04)
(umur 46)
  • Ayah: (95)
    Mahmud Two
  • Ibu: Pertevniyal Valide Sultan
  • Saudara dari (96) ‘Abdül Mejid I
98
Murad V


مراد خامس
30 Mei 1876 – 31 Agustus 1876
(94 hari)
Sultan Murad V of the Ottoman Empire.jpg Tughra of Murad V.JPG 21 September 1840
 –

29 Agustus 1904(1904-08-29)
(umur 63)
  • Ayah: (96) ‘Abdül Mejid I
  • Ibu: Şevkefza Valide Sultan
  • Keponakan dari (97) ‘Abdül ‘Aziz
99
‘Abdül Hamid Two


عبد الحميد ثانی
31 Agustus 1876 – 27 April 1909
(32 tahun, 240 hari)
Portrait of Abdul Hamid II of the Ottoman Empire.jpg Tughra of Abdülhamid II.svg 21 September 1842
 –

10 Februari 1918(1918-02-ten)
(umur 75)
  • Ayah: (96) ‘Abdül Mejid I
  • Ibu: Tirimüjgan Kadın dari Kaukasus Utara
  • Saudara dari (98)
    Murad Five
  • Ibu tiri dan angkatnya, Rahime Perestu, menjadi valide sultan pada masa kekuasaannya
100
Mehmed V


محمد خامس
27 April 1909 – 3 Juli 1918
(9 tahun, 68 hari)
Sultan Mehmed V of the Ottoman Empire cropped.jpg Tughra of Mehmed V.svg 2 November 1844
 –

3 Juli 1918(1918-07-03)
(umur 73)
  • Ayah: (96) ‘Abdül Mejid I
  • Ibu: Gülcemal Kadın dari Bosnia
  • Saudara dari (98)
    Murad V
    dan (99) ‘Abdül Hamid 2
101
Mehmed Six


محمد السادس
4 Juli 1918 – 1 November 1922
(4 tahun, 121 hari)
Sultan Mehmed VI of the Ottoman Empire.jpg Tughra of Mehmed VI.svg (1861-01-14)14 Januari 1861
 –

16 Mei 1926(1926-05-16)
(umur 65)
  • Ayah: (96) ‘Abdül Mejid I
  • Ibu: Gülüstü Hanım dari keluarga bangsawan Abkhaz, Syervasyidze (Chachba)
  • Saudara dari (98)
    Murad V, (99) ‘Abdül Hamid Two, dan (100)
    Mehmed Five
  • Kesultanan Utsmaniyah dibubarkan pada 1 November 1922 oleh Majelis Agung Nasional Turki, menjadikan
    Mehmed Half-dozen
    sebagai Sultan Utsmaniyah terakhir
102
‘Abdül Mejid 2


عبد المجید الثانی
19 Nov 1922 – 3 Maret 1924
(1 tahun, 106 hari)
Portrait Caliph Abdulmecid II.jpg 29/30 Mei 1868
 –

23 Agustus 1944(1944-08-23)
(umur 76)
  • Ayah: (97) ‘Abdül ‘Aziz
  • Ibu: Hayranidil Kadın dari Kaukasus
  • Sepupu dari (101)
    Mehmed Vi
  • Satu-satunya khalifah dari Wangsa Utsmani yang tidak merangkap sebagai sultan, karena Kesultanan Utsmaniyah sudah dibubarkan pada tahun 1922
  • Khalifah terakhir
Baca :   Apakah Gerak Dasar Dari Permainan Ular Ularan

Kekhalifahan lainnya

[sunting
|
sunting sumber]

Idealnya, kedudukan khalifah hanya diisi satu orang setiap satu masa. Namun pada keberjalanannya, beberapa pihak menyatakan diri sebagai khalifah saat masih ada khalifah yang sedang berkuasa. Sebagai catatan, saat pihak-pihak tersebut menyatakan dirinya sebagai khalifah, itu tidak berarti bahwa dia menyejajarkan dirinya dengan khalifah utama. Khalifah adalah gelar bagi pemimpin dunia Islam dan normalnya, hanya ada satu khalifah setiap masa, sehingga pernyataan diri sebagai khalifah bermakna bahwa pihak tersebut secara prinsip mengklaim sebagai pemimpin tunggal seluruh dunia Islam (terlepas wilayah kekuasaan yang sebenarnya) dan menganggap khalifah lainnya sebagai khalifah yang tidak sah.[1]

Bagian ini memuat daftar pihak-pihak yang melakukan pernyataan diri sebagai khalifah, tanpa ketersambungan kepemimpinan dengan khalifah sebelumnya.


‘Abdullah bin Zubair

[sunting
|
sunting sumber]

‘Abdullah bin Zubair menolak upaya Mu’awiyah bin Abu Sufyan menetapkan putranya sendiri, Yazid, sebagai khalifah sepeninggalnya. Saat Yazid kemudian mangkat pada 683, ‘Abdullah bin Zubair menyatakan diri sebagai khalifah. Wilayah kekuasaannya berada di kawasan Hijaz.


Wangsa Fatimiyah (909–1171)

[sunting
|
sunting sumber]

Kekhalifahan Fatimiyah (hijau) pada puncaknya, tahun 969.

Fatimiyah berasal dari Ismaili yang merupakan cabang dari Syi’ah, oleh karena itu kekhalifahan ini tidak diakui oleh sebagian besar Sunni, baik dalam wilayah kekuasaan mereka maupun negara tetangga.[2]
[3]
Para penguasa Fatimiyah mengklaim sebagai keturunan dari nama putri Nabi Muhammad, Fatimah, yang mana menjadi dasar bagi penamaan Fatimiyah.

Nama Pribadi Nama Takhta Berkuasa
‘Abdullah Al-Mahdi Billah

المهدي بالله
Nov 909 – 3 April 934
Muhammad Al-Qa’im Bi Amrillah

القائم بأمر الله
3 April 934 – 17 Mei 946
Isma’il Al-Manshur Billah

المنصور بالله
17 Mei 946 – 19 Maret 953
Ma’ad Al-Mu’izz Li Dinillah

المعز لدين الله
19 Maret 953– 21 Desember 975
Nizar Al-‘Aziz Billah

العزيز بالله
21 Desember 975 – 13 Oktober 996
Manshur Al-Hakim Bi Amrillah

الحاكم بأمر الله
14 Oktober 996 – 13 Februari 1021
‘Ali Azh-Zhahir

الظاهر لإعزاز دين الله
13 Februari 1021 – thirteen Juni 1036
Ma’advertising Al-Mustanshir Billah

المستنصر بالله
xiii Juni 1036 – 10 Januari 1094
Ahmad Al-Musta’li Billah

المستعلي بالله
10 Januari 1094 – 12 Desember 1101
Manshur Al-Amir Bi Ahkami’l-Lah

الآمر بأحكام الله
12 Desember 1101 – 7 Oktober 1130
‘Abdul Majid Al-Hafizh Li Dinillah

الحافظ لدين الله
7 Oktober 1130 – eight Oktober 1149
Isma’il Azh-Zhafir Bi Amrillah

الظافر بأمر الله
8 Oktober 1149 – Apr 1154
‘Isa Al-Fa’iz Bi Nasrillah

الفائز بيناصر الله
April 1154 – 1160
‘Abdullah Al-Adhid Li Dinillah

العاضد لدين الله
1160 – 1171


Khalifah di Kordoba (929–1031)

[sunting
|
sunting sumber]

Setelah Wangsa Umayyah yang berkuasa di Damaskus digulingkan oleh Wangsa Abbasiyah pada tahun 750, keturunan mereka yang tersisa meninggalkan tempat kekuasaan lama mereka dan berkuasa di semenanjung Iberia (kawasan Spanyol dan Portugal modern). Meski ‘Abdurrahman III sebagai khalifah pertama di Kordoba merupakan keturunan para Khalifah Umayyah yang berkuasa di Syam, para khalifah Kordoba tidak dimasukkan dalam daftar khalifah utama. Hal ini karena dari berakhirnya kekuasaan Umayyah di Damaskus sampai tahun 929, anggota Wangsa Umayyah pada umumnya mengakui Wangsa Abbasiyah sebagai pemimpin dunia Islam yang sah.[iv]
Mereka sendiri awalnya menggunakan gelar ‘amir’ atau ‘sultan’ saat berkuasa di Andalusia. Namun pada tahun 929 (hampir dua abad setelah kekuasaan Umayyah di Damaskus runtuh), ‘Abdurrahman III baru menyatakan dirinya sebagai khalifah, sehingga klaimnya tidak tersambung dengan para khalifah leluhurnya. Sebagaimana khalifah lain, Khalifah di Kordoba juga mengklaim kepemimpinan atas seluruh dunia Islam, meski secara
de facto
kekuasaannya hanya berkisar di Andalusia dan Maghrib.

Khalifah di Kordoba hanya bertahan selama satu abad. Selama rentang waktu tersebut, tampuk kekhalifahan dipegang oleh Wangsa Umayyah dan Wangsa Hammud.

Nama Masa kekuasaan Dinasti
‘Abdurrahman III

عبد الرحمن الثالث
sixteen Januari 929 – 15 Oktober 961 Umayyah
Al-Hakam II

الْحُكْمِ
15 Oktober 961 – sixteen Oktober 976 Umayyah
Hisyam II

ھشام
(periode pertama)
16 Oktober 976–1009 Umayyah
Muhammad 2

محمد الثاني
1009 Umayyah
Sulaiman II

سلیمان الثاني
(periode pertama)
1009–1010 Umayyah
Hisyam Ii

ھشام
(periode kedua)
1010 – 19 April 1013 Umayyah
Sulaiman Two

سلیمان الثاني
(periode kedua)
1013–1016 Umayyah
Ali bin Hammud an-Nasir

علي بن حمودالناصر
1016 — 22 Maret 1018 Hammud
‘Abdurrahman 4

عبد الرحمن
1018 Ummayah
Al-Qasim al-Ma’mun

القاسم المعمون
(periode pertama)
1018–1021 Hammud
Yahya bin ‘Ali

يحي بن علي
(periode pertama)
1021–1023 Hammud
Al-Qasim al-Ma’mun

القاسم المعمون
(periode kedua)
1023 Hammud
‘Abdurrahman V

عبدالرحمٰن الخامس
1023–1024 Umayyah
Muhammad III

محمد الثالث
1024–1025 Umayyah
Yahya bin ‘Ali

يحي بن علي
(periode kedua)
1025–1026 Hammud
Hisyam Iii

هشام الثالث
1026–1031 Umayyah


Wangsa Muwahhidun (1145–1269)

[sunting
|
sunting sumber]

Dinasti Muwahhidun (hijau) pada tahun 1200

(Tidak diterima secara luas, kekuasaan yang sebenarnya adalah bagian dari Afrika Utara dan Semenanjung Iberia)
[5]
[6]

  • Abd al-Mu’min – 1145–1163
  • Abu Yaqub Yusuf – 1163–1184
  • Yaqub al-Mansur – 1184–1199
  • Muhammad an-Nasir – 1199–1213
  • Yusuf Two – 1213–1224
  • Abdul-Wahid I – 1224
  • Abdullah al-Adil 1224–1227
  • Yahya – 1227–1235
  • Idris I – 1227–1232
  • Abdul-Wahid Ii – 1232–1242
  • Ali – 1242–1248
  • Umar – 1248–1266
  • Idris II – 1266–1269


Kekhalifahan Syarif (1924)

[sunting
|
sunting sumber]

Peta dengan wilayah kekhalifahan berwarna hijau dan wilayah hijaz saat ini berwarna merah.

Upaya terakhir untuk mengembalikan kekhalifahan dengan pengakuan ekumenis dilakukan oleh Syarif Husain, RajaHijaz dan Syarif Makkah, yang memimpin pada 11 Maret 1924 sampai 3 Oktober 1924, ketika ia meninggal dan tahta tersebut turun kepada anaknya Ali bin Husain, tetapi anaknya tidak ingin menerapkan kekhalifahan.[7]

Lihat pula

[sunting
|
sunting sumber]

  • Khalifah
  • Kekhalifahan
  • Amir
  • Sejarah Islam
  • Khilafah
  • Hazrat Muhammad
  • Shah
  • Syaikh al-Islam
  • Syi’ah
  • Suksesi Muhammad
  • Sultan
  • Sunni

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    Wasserstein, David (1993).
    The Caliphate in the West: An Islamic Political Institution in the Iberian Peninsula
    (snippet view). Oxford: Clarendon Press. hlm. 11. ISBN 978-0-nineteen-820301-8. Diakses tanggal
    5 September
    2010
    .





  2. ^

    Lane-Poole 2004, p. 71

  3. ^

    Bosworth 2004, p. 63

  4. ^


    O’Callaghan, J. F. (1983).
    A History of Medieval Spain. Ithaca: Cornell Academy Press. hlm. 119.





  5. ^

    Lane-Poole 2004, p. 47

  6. ^

    Bosworth 2004, p. 39

  7. ^

    Bosworth 2004, p. 118

Bibliografi

[sunting
|
sunting sumber]

  • Bosworth, Clifford Edmund (2004) [Get-go published 1996].
    The New Islamic Dynasties: A Chronological and Genealogical Manual. New Edinburgh Islamic Surveys (edisi ke-2nd). Edinburgh Academy Printing. ISBN 978-0-7486-2137-8. OCLC 56639413.



  • Houtsma, M. Th.; Wensinck, A. J. (1993).
    Due east.J. Brill’south Outset Encyclopaedia of Islam 1913–1936
    (Reprint). Book Nine. Leiden: BRILL. ISBN 978-90-04-09796-4.



  • Lane-Poole, Stanley (1894).
    The Mohammedan Dynasties: Chronological and Genealogical Tables with Historical Introductions. Westminster: Archibald Constable and Visitor. OCLC 1199708.





Nama Nama Khalifah Yang Memimpin Bani Abbasiyah

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_khalifah

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …