Berikut Ini Yang Termasuk Hasil Samping Dari Sayuran Melinjo Adalah

Berikut Ini Yang Termasuk Hasil Samping Dari Sayuran Melinjo Adalah

Dari Wikipedia bahasa Republic of indonesia, ensiklopedia bebas

Melinjo
Gnetum gnemon


Gnetum gnemon BotGardBln1105C.JPG



Status konservasi
Status iucn3.1 LC.svg
Risiko rendah
IUCN 194943


Taksonomi
Divisi Gnetophyta
Famili Gnetaceae
Genus Gnetum
Bagian Gnetum sect. Gnetum
Upabagian Gnetum subsect. Gnetum
Spesies
Gnetum gnemon






Linnaeus, 1767

Melinjo
atau
belinjo
(Gnetum gnemon
Linn.) adalah suatu spesies tanaman berbiji terbuka (Gymnospermae) berbentuk pohon yang berasal dari Asia tropik, melanesia, dan Pasifik Barat.[1]
Melinjo dikenal pula dengan nama maninjo (bahasa Makassar), ku’lang (bahasa Selayar),
belinjo,
mlinjo
(bahasa Jawa),
tangkil
(bahasa Sunda) atau
bago
(bahasa Melayu dan bahasa Tagalog),
khalet
(Bahasa Kamboja),
bidau
(bahasa Melayu Kapuas Hulu).[ane]
Melinjo banyak ditanam di pekarangan sebagai peneduh atau pembatas pekarangan dan terutama dimanfaatkan buah dan daunnya,[i]
terutama untuk dibuat panganan keripik yang disebut emping.

Berbeda dengan anggota
Gnetum
lainnya yang biasanya merupakan liana, melinjo berbentuk pohon dan memiliki batang yang lurus.[one]

Deskripsi botani

[sunting
|
sunting sumber]

Melinjo merupakan tumbuhan tahunan berbiji terbuka, berbentuk pohon yang berumah dua (dioecious, ada individu jantan dan betina).[1]
Bijinya tidak terbungkus daging tetapi terbungkus kulit luar.[1]
Batangnya kokoh dan bisa dimanfaatkan sebagai bahan bangunan.[1]
Daunnya tunggal berbentuk oval dengan ujung tumpul.[1]
Melinjo tidak menghasilkan bunga dan buah sejati karena bukan termasuk tumbuhan berbunga.[ane]
Yang dianggap sebagai buah sebenarnya adalah biji yang terbungkus oleh selapis aril yang berdaging.[1]

Tanaman melinjo dapat tumbuh mencapai 100 tahun lebih dan setiap panen raya mampu menghasilkan melinjo sebanyak 80 – 100 Kg, Bila tidak dipangkas bisa mencapai ketinggian 25 one thousand dari permukaan tanah.[2]

Tanaman melinjo dapat diperbanyak dengan cara generatif (biji) atau vegetatif (cangkokan, okulasi, penyambungan dan stek).[2]

Baca :   Sebanyak 0 1 Mol Gas Nh3 Dilarutkan Ke Dalam Air

Tempat Hidup

[sunting
|
sunting sumber]

Tanaman melinjo dapat tumbuh pada tanah-tanah liat/lempung, berpasir dan berkapur, tetapi tidak tahan terhadap tanah yang tergenang air atau yang berkadar asam tinggi dan dapat tumbuh dari ketinggian 0 – one.200 g dpl.[2]
Lahan yang akan ditanami melinjo harus terbuka atau terkena sinar matahari, lubang tanam berukuran sixty X 60 X 75 cm, dengan jarak tanam 6 – viii yard.[ii]

Melinjo dapat ditemukan di daerah yang kering sampai tropis.[ane]
Untuk tumbuh dan berkembang, melinjo tidak memerlukan tanah yang bernutrisi tinggi atau iklim khusus.[one]
Melinjo dapat beradaptasi dengan rentang suhu yang luas.[1]
Hal inilah yang menyebabkan melinjo sangat mudah untuk ditemukan di berbagai daerah kecuali daerah pantai karena tumbuhan ini tidak dapat tumbuh di daerah yang memiliki kadar garam yang tinggi.[ane]

Di Republic of indonesia tumbuhan melinjo tidak hanya dapat dijumpai di hutan dan perkebunan saja.[2]
Di beberapa daerah tumbuhan melinjo ditumbuhkan di pekarangan rumah atau kebun rumah dan dimanfaatkan oleh penduduk secara langsung.[2]

Pemanfaatan

[sunting
|
sunting sumber]

Melinjo jarang dibudidayakan secara intensif.[1]
Kayunya dapat dipakai sebagai bahan papan dan alat rumah tangga sederhana.[i]
Daun mudanya (disebut sebagai
so
dalam bahasa Jawa) digunakan sebagai bahan sayuran (misalnya pada sayur asem).[1]
Bunga (jantan maupun betina) dan bijinya yang masih kecil-kecil (pentil) maupun yang sudah masak dijadikan juga sebagai sayuran.[1]
Biji melinjo juga menjadi bahan baku emping.[1].Kulitnya bisa dijadikan abon kulit melinjo.[i]

Kandungan Nutrisi

[sunting
|
sunting sumber]

Biji melinjo yang terbungkus aril.

Penelitian yang sudah dilakukan pada melinjo menujukkan bahwa melinjo menghasilkan senyawa antioksidan.[3]
Aktivitas antioksidan ini diperoleh dari konsentrasi protein tinggi, nine-10 persen dalam tiap biji melinjo.[3]
Poly peptide utamanya berukuran 30 kilo Dalton yang amat efektif untuk menghabisi radikal bebas yang menjadi penyebab berbagai macam penyakit.[iii]

Baca :   Model Gamis Yang Cocok Untuk Orang Pendek

Di Jepang dilakukan penelitian dan dilaporkan bahwa melinjo termasuk tumbuhan purba yang secara evolusi dekat dengan tanaman Ginkgo biloba yang ada di Jepang.[3]

Ginkgo adalah spesies pohon hidup tertua, yang telah tumbuh selama 150-200 juta tahun dan dipercaya sebagai tonik otak karena memperkuat daya ingat.[3]
Daun Ginkgo juga punya khasiat antioksidan kuat dan berperan penting dalam oksidasi radikal bebas penyebab penuaan dini dan pikun.[three]

Sampai saat ini, doktor biokimia dari
Osaka Prefecture University, Jepang telah mengisolasi dua jenis protein yang menunjukkan aktivitas antioksidan tinggi.[3]
Dari seluruh bagian tumbuhan melinjo yang pernah diekstraknya, mulai dari daun, kulit batang, akar, sampai biji, ditemukan poly peptide paling potensial adalah dari biji.[3]
Riset menunjukkan aktivitas antioksidan dari kandungan fenolik ini setara dengan antioksidan sintetik BHT (Butylated Hydroxytolune).[3]

Selain itu melinjo juga merupakan antimikroba alami.[4]
Itu artinya protein melinjo juga bisa dipakai sebagai pengawet alami makanan sekaligus obat baru untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri.[four]
Peptida yang diisolasi dari biji melinjo diindikasikan punya potensi aktif menghambat beberapa jenis bakteri gram positif dan negatif.[iv]

Asam urat

[sunting
|
sunting sumber]

Sayur asem menggunakan biji melinjo (di bagian kiri bawah, berbentuk kapsul) sebagai salah satu sayuran pelengkapnya.

Banyak mitos yang mengatakan bahwa melinjo dapat menyebabkan kenaikan asam urat (Hiperurisemia) yang signifikan.[3]
Hal ini benar karena melinjo mengandung purin.[4]
Peningkatan asam urat terjadi karena gangguan metabolisme purin dan asupan purin tinggi dari makanan secara berlebihan.[3]

Hiperurisemia terjadi karena gangguan pengeluaran asam urat oleh ginjal.[three]
Hiperurisemia dapat disebabkan oleh faktor genetik dan dapat diturunkan.[3]
Konsumsi makanan dengan purin tinggi, konsumsi gula dan lemak berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat.[3]
Kegemukan, pengguna obat diuretik, nutrition penurunan berat badan, juga sering menyebabkan hiperurisemia.[three]
Namun, apabila tidak dikonsumsi secara berlebihan dan cara pengolahannya benar tidak akan menyebabkan asam urat.[iii]

Baca :   Sentra Ukm Kasongan Menghasilkan Kerajinan Tangan Berupa

Konsumsi berlebihan dan minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng emping hasil olahan melinjo tersebut yang menyebabkan kadar asam uratnya meningkat.[3]
Jadi, bukan melinjo itu sendiri yang menyebabkan asam urat, karena apabila disiapkan dalam bentuk makanan lain tanpa minyak dan tidak dikonsumsi secara berlebihan tidak akan menyebabkan peningkatan asam urat.[iii]

Komoditi Ekspor Indonesia

[sunting
|
sunting sumber]

Republic of indonesia adalah negara yang menjadikan biji melinjo sebagai komoditi ekspor dalam jumlah yang cukup besar.[five]
Melinjo akan dipanen dan menghasilkan buah setelah 5- 6 tahun setelah penanaman biji.[5]
Di daerah Sumatra Barat setiap tahunnya dilaporkan menghasilkan twenty.000- 25.000 buah melinjo dan produksi bijinya mencapai eighty- 100 kg per pohon per tahun.[5]

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]

  1. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f




    thou




    h




    i




    j




    k




    50




    m




    n




    o




    p




    q




    r




    s




    t




    (Inggris)
    Way Howdy, Elevitch. 2006. Gnetum gnemon (gnetum) Diarsipkan 2010-05-fifteen di Wayback Auto.Diakses pada iv Apr 2010.
  2. ^


    a




    b




    c




    d




    e




    f



    Cerianet C. Budidaya Tanaman Melinjo
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]


    Diakses pada 4 Apr 2010.
  3. ^


    a




    b




    c




    d




    due east




    f




    g




    h




    i




    j




    1000




    50




    yard




    north




    o




    p




    q




    r



    Pudjiatmoko. 2007. Potensi melinjo di JepangDiakses pada 4 Apr 2010.
  4. ^


    a




    b




    c




    d



    Tjandra D. 2007. Antioksidan dari Biji Melinjo
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]


    Diakses pada 4 Apr 2010.
  5. ^


    a




    b




    c



    Cadiz RT, Florido HB. 2001. Bago: Gnetum gnemon Linn.
    Inquiry Information system
    13(ii).



Berikut Ini Yang Termasuk Hasil Samping Dari Sayuran Melinjo Adalah

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Melinjo

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …