Ciri Ciri Utama Kehidupan Masyarakat Pada Masa Bercocok Tanam Adalah

Ciri Ciri Utama Kehidupan Masyarakat Pada Masa Bercocok Tanam Adalah

Ciri ciri kehidupan manusia pada masa food producing terjadi pada masa batu baru atau zaman neolitikum sebagai tonggak kemajuan kehidupan manusia praaksara.

Kehidupan manusia sudah dimulai sejak ribuan tahun lalu. Dimana disetiap kehidupan manusia selalu terjadi perkembangan kehidupan yang berkembang dengan pesat dan baik. Manusia tidak pernah berhenti berfikir dalam menjalani kehidupannya agar berjalan dengan baik.

Perkembangan kehidupan manusia dapat dilihat pada pola memenuhi kebutuhan hidupnya. Mulai dari kehidupan manusia pada masa nutrient gathering ke kehidupan manusia pada masa food producing. Manusia telah berkembang dengan cukup pesat.

Kehidupan manusia pada masa food producing berbeda dengan kehidupan manusia pada masa food gathering. Perbedaan kehidupan manusia ini dapat dilihat pada ciri cirinya. Dimana kehidupan manusia pada masa food producing membedakannya dengan kehidupan manusia lainnya.

Lantas, apa ciri ciri kehidupan manusia pada masa food producing?

Pada kesempatan kali ini, Web log Pelajaran Sekolah akan membahas mengenai ciri ciri kehidupan manusia pada masa nutrient producing. Maka dari itu, bagi sobat yang ingin mengetahui mengenai materi ciri ciri kehidupan manusia pada masa food producing dapat membaca artikel ini sampai selesai untuk mengetahuinya.

Selamat Membaca!!!

Nutrient Producing Pada Masa Praaksara

Pengertian food producing adalah corak kehidupan manusia praaksara yang artinya memproduksi makanan secara mandiri. Hal ini berarti kehidupan manusia pada masa food producing tidak lagi bergantung terhadap alam dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Food producing muncul di nusantara pada zaman neolitikum atau zaman batu baru.

Gambar Zaman Neolitikum

Food producing pada zaman neolitikum merupakan tonggak awal kemajuan kehidupan manusia. Dimana food producing pada zaman sekarang merupakan perkembangan dari food producing terjadi pada masa neolitikum atau zaman batu baru.

Jenis Manusia Purba Yang Hidup Pada Masa Nutrient Producing

Sama halnya dengan kehidupan yang lainnya, bahwasannya pada masa food producing juga terdapat jenis manusia pendukungnya. Food producing dilakukan oleh manusia purba jenis Homosapiens ras Mongoloide. Selain itu, nutrient producing mulai ada pada zaman manusia purba jenis Austromelanosoide.

Baca :   Sebutkan Langkah Yang Perlu Diambil Untuk Menentukan Sasaran Promosi

Corak Kehidupan Masa Food Producing

Food producing juga disebut masa bercocok tanam. Walapun begitu, kehidupan manusia pada masa food producing tak hanya bercocok tanam atau bertani, tetapi juga berternak. Nutrient producing ada pada zaman neolitikum sudah dapat bertani dan berternak secara sederhana dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tersebut. Maka dari itu, nutrient producing ditandai dengan adanya pertanian dan peternakan.

Food producing dalam sejarah menjadi awal kehidupan manusia yang baru. Dimana kehidupan manusia sebelumnya harus nomaden pada masa food gathering, tetapi memasuki masa food producing manusia mulai hidup dengan cara menetap. Nah, itulah secara singkat mengenai food producing.

Ciri Ciri Kehidupan Manusia Pada Masa Nutrient Producing

Setiap kehidupan manusia memiliki ciri ciri tersendiri yang membedakannya dengan kehidupan manusia lainnya. Hal ini juga dapat menjadi penanda maupun pembeda pada kehidupan manusia, sehingga ketika mempelajarinya semakin mudah dan mengerti mengenai kehidupan manusia.

Dibawah ini ciri ciri kehidupan manusia purba pada masa food producing adalah sebagai berikut.

  • Kehidupan menetap pada manusia purba.
  • Manusia purba berkelompok.
  • Peralatan yang terbuat dari batu dan tulang yang sudah halus.
  • Masa bercocok tanam dan beternak.
  • Sistem kepercayaan manusia praaksara.

Itulah mengenai ciri ciri kehidupan pada masa food producing. Dibawah ini dijelaskan ciri kehidupan manusia pada zaman food producing adalah sebagai berikut.

Gambar Zaman Praaksara
Gambar Zaman Praaksara

Kehidupan Menetap Pada Manusia Purba

Pertama, ciri-ciri utama kehidupan masyarakat pada masa nutrient producing adalah kehidupan menetap.

Pada awalnya, kehidupan manusia purba adalah nomaden atau berpindah pindah tempat. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu, pada saat itu manusia masih bergantung terhadap alam. Sehingga, mereka belum dapat memproduksi makanannya secara mandiri.

Seiiring berjalannya waktu, manusia terus berfikir dan akhirnya dapat memproduksi makanan secara mandiri. Hal ini mengakibatkan kehidupan menetap pada manusia purba saat itu. Sehingga, kehidupan manusia pada saat itu tak lagi bergantung pada alam karena telah dapat memproduksi makananya secara mandiri.

Baca :   Alat Yang Digunakan Untuk Mengukur Gaya

Itulah disebutkan ciri-ciri kehidupan manusia pada masa food producing yang pertama.

Manusia Purba Berkelompok

Kedua, ciri ciri kehidupan manusia purba pada masa nutrient producing adalah manusia purba berkelompok dalam menjalani kehidupannya.

Kehidupan manusia pada masa food producing telah menetap. Mereka menetap secara berkelompok, baik kelompok besar maupun dalam kelompok kecil. Kehidupan manusia purba berkelompok untuk memudahkan mereka dalam menjalani kehidupannya. Dimana dengan kehidupan berkelompok dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mudah. Selain itu, ketika terjadi serangan dari hewan buas atau kelompok lain dapat diatasi dengan mudah.

Itulah ciri ciri kehidupan manusia pada masa food producing yang kedua.

Peralatan Yang Terbuat Dari Batu Dan Tulang Yang Sudah Halus

Ketiga, ciri-ciri utama kehidupan masyarakat pada masa food producing adalah peralatan yang terbuat dari batu dan tulang yang sudah halus.

Pada kehidupan manusia pada masa food producing, manusia praaksara telah mampu dalam membuat peralatan yang terbuat dari batu dan tulang yang sudah halus. Bahkan, beberapa peralatan yang terbuat dari tulang dan batu tersebut telah terdapat motif atau kesenian sederhana yang tertera pada peralatannya.

Selain itu, peralatan kehidupan manusia pada masa food producing telah berkembang dengan cukup pesat dan baik dibandingkan kehidupan manusia pada masa food gathering. Peralatan yang terbuat dari batu dan tulang tersbeut telah berkembang dengan sangat baik dan beraneka ragam.

Peralatan yang terbuat dari batu dan tulang yang sudah halus juga digunakan sebagai peralatan dalam bertani dan berternak. Sehingga, peralatan pada saat itu telah mendukung dalam bertani maupun berternak manusia praaksara.

Itulah ciri ciri food producing/ bercocok tanam yang ketiga.

Masa Bercocok Tanam Dan Beternak

Keempat, yang termasuk ciri- ciri kehidupan masa food producing di antaranya masa bercocok tanam dan beternak.

Baca :   Baju Kaos Lengan Panjang Wanita Korea

Pada awalnya manusia purba hidup dengan bergantung pada alam. Hal ini membuat mereka harus hidup secara nomaden atau berpindah pindah tempat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tersebut. Namun, memasuki masa food producing, manusia purba telah mampu dalam bercocok tanam dan beternak.

Kemampuan dalam bercocok tanam dan beternak didukung juga oleh kemampuan manusia dalam mengolah lahan pertanian, peternakan, dan peralatan yang mendukung. Dengan begitu, manusia praaksara mampu dalam bercocok tanam dan beternak. Hal tersebut membuat mereka tidak lagi bergantung pada alam, sehingga mereka tidak lagi perlu dalam berpindah pindah tempat tinggal untuk memenuhi kebutuhannya.

Itulah ciri ciri kehidupan nutrient producing yang keempat.

Gambar Kehidupan Manusia Purba
Gambar Kehidupan Manusia Purba

Sistem Kepercayaan Manusia Purba

Terakhir, ciri ciri masa food producing adalah sistem kepercayaan manusia purba.

Kehidupan manusia pada masa food producing telah mengenal dan mengetahui sistem kepercayaan. Dimana pada waktu itu telah berkembang beberapa sistem kepercayaan yang dilakukan oleh manusia purba. Sistem kepercayaan manusia purba terbagi menjadi tiga yaitu sebagai berikut.

  • Kepercayaan animisme adalah sistem kepercayaan manusia purba yang percaya akan roh roh leluhur.
  • Kepercayaan dinamisme adalah sistem kepercayaan manusia purba yang percaya bahwasannya roh roh leluhur menempati benda benda tertentu.
  • Kepercayaan totenisme adalah sistem kepercayaan manusia purba yang percaya bahwasannya roh roh leluhur menempati hewan hewan tertentu.

Itulah ciri-ciri zaman food producing yang terakhir.

Baca Juga: Nutrient Gathering Pada Masa Praaksara Lengkap

Nah, itulah materi mengenai ciri ciri kehidupan manusia pada masa nutrient producing. Semoga materi mengenai ciri ciri kehidupan manusia pada masa food producing dapat menambah pengetahuan sobat semuanya dan bermanfaat.

Jangan lupa baca juga artikel lainnya hanya di Web log Pelajaran Sekolah.

Terimakasih Telah Membaca Dan Berkunjung

Ciri Ciri Utama Kehidupan Masyarakat Pada Masa Bercocok Tanam Adalah

Source: https://pelajaransekolahdi.blogspot.com/2021/10/ciri-ciri-food-producin.html

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …