Jelaskan Proses Inspirasi Pada Pernapasan Dada

Jelaskan Proses Inspirasi Pada Pernapasan Dada

Jelasakan proses inspirasi dan ekspirasi pada pernapasan dada!

Mau dijawab kurang dari 3 menit? Coba
roboguru plus!

Pernapasan dada
merupakan mekanisme pernapasan menggunakanotot antar tulang rusuk

Mekanisme inspirasi pernapasan dada

Otot antar tulang rusuk berkontraksi → tulang rusuk terangkat → volume rongga dada membesar → paru-paru mengembang → tekanan udara dalam paru-paru rendah → udara masuk

Mekanisme ekspirasi pernapasan dada

Otot antar tulang rusuk relaksasi → tulang rusuk turun → volume rongga dada mengecil → paru-paru mengempis → tekanan udara dalam paru-paru tinggi → udara keluar

Pernapasan perut merupakan mekanisme pernapasan menggunakan
otot diafragma

Mekanisme inspirasi pernapasan perut

Otot diafragma berkontraksi → diafragma mendatar → volume rongga dada membesar → paru-paru mengembang → tekanan udara dalam paru-paru rendah → udara masuk

Mekanisme ekspirasi pernapasan dada

Otot diafragma relaksasi → diafragma melengkung → volume rongga dada mengecil → paru-paru mengempis → tekanan udara dalam paru-paru tinggi → udara keluar

Lihat Foto

Ilustrasi pernapasan

KOMPAS.com
– Pernapasan adalah kegiatan mengambil udara (inspirasi) dan mengeluarkan udara (ekspirasi) melalui alat-alat pernapasan.

Pernapasan juga bisa didefinisikan sebagai pertukaran gas antara sel dengan lingkungan.

Pernapasan dibagi menjadi dua, yakni pernapasan dada dan pernapasan perut.

Kedua jenis pernapasan tersebut memiliki beberapa perbedaan, salah satunya adalah pernapasan dada terjadi ketika otot antar tulang rusuk berkontraksi, sedangkan pernapasan perut terjadi ketika otot diafragma berkontraksi.

Dilansir dari Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, proses pernapasan dada melalui dua tahap, yakni inspirasi dan ekspirasi.

Baca juga: 5 Fungsi Proses Pernapasan bagi Tubuh

1. Inspirasi (Mengambil udara)

Berikut adalah urutan proses inspirasi pernapasan dada yang benar:

  • Otot tulang rusuk dan diafragma berkontraksi.
  • Volume rongga dada dan paru-paru meningkat ketika diafragma bergerak turun ke bawah dan sangkar tulang rusuk membesar.
  • Tekanan udara dalam paru-paru turun di bawah tekanan udara atmosfer.
  • Udara mengalir ke dalam paru-paru.
Baca :   Sebuah Kawat Penghantar Memiliki Panjang 12 M

2. Ekspirasi (Mengeluarkan udara)

Berikut adalah urutan proses ekspirasi pernapasan dada yang benar:

  • Otot tulang rusuk dan diafragma berelaksasi.
  • Volume rongga dada dan paru-paru mengecil ketika diafragma bergerak naik dan sangkar tulang rusuk mengecil.
  • Tekanan udara dalam paru-paru naik melebihi tekanan udara atmosfer.
  • Udara mengalir keluar dari paru-paru.

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian bring together. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berikutnya

“Hal paling mendasar yang membedakan pernapasan dada dan perut adalah mekanismenya. Pada pernapasan dada, mekanismenya menggunakan otot-otot tulang rusuk. Sementara pernapasan perut, mekanismenya menggunakan otot-otot diafragma, yaitu di antara rongga dada dan perut.”

Halodoc, Jakarta – Setiap manusia memerlukan oksigen yang diperoleh melalui proses pernapasan agar tetap hidup. Ada dua jenis teknik pernapasan yang bisa kamu lakukan, yaitu teknik pernapasan dada dan pernapasan perut. Teknik pernapasan dada adalah proses pernapasan yang selama ini kamu lakukan.

Kendati demikian, teknik pernapasan juga tak kalah penting untuk kamu coba pelajari. Pasalnya, teknik pernapasan perut dinilai mampu mengoptimalkan pertukaran oksigen dan karbon dioksida dalam tubuh. Lantas, sebenarnya apa sih yang membedakan antara teknik pernapasan dada dan teknik pernapasan perut? Yuk ketahui perbedaan antara pernapasan dada dan pernapasan perut berikut ini.

Baca juga:
Mengenal Fungsi Organ Pernapasan Manusia

Perbedaan Mekanisme Pernapasan Dada dan Perut

Perbedaan yang paling mendasar dari kedua teknik pernapasan ini adalah mekanismenya. Supaya tidak bingung, berikut perbedaan mekanisme pernapasan dada dan perut:

ane. Mekanisme Pernapasan Dada

Pernapasan dada yang selama ini kamu lakukan bekerja dengan mengandalkan pergerakan otot-otot di antara tulang rusuk. Prosesnya dimulai ketika otot di antara tulang rusuk mengembang saat kamu menghirup udara (inspirasi) dan mengempis kembali (relaksasi) setelah mengembuskan udara. Perlu kamu ketahui bahwa otot antar tulang rusuk dan diafragma bekerja dengan mekanisme yang berlawanan.

Baca :   Karya Seni Rupa Yang Memiliki Fungsi Praktis Yaitu

Artinya, saat otot tulang rusuk berkontraksi, diafragma akan berelaksasi, dan berlaku sebaliknya. Nah, berikut proses terjadinya pernapasan dada:

  • Saat menarik napas terjadi kontraksi otot interkostal sehingga tulang rusuk pun terangkat dan rongga dada membesar.
  • Paru-paru kemudian mengembang dan tekanan udara dalam paru-paru rendah sehingga udara dari luar masuk ke paru-paru.
  • Otot diafragma kemudian berelaksasi sehingga perut dalam keadaan datar
  • Saat membuang napas, otot interkostal berelaksasi sehingga tulang rusuk kembali ke posisi semula dan rongga dada mengecil.
  • Paru-paru kemudian ikut mengecil dan tekanan udara dalam paru-paru menjadi tinggi sehingga karbondioksida keluar dari paru-paru.
  • Hal ini menyebabkan otot diafragma berkontraksi dan perut mengembang.

Baca juga:
Jenis-Jenis Pernapasan Manusia yang Perlu Diketahui

2. Mekanisme Pernapasan Perut

Perbedaan yang paling mencolok antara mekanisme pernapasan dada dengan pernapasan perut, terletak pada bagian otot yang bekerja saat proses respirasi atau pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Jika pernapasan dada menggunakan otot-otot tulang rusuk, maka pernapasan perut melibatkan otot-otot diafragma yang terletak di antara rongga dada dan perut.

Nah, pada pernapasan perut, otot diafragma akan berkontraksi saat proses inspirasi dan berelaksasi saat mengeluarkan udara. Berikut proses pernapasan perut yang menggunakan otot diafragma:

  • Udara dihirup melalui hidung lalu menahannya beberapa saat buang membuang udara lewat mulut.
  • Selama menarik napas dari hidung, pastikan mulut tertutup untuk menahan bagian dada tetap datar sehingga diafragma bisa berkontraksi.
  • Hal ini ditunjukkan dengan posisi perut yang lebih condong ke depan atau mengembang. Kamu juga harus merasakan udara masuk mengisi perut.
  • Kemudian, embuskan udara secara perlahan melalui mulut.

Selama proses inspirasi rongga dada mengembang, tetapi otot bagian luar tulang rusuk akan berkontraksi sehingga diafragma pun ikut mengembang. Nah, proses inilah yang memudahkan oksigen untuk langsung masuk ke dalam perut. Ketika pertukaran udara sedang berlangsung dan karbon dioksida siap dikeluarkan, diafragma akan mulai mengendur diikuti dengan otot tulang rusuk dan rongga dada yang mengempis.

Baca :   Konflik Yang Selalu Memuncak Dalam Lakon Teater Disebut

Mana yang Lebih Efektif?

Teknik pernapasan yang selama ini kamu lakukan adalah teknik pernapasan dada. Pada pengidap PPOK, pernapasan dada mungkin dapat menyulitkan pengidap dalam mengalirkan oksigen sehingga cenderung menyebabkan sesak napas. Ini karena pernapasan yang bertumpu pada otot dada dapat membatasi suplai oksigen dan membuat oksigen terperangkap di paru-paru akibat mengempisnya diafragma.

Beda halnya dengan teknis pernapasan perut. Otot diafragma yang berkontraksi mampu memberikan lebih banyak ruang untuk rongga dada mengembang. Dengan begitu, paru-paru bisa terisi oksigen lebih maksimal. Meski pernapasan perut dinilai lebih efektif, bukan berarti pernapasan dada tidak punya manfaat kesehatan.

Baca juga:
5 Latihan Pernapasan Ini Bisa Tingkatkan Fungsi Paru-Paru

Kesimpulannya, kedua teknik pernapasan tersebut sama baiknya. Namun, untuk memaksimalkan suplai oksigen, lakukan teknik pernapasan perut minimal 10 kali sehari untuk mendapatkan manfaatnya. Jika kamu mengalami masalah pernapasan, segera hubungi dokter melalui aplikasi
Halodoc
untuk mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat. Jangan tunda untuk bertanya pada dokter sebelum kondisinya semakin memburuk. Download aplikasi
Halodoc
sekarang juga!

Referensi:
National Heart, Lung, and Blood Institute. Diakses pada 2021. How the Lungs Piece of work.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2021. Learning diaphragmatic breathing.
Cleveland. Dispensary. Diakses pada 2021. Diaphragmatic Breathing.
Spider web Doc. Diakses pada 2021. Chest Hurting.

Jelaskan Proses Inspirasi Pada Pernapasan Dada

Source: https://apayangkamu.com/jelaskan-proses-inspirasi-pada-pernapasan-dada-dan-pernapasan-perut

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …