Karakteristik Dalam Karya Seni Teater Adalah

Karakteristik Dalam Karya Seni Teater Adalah

Jakarta

Menonton pertunjukan
drama
tentunya menjadi salah satu sarana hiburan bagi beberapa orang. Terlebih, drama juga kerap mengangkat cerita dalam kehidupan sehari hari.

Pengertian drama sendiri merujuk kepada jenis kesusastraan yang biasanya ditulis untuk ditampilkan. Secara singkat, drama adalah karya seni berupa dialog yang dipentaskan.

Drama memiliki ciri ciri umum. Tidak semua pementasan dapat disebut sebagai drama.

one. Ada pemeran tokoh cerita (aktor)

Pemeran tokoh cerita merupakan mereka yang melakoni drama tersebut. Aktor inilah yang nantinya akan menghidupkan cerita dan menjalankan dialog serta adegan.

2. Didominasi oleh dialog dalam bentuk lisan

Semua yang ditulis di naskah drama nantinya akan ditampilkan oleh aktor atau tokoh dalam bentuk lisan. Dialog dalam bentuk lisan ini membuat drama lebih mudah untuk dipahami.

3. Gerak, mimik, dan suara dipentaskan secara bersamaan

Melakoni suatu tokoh dalam drama tentunya tidak bisa sembarangan. Dalam pelaksanaannya, sang aktor harus mampu berakting seekspresif mungkin sesuai dengan apa yang ditulis di naskah.

iv. Terdapat adegan

Babak dan adegan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari ciri umum drama. Terlebih adegan dalam satu drama ditampilkan, hanya bisa dilakukan sekali tanpa pengulangan.

5. Terdapat panggung pementasan

Panggung pementasan merupakan sarana wajib yang harus dimiliki dalam drama. Pada panggung inilah nantinya para aktor berlakon sesuai dengan apa yang telah ditulis di naskah.

half dozen. Terdapat properti pendukung

Drama ditampilkan dipentaskan secara langsung di atas panggung. Pementasan tersebut tentunya membutuhkan berbagai properti untuk menunjang suasana serta alur cerita yang dipentaskan.

Selain ciri ciri umum, drama juga memiliki karakteristik. Dalam kaitannya, sebuah drama menyangkut dua aspek.

Mengutip buku Teori Sastra karya Juwati, G. Pd., kedua aspek tersebut yakni aspek pementasan cerita sebagai bagian dari sastra dan aspek pementasan yang berhubungan erat dengan seni teater. Kedua aspek ini memiliki keterikatan tersendiri.

Dalam pementasan, terdapat banyak unsur yang mendukung berjalannya drama. Unsur tersebut menjadi ciri khas atau karakter tersendiri pada bentuk karya sastra drama.

Untuk itu, penting untuk memahami unsur atau karakteristik pada drama. Berikut merupakan karakteristik karya sastra drama:

ane. Babak

Nama lain dari babak yaitu episode, namun pada
drama
penyebutannya lebih kepada babak. Setiap babak akan membentuk kebutuhan kisah.

Agar memudahkan pekerjaan para awak pentas, pengarang memberikan petunjuk kepada mereka dengan cara menyatukan semua peristiwa yang terjadi di suatu tempat pada satu urutan waktu dalam satu babak. Singkatnya, suatu babak dalam naskah drama adalah bagian dari naskah drama itu yang merangkum peristiwa di satu tempat pada urutan waktu tertentu.

2. Adegan

Suatu babak dibagi lagi ke dalam adegan adegan. Adegan ini bagian dari babak yang batas waktunya ditentukan oleh perubahan peristiwa datangnya atau perginya tokoh cerita ke atas pentas.

3. Prolog

Prolog memiliki pengertian bagian naskah yang ditulis pengarang pada bagian awal. Prolog biasa disebut sebagai pengantar naskah.

iv. Monolog

Percakapan seorang tokoh dengan dirinya sendiri disebut sebagai monolog. Biasanya monolog ini bertujuan agar kita mengetahui persoalan yang dialami oleh sang tokoh.

five. Dialog

Dialog adalah bagian dari naskah drama yang berupa percakapan antara satu tokoh dengan yang lainnya. Kedudukan dialog ini sangat penting, jika tidak ada dialog maka suatu karya sastra tidak dapat digolongkan ke dalam karya sastra drama.

6. Epilog

Epilog merupakan kata penutup yang mengakhiri pementasan drama. Biasanya epilog digunakan untuk merumuskan isi pokok sebuah drama.

7. Mimik

Mimik adalah ekspresi atau gerak gerik air muka untuk menggambarkan emosi yang sedang dirasakan oleh sang tokoh.

8. Pantomim

Pantomim merupakan gerak gerik anggota badan dalam menggambarkan suatu emosi yang sedang dialami tokoh.

Baca :   Model Rok Panjang Anak Perempuan Terbaru

9. Pantomimik

Gerak gerik anggota tubuh yang dipadukan dengan ekspresi air muka saat menggambarkan satu situasi yang diperankan oleh tokoh disebut sebagai pantomimik.

Itulah pengertian
drama,

ciri umum beserta karakteristiknya. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan.

Simak Video “KNPI Ingin Kembalikan Karakteristik Kepemudaan Indonesia

(lus/lus)

Melanjutkan Contoh Soal dan Jawaban Seni Budaya Kelas XI Semester 2 Pilihan Ganda bagian kelima (soal nomor 61-70), bagian kelima tulisan ini, berisikan materi PG tentang “Apresiasi Seni Teater Nontradisional Nusantara”.

Baca juga materi yang sama dalam bentuk essay/uraian: Contoh Soal dan Jawaban Seni Budaya Kelas XI Semester 2 Essay (Part-four)

Berikut ini soal PG Seni Budaya dengan jawaban, dimulai dari soal nomor 71 sampai dengan 80. 71. Tempat, ruang, dan waktu merupakan unsur… a. tata dekorasi b. isi naskah c. tema d. setting cerita e. struktur plot Jawaban: d 72. Hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan struktur lakon adalah…. a. urutan plot b. urutan konflik c. setting cerita d. konflik e. karakteristik Jawaban: e 73. Penulisan gagasan pembuatan karya teater diawali dengan menentukan…. a. tema b. karakteristik c. lakon d. setting e. struktur Jawaban: a 74. Struktur plot adalah susunan…. a. adegan b. jalan cerita c. panggung d. konflik e. struktru plot Jawaban: b 75. Karakteristik adalah… a. lakon b. pencipta tokoh c. pameran d. penggambaran watak eastward. pemilihan plot Jawaban: d 76. Berikut ini merupakan tokoh-tokoh kontemporer, kecuali… a. W.South. Rendra b. Iwan Simatupang c. Putu Wijaya d. Umar Ismail e. Arifin C. Noer Jawaban: d 77. Berikut ini merupakan keunikan teater kontemporer, yaitu…. a. naskah sudah ada b. penuh falsafah c. cerita lebh bervariasi d. perencanaan lebih kompleks e. tidak lagi mengandalkan tari dan lagu Jawaban: b 78. Alur cerita dapat disebut…. a. plot b. setting c. cerita d. perwatakan e. penokohan Jawaban: a 79. Pesan yang disampaikan dalam setiap pertunjukkan adalah…. a. pesan moral b. kesan cerita c. nilai akhlak d. nilai material east. nilai spiritual Jawaban: a 80. Cerita malin kundang yang durhaka memiliki nilai moral yang… a. tinggi b. rendah c. sedang d. panjang east. sepadan Jawaban: b

Lanjut ke soal nomor 81-ninety => contoh soal dan jawaban Seni Budaya Kelas xi Semester 2 bagian ketujuh

Perluasan Ganjil Genap Djakarta di 25 Ruas Jalan, Efektif Atasi Kemacetan?


Perbesar

Selama 120 menit, penikmat seni dapat menyaksikan kisah kesetiaan putri dari Raja Mandraka, Savitri. Awalnya Savitri menjalankan tradisi kerajaan Mandraka, yang juga dilakukan ibunya, yaitu dengan pergi berkelana mencari calon suami. (Bambang E. Ros/Fimela)

Liputan6.com, Jakarta
Pengertian teater adalah jenis kesenian pertunjukan drama yang dipentaskan di atas panggung. Secara spesifik, pengertian teater merupakan sebuah seni drama yang menampilkan perilaku manusia dengan gerak, tari, dan nyanyian yang disajikan lengkap dengan dialog dan akting.

Secara etimologis, kata “teater” berasal dari bahasa Inggris “theatre” dan bahasa Yunani “theaomai” yang berarti takjub melihat dan mendengar. Namun secara umum, pengertian teater adalah suatu kegiatan manusia dalam menggunakan tubuh atau benda-benda yang dapat digerakan. Ada suara, musik dan tarian sebagai media untuk ekspresi cita, rasa, dan karsa seni, misalnya opera, sendratari, berbagai jenis wayang, ludruk, dll.

Teater juga dapat dikatakan sebagai manifestasi dari aktivitas naluriah, seperti anak-anak bermain sebagai dokter dan pasien atau bermain perang-perangan. Selain itu teater juga sebagai pembentukan strata sosial kemanusiaan yang berhubungan dengan masalah ritual, seperti upacara adat atau kenegaraan. Dalam sebuah teater ada berbagai jenis dan unsur-unsur yang perlu untuk dipahami.

Berikut ini penjelasan mengenai pengertian teater menurut para ahli, karakteristik, fungsi, hingga jenis-jenisnya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (16/nine/2021).

Baca :   Wanita Terseksi Di Dunia Sepanjang Masa


Perbesar

“Lakon ini diproduksi di gedung pertunjukan, tanpa disaksikan secara langsung oleh para penikmat seni. Karena, apapun kondisinya, kami selalu berjuang dan berkarya, tanpa mengenal titik, selalu koma,” ujar Northward. Riantiarno selaku sutradara. (Bambang Eastward. Ros/Fimela)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian teater adalah gedung atau ruangan tempat pertunjukan film, sandiwara, dan sebagaianya. Namun ada pendapat lain mengenai pengertian teater dari para ahli, diantaranya:

Balthazar Vallhagen

Pengertian teater adalah seni drama yang melukiskan mengenai sifat serta watak manusia dengan melalui gerakan.

Moulton

Pengertian teater adalah suatu kisah hidup yang digambarkan atau diilustrasikan di dalam bentuk gerakan atau disebut dengan life presented in activeness.

Anne Civardi

Pengertian teater adalah suatu seni drama yang menceritakan mengenai sebuah kisah dengan melalui kata-kata serta gerakan.

RMA. Harymawan

Pengertian teater adalah aktivitas melakukan kegiatan atau aktivitas di dalam seni pertunjukan (to act) sehingga kemudian tindak tanduk pemain di atas pentas disebut dengan sebutan acting.

Seni Handayani dan Wildan

Pengertian teater adalah suatu bentuk karangan yang berpijak di dua cabang kesenian, yaitu seni sastra serta seni pentas.


Perbesar

Benyamin Sueb bukan hanya sekadar nama, sosok seniman asli Betawi ini merupakan legenda di dunia perfilman dan seni tarik suara. Foto: Istimewa.

Berikut ini terdapat beberapa karakteristik teater, antara lain:

ane. Pada seluruh cerita berbentuk dialog, baik pada tokoh maupun narator. semua ucapan ditulis dalam sebuah teks.

2. Semua dialog tidak menggunakan sebuah tanda petik (“…”). Dialog drama bukan sebuah kalimat langsung. Oleh sebab itu, naskah drama tidak memakai sebuah tanda petik.

iii. Naskah drama dilengkapi sebuah petunjuk tertentu yang harus dilakukan tokoh pemerannya. Petunjuk ditulis dalam tanda kurung (…) atau dengan memberikan suatu jenis huruf yang berbeda dengan huruf dialog.

4. Naskah drama terletak diatas dialog atau disamping kiri dialog.


Perbesar

“Teater Koma merupakan satu kelompok seni yang produktif berkarya dan menghadirkan lakon dengan pesan moral yang patut diteladani selama 44 tahun,” ungkap Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation. (Bambang E. Ros/Fimela)

Adapun beberapa fungsi teater, antara lain:

1. Teater sebagai Sarana Upacara

Pada awal munculnya, teater hadir sebagai sarana upacara persembahan kepada dewa Dyonesos dan upacara pesta untuk dewa Apollo. Teater yang  berfungsi untuk kepentingan upacara tidak membutuhkan penonton karena  penontonnya adalah bagian dari peserta upacara itu sendiri. Di Republic of indonesia seni teater yang dijadikan sebagai sarana upacara dikenal dengan istilah teater tradisional.

2. Teater sebagai Media Ekspresi

Teater merupakan salah satu bentuk seni dengan fokus utama pada laku dan dialog. Berbeda dengan seni musik yang mengedepankan aspek suara dan seni tari yang menekankan pada keselarasan gerak dan irama. Dalam praktiknya, Seniman teater akan mengekspresikan seninya dalam bentuk gerakan tubuh dan ucapan-ucapan.

3. Teater sebagai Media Hiburan

Dalam perannya sebagai sarana hiburan, sebelum pementasannya sebuah teater itu harus dengan persiapkan dengan usaha yang maksimal. Sehingga harapannya penonton akan terhibur dengan pertunjukan yang digelar.

iv. Teater sebagai Media Pendidikan

Teater adalah seni kolektif, dalam artian teater tidak dikerjakan secara individual. Melainkan untuk mewujudkannya diperlukan kerja tim yang harmonis. Jika suatu teater dipentaskan diharapkan pesan-pesan yang ingin diutarakan penulis dan pemain tersampaikan kepada penonton. Melalui pertunjukan biasanya manusia akan lebih mudah mengerti nilai baik buruk kehidupan dibandingkan hanya membaca lewat sebuah cerita.


Perbesar

Raise of the Crimson Lantern merupakan pertunjukan teater yang menggabungkan seni balet dan kebudayaan China (Liputan6.com/Nurul Basmalah).

Unsur-unsur yang terdapat dalam seni teater dibedakan menjadi dua, yaitu unsur internal teater dan unsur eksternal teater. Berikut ini penjelasannya :

1. Unsur Internal Teater

Baca :   Sebutkan Properti Yang Digunakan Dalam Tari Gantar

Unsur internal merupakan unsur yang menyangkut tentang bagaimana keberlangsungan pementasan suatu teater. Tanpa unsur internal tidak akan ada suatu pementasan teater. Unsur internal yang terdapat dalam seni teater ialah:

a. Naskah atau skenario.

b. Pemain atau pemeran atau tokoh.

c. Sutradara.

d. Properti.

e. Penataan.

f. Seluruh pekerja yang terkait dengan pendukung pementasan teater, antara lain: tata rias, tata busana, tata lampu dan tata suara.

ii. Unsur Eksternal Teater

Unsur eksternal teater adalah unsur yang mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan hal-hal yang dibutuhkan dalam sebuah pementasan. Unsur eksternal di antaranya, yaitu:

a. Staf produksi

Staf produksi adalah sekelompok tim atau individual yang berkenaan dengan pimpinan produksi sampai semua bagian yang ada di bawahnya. Adapun tugasnya sebagai berikut:

one) Produser/pimpinan produksi.

2) Mengurus semua hal tentang produksi.

iii) Menetapkan personal (petugas), anggaran biaya, fasilitas, programme kerja, dan lain sebagainya.

b. Sutradara atau derektor

Adapun tugas sutradara sebagai berikut:

1) Pembawa sekaligus pengarah jalannya naskah.

2) Koordinator semua pelaksanaan yang menyangkut pementasan.

three) Mencari dan menyiapkan aktor.

4) Menyiapkan makeup dan juga men-setting segala sesuatu yang dipegang oleh bagian desainer beserta kru.

c. Stage director

Adapun tugas stage managing director sebagai berikut:

1) Pemimpin dan penanggung jawab panggung.

2) Membantu sutradara.

d. Desainer

Menyiapkan semua aspek visual yang menyangkut setting tempat atau suasana, properti atau perlengkapan pementasan, kostum, tata lampu dan pencahayaan, serta perlengkapan lain (seperti sound).

eastward. Coiffure

Crew merupakan pemegang divisi dari setiap sub yang dipegang bagian desainer, di antaranya bagian pentas/tempat, bagian tata lampu (lighting), bagian perlengkapan, dan tata musik.


Perbesar

Raise of the Red Lantern merupakan pertunjukan teater yang menggabungkan seni balet dan kebudayaan Mainland china (Liputan6.com/Nurul Basmalah).

Dalam pertunjukan seni teater dikenal ada beberapa jenis pertunjukan teater, antara lain:

1. Teater Boneka

Pertunjukan boneka telah dilakukan sejak zaman kuno, sisa peninggalannya ditemukan di makam-makam india kuno, Mesir dan Yunani. Boneka sering dipakai untuk menceritakan legenda atau kisah-kisah religius. Berbagai jenis bonek dimainkan dengan cara yang berbeda. Boneka tangan dipakai di tangan sementara boneka tongkat digerakkan dengan tongkat yang dipegang dari bawah, marionette atau boneka tali digerakkkan dengan cara menggerakkan kayu silang tempat tali boneka diikatkan.

2. Drama Musikal

Merupakan pertunjukan teater yang menggabungkan seni menyayi, menari dan akting. Drama musikal mengedepankan unsur musik, nyanyi dan gerak dari pada dialog para pemainnya. Di panggung Broadway jenis pertunjukan ini sangat terkenal dan biasa disebut dengan pertunjukan kabaret.

3. Teater Gerak

Teater gerak merupakan pertunjukan teater yang unsur utamanya ialah herak dan ekspresi wajah serta tubuh pemainnya. Penggunaan dialog sangat dibatasi atau bahkan dihilangkan seperti dalam pertunjukan pantomim klasik. Teater gerak, tidak dapat diketahui dengan pasti kelahirannya tetapi ekspresi bebas seniman teater terutama dalam hal gerak menemui puncaknya dalam masa commedia del’arte di Italia.

four. Teater Dramatik

Istilah dramatik digunakan untuk menyebut pertunjukan teater yang berdasar pada dramatika lakon yang dipentaskan. Dalam teater dramatik, perubahan karakter secara psikologis sangat diperhatikan dan situasi cerita serta latar belakang kejadian dibuat sedetil mungkin.

5. Teaterikalisasi Puisi

Jenis teater berikutnya adalah teaterikalisasi puisi yang berdasarkan pada sebuah karya puisi. Puisi ini nanti akan dibacakan di dalam teatrikal, dan bahan dasar dari teater ini adalah mementingkan estetika puitik di atas pentas. Tata panggung pada nantinya akan dirancang sedemikian pula guna menegaskan makna dari puisi yang dibaca. Teaterikalsasi puisi merupakan kesempatan seniman dalam mengungkapkan ekspresi lewat puisi yang ditunjukkan dalam lakon serta tata artistik yang ada di atas pentas.

Lanjutkan Membaca ↓

Karakteristik Dalam Karya Seni Teater Adalah

Source: https://sepuluhteratas.com/karakteristik-dalam-karya-seni-teater-adalah-a-lakon

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …