MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) diresmikan pada tanggal 1 Januari 2016, MEA merupakan bentuk integrasi ekonomi Asean dalam artian adanya organization perdagaangan bebas antara negara-negara association of southeast asian nations. Republic of indonesia dan sembilan negara anggota Association of southeast asian nations lainnya telah menyepakati perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau Association of southeast asian nations Economical Community (AEC).

Pada KTT Bali pada bulan Oktober 2003, para pemimpin Association of southeast asian nations menyatakan bahwa Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan menjadi tujuan dari integrasi ekonomi regional pada tahun 2020, Association of southeast asian nations Security Customs dan Komunitas Sosial-Budaya ASEAN dua pilar yang tidak terpisahkan dari Komunitas ASEAN. Semua pihak diharapkan untuk bekerja secara yang kuat dalam membangun Komunitas ASEAN pada tahun 2020.

Selanjutnya, Pertemuan Menteri Ekonomi Asean yang diselenggarakan pada bulan Agustus 2006 di Kuala Lumpur, Malaysia, sepakat untuk memajukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan target yang jelas dan jadwal untuk pelaksanaan.

Pada KTT Association of southeast asian nations ke-12 pada bulan Januari 2007, para Pemimpin menegaskan komitmen mereka yang kuat untuk mempercepat pembentukan Komunitas ASEAN pada tahun 2015 yang diusulkan di Association of southeast asian nations Visi 2020 dan ASEAN Concord Ii, dan menandatangani Deklarasi Cebu tentang Percepatan Pembentukan Komunitas Association of southeast asian nations pada tahun 2015 Secara khusus, para pemimpin sepakat untuk mempercepat  pembentukan Komunitas Ekonomi Association of southeast asian nations pada tahun 2015 dan untuk mengubah Association of southeast asian nations menjadi daerah dengan perdagangan bebas barang, jasa, investasi, tenaga kerja terampil, dan aliran modal yang lebih bebas.

Baca :   Model Diagram Interaksi Antar Pelaku Ekonomi

Kerjasama jika dilihat dari tujuannya adalah untuk mencapai sebuah hasil yang lebih besar. Hal tersebut berlaku pula dengan kerjasama yang terjalin antar negara, yaitu untuk mencapai hasil yang jauh lebih memberikan banyak manfaat baik dalam aspek ekonomi, politik, sosial budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Tentu setiap negara sadar akan kekurangan yang dimilikinya baik dalam keterbatasan sumber daya manusia maupun sumber daya energi, sehingga memaksa untuk bergantung pada negara lain melalui sebuah kerjasama internasional. Itulah alasan yang melatarbelakangi terbentuknya organisasi-organisasi dunia seperti OPEC, IMF, dan ASEAN. Mengenai ASEAN, organisasi ini lahir pada 8 Agustus 1967 yang digagas dan beranggotakan Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Kemudian perubahan keanggotaan mulai mengalami perkembangan setelah Brunei, Kamboja, Myanmar, dan Vietnam memutuskan untuk terlibat dalam keanggotaan.

Terbentuknya ASEAN merubah peta kekuatan ekonomi dunia yang sebelumnya dunia hanya berpusat pada Amerika dan Mainland china. Melalui ASEAN banyak kebijakan dan kesepakatan yang muncul membawa perubahan terhadap pertumbuhan ekonomi Asia, dan yang paling banyak dibicarakan hingga saat ini adalah MEA (Masyarakat Ekonomi Asia).

Didalam suatu kerja sama terutama dibidang ekonomi khususnya perdagangan, selalu terdapat dampak-dampak yang terjadi didalamnya, baik itu dampak positif maupun dampak negatif.

Dampak Positif yang dirasakan Indonesia dari adanya MEA adalah:

  1. Pada Sisi Perdagangan, menurut Santoso pada tahun 2008 Bagi Indonesia sendiri, MEA akan menjadi kesempatan yang baik karena hambatan perdagangan akan cenderung berkurang bahkan menjadi tidak ada. Hal tersebut akan berdampak pada peningkatan eskpor yang pada akhirnya akan meningkatkan GDP Indonesia.
  2. Pada Sisi Investasi, kondisi ini dapat menciptakan iklim yang mendukung masuknya Strange Straight Investment (FDI) yang dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi melalui perkembangan teknologi, penciptaan lapangan kerja, pengembangan sumber daya manusia (human capital) dan akses yang lebih mudah kepada pasar dunia.
  3. Pada Sisi Ketenagakerjaan terdapat kesempatan yang sangat besar bagi para pencari kerja karena dapat banyak tersedia lapangan kerja dengan berbagai kebutuhan akan keahlian yang beraneka ragam. Selain itu, akses untuk pergi keluar negeri dalam rangka mencari pekerjaan menjadi  lebih mudah bahkan bisa jadi tanpa ada hambatan tertentu. MEA juga menjadi kesempatan yang bagus bagi para wirausahawan untuk mencari pekerja terbaik sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Para tenaga kerja Indonesia juga dapat bekerja di negara anggota ASEAN dengan bebas dan sesuai dengan keterampilan yang dimilikinya.
Baca :   Soal Uts Kelas 3 Tema 5

Dampak Positif lainnya yaitu :

Dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Indonesia dapat menstabilkan perekonomian negara menjadi lebih baik.  Salah satu contohnya yaitu dengan adanya pasar bebas, barang indonesia dapat memperluas jangkauan ekspor dan impor tanpa ada biaya dan penahanan barang terlalu lama di bea cukai. Para investor dapat memperluas ruang investasinya tanpa ada batasan ruang antar negara anggota Association of southeast asian nations.

Para pengusaha akan semakin kreatif karena persaingan yang ketat, para tenaga kerja akan semakin meningkatakan tingkat profesionalitas dan bakat yang dimilikinya. Para penanam modal dari indonesia semakin jeli dalam memilih,dan banyak hal positif lainnya yang dapat di nikmati indonesia atas adanya Asean Economic Community 2015 mendatang.

Kita bangsa Indonesia akan mampu mengahadapi berbagai macam tantangan dalam menyambut datangnya era Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015.  Apabila kita mempunyai daya saing yang kuat, persiapan yang matang, produk-produk dalam negeri akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan kita mampu memanfaatkan kehadiran MEA 2015 untuk menikmati dampak positif bagi kepentingan bersama dan untuk kemakmuran rakyat indonesia.

Sedangkan Dampak Negatif yang dirasakan Indonesia sejak hadirnya MEA adalah:

  1. Pada Sisi Kompetisi, kompetisi akan muncul dengan banyaknya barang impor yang akan mengalir dalam jumlah banyak ke Indonesia yang akan mengancam industri lokal dalam bersaing dengan produk-produk luar negri yang jauh lebih berkualitas. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan defisit neraca perdagangan bagi Negara Indonesia sendiri.
  2. Pada sisi Ekploitasi, Exploitation dengan skala besar terhadap ketersediaan sumber daya alam oleh perusahaan asing yang masuk ke Indonesia sebagai negara yang memiliki jumlah sumber daya alam melimpah dibandingkan negara-negara lainnya. Tidak tertutup kemungkinan juga eksploitasi yang dilakukan perusahaan asing dapat merusak ekosistem di Republic of indonesia, sedangkan regulasi investasi yang ada di Indonesia belum cukup kuat untuk menjaga kondisi alam termasuk ketersediaan sumber daya alam yang terkandung.
  3. Pada Sisi Ketenagakarejaan, dampak negatif pada sisi ketenagakerjaan dapat dilihat dari sisi pendidikan dan produktivitas Indonesia masih kalah bersaing dengan tenaga kerja yang berasal dari Malaysia, Singapura, dan Thailand serta fondasi industri yang bagi Indonesia sendiri membuat Indonesia berada pada peringkat keempat di Association of southeast asian nations. Menurut Media Republic of indonesia, Kamis 27 Maret 2014, dengan adanya pasar barang dan jasa secara bebas tersebut akan mengakibatkan tenaga kerja asing dengan mudah masuk dan bekerja di Indonesia sehingga mengakibatkan persaingan tenaga kerja yang semakin ketat di bidang ketenagakerjaan.
Baca :   Sebutkan 3 Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Membaca Puisi

Itulah dampak-dampak yang ditimbulkan sejak diberlakukannya MEA pada tanggal ane Januari 2016.