Apakah Yang Dimaksud Dengan Kebudayaan Non Benda

Apakah Yang Dimaksud Dengan Kebudayaan Non Benda

tirto.id – Kebudayaan not benda adalah pengetahuan, keterampilan, dan hasil akal budi yang beredar di suatu masyarakat. Ia adalah produk karsa yang abstrak (intangible) dan tak bisa dipegang. Contohnya adalah bahasa, nyanyian rakyat, pantun, dongeng setempat, dan lainnya. Di sisi lain, kebudayaan yang lazim dikenal adalah kebudayaan yang berbentuk benda. Sebab, hasil karsa tersebut dapat dilihat mata dan mudah dikenali sebagai warisan kebudayaan, misalnya peninggalan candi, rumah ibadah kuno, hingga senjata tradisonal.

Indonesia sangat kaya dengan kedua jenis kebudayaan tersebut, baik itu kebudayaan yang berbentuk benda atau non benda. Menurut sensus Badan Pusat Statistik (2010), Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok etnik, serta 1.340 suku bangsa. Setiap identitas kelompok tersebut memiliki kebudayaan khas masing-masing yang menggambarkan keragaman Indonesia yang bhinneka.

Secara definitif, kebudayaan merupakan kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia seperti kepercayaan, kesenian, dan adat istiadat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ia adalah keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial digunakan untuk memahami lingkungan serta pengalamannya dan menjadi pedoman tingkah laku sehari-hari.

Di antara wujud kebudayaan adalah gagasan dan perilaku, sebagaimana disampaikan Koentjaraningrat dalam Pengantar Ilmu Antropologi (2000). Dua hal itu merupakan konsep abstrak yang menjadi bagian dari kebudayaan non benda. Lantas, apa pengertian dari kebudayaan non benda?

Pengertian Kebudayaan Non Benda

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan atau UNESCO mendefinisikan kebudayaan non benda atau warisan budaya tak benda sebagai praktik, representasi, ekspresi, serta pengetahuan dan keterampilan yang dikelompokkan sebagai warisan budaya masyarakat.

Nurfiani Sri Hattari dalam Perencanaan Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Lokal Non Benda (2020) menuliskan bahwa kebudayaan not benda mengacu pada hasil karya bersifat abstrak, bukan berupa benda, serta diturunkan dari satu generasi ke generasi lainnya.

Baca :   Ciri Ciri Seni Rupa Dua Dimensi

Contoh Kebudayaan Non Benda

Berdasarkan pengertian di atas, terdapat sejumlah praktik atau pengetahuan yang dapat dikategorikan sebagai kebudayaan non benda sebagai berikut.

  • Tari-tarian tradisional, seni pertunjukan, dan sebagainya,
  • Lagu daerah dan musik tradisional
  • Puisi, pantun, bahasa, hingga isyarat kentongan.
  • Cerita rakyat, dongeng, mitos, simbol, atau lambang tertentu
  • Upacara adat, ritual, festival daerah, dan tradisi tertentu
  • Teknik, kecakapan, atau keahlian khusus yang diturunkan dari satu generasi ke generasi lainnya.
  • Kearifan lokal, mulai dari mitigasi bencana (pengurangan resiko bencana berbasis budaya), konservasi ekologi, penghormatan terhadap orang tua, harmoni kehidupan/toleransi, pantang larang atau tabu di suatu masyarakat.
  • Pengobatan tradisional, mulai dari opsi penyembuhan, teknik pengobatan, bahan pengobatan, dan sebagainya.
  • Resep kuliner tradisional

Tari tradisional asli Indonesia, mulai dari tari tor-tor dari Batak, tari saman Aceh, tari piring, hingga tari payung dari Sumatera Barat adalah warisan budaya tak benda. Ada juga kecakapan membuat wayang, pengetahuan tentang keris, dan lain sebagainya adalah kebudayaan not benda yang lazim ditemui di masyarakat.

Ilustrasi (Ist)


EDUKASIBORNEO, PONTIANAK
– Materi Prakarya dan Kewirausahaan semester ganjil kelas X dalam buku prakarya dan kewirausahaan bab 1 wirausaha kerajinan dengan

inspirasi budaya nonbenda sub materi budaya tradisional sebagai sumber inspirasi.

Republic of indonesia sangat kaya dengan budaya tradisional yang merupakan adat istiadat yang berlaku pada setiap kelompok etnik atau suku bangsa. Terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia atau tepatnya.

1.340 suku bangsa menurut sensus Badan Pusat Statistik tahun 2010. Indonesia memiliki jumlah suku bangsa terbanyak di Asia Tenggara. Artinya, Indonesia memiliki keragaman budaya tradisional yang merupakan potensi luar biasa untuk menjadi sumber inspirasi.

Budaya tradisi dapat dikelompokkan menjadi budaya nonbenda dan artefak atau objek budaya. Budaya not benda diantaranya pantun, cerita rakyat, tarian, dan upacara adat. Sedangkan artefak atau objek budaya diantaranya pakaian daerah, wadah tradisional, senjata dan rumah adat.

Baca :   Golongan Darah B Dan B Anaknya

Pada kehidupan sehari- hari, produk budaya tradisional non benda maupun artefak tidak dipisah- pisahkan melainkan menjadi satu kesatuan dan saling melengkapi.

Baca Juga : Materi PKWU Semester Ganjil Kelas X Karakteristik Kewirausahaan

Sebuah tarian tradisional bisa saja membawakan cerita tradisional, dengan menggunakan pakaian tradisional dan ditarikan pada sebuah upacara yang merupakan ritual tradisional.

Contohnya tarian Burung Enggang dari suku Dayak, menceritakan tentang seekor burung enggang. Burung enggang bagi masyarakat Dayak merupakan simbol dewata. Burung enggang merupakan wujud nenek moyang yang turun ke bumi. Penari Burung Enggang menggunakan pakaian tradisional Dayak, dan diiringi musik tradisional yang dimainkan dengan alat musik tradisional.

Tarian, simbol, pakaian, musik dan alat musik tersebut dapat menjadi sumber inspirasi dari pembuatan kerajinan. Tarian, simbol dan musik merupakan produk budaya non benda, sedangkan pakaian, perlengkapan tari dan alat musik merupakan artefak atau objek budaya.

Setiap jenis budaya tradisi baik non benda maupun artefak atau objek budaya dapat menjadi sumber inspirasi untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan. Hingga saat ini, tercatat 4.156 warisan budaya nonbenda yang terdapat di seluruh Indonesia.

Setiap daerah dapat mengembangkan kerajinan khas daerah yang mengambil inspirasi dari budaya tradisi daerahnya masing- masing. Kekayaan budaya tradisi Indonesia adalah kearifan lokal (local genius) yang dapat menjadi sumber inspirasi yang tidak ada habisnya.

Sumber : Edukasi Borneo


Budaya Tradisional sebagai Sumber Inspirasi


Republic of indonesia sangat kaya dengan budaya tradisional yang merupakan adat istiadat yang berlaku pada setiap kelompok etnik atau suku bangsa. Terdapat lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa di Indonesia atau tepatnya
1.340 suku bangsa menurut sensus Badan Pusat Statistik tahun 2010. Indonesia memiliki jumlah suku bangsa terbanyak di Asia Tenggara. Artinya, Indonesia memiliki keragaman budaya tradisional yang merupakan potensi luar biasa untuk menjadi sumber inspirasi.

Baca :   Teknik Lemparan Dengan Ayunan Atas Dinamakan

Budaya tradisi dapat dikelompokkan menjadi budaya nonbenda dan artefak/objek budaya. Budaya nonbenda di antaranya pantun, cerita rakyat, tarian, dan upacara adat. Sedangkan artefak/objek budaya diantaranya pakaian daerah, wadah tradisional, senjata dan rumah adat. Pada kehidupan seharihari, produk budaya tradisional nonbenda maupun artefak tidak dipisahpisahkan melainkan menjadi satu kesatuan dan saling melengkapi.



Sebuah tarian tradisional bisa saja membawakan cerita tradisional, dengan menggunakan pakaian tradisional dan ditarikan pada sebuah upacara yang merupakan ritual tradisional. Contohnya tarian Burung Enggang dari suku Dayak, menceritakan tentang seekor burung enggang. Burung enggang bagi masyarakat Dayak merupakan simbol dewata. Burung enggang merupakan wujud nenek moyang yang turun ke bumi. Penari Burung Enggang menggunakan pakaian tradisional Dayak, dan diiringi musik tradisional yang dimainkan dengan alat musik tradisional.

Tarian, simbol, pakaian, musik dan alat musik tersebut dapat menjadi sumber inspirasi dari pembuatan kerajinan. Tarian, simbol dan musik merupakan produk budaya nonbenda, sedangkan pakaian, perlengkapan tari dan alat musik merupakan artifak/objek budaya.

Setiap jenis budaya tradisi baik nonbenda maupun artefak/objek budaya dapat menjadi sumber inspirasi untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan. Hingga saat ini, tercatat 4.156 warisan budaya nonbenda yang terdapat di seluruh Indonesia. Setiap daerah dapat mengembangkan kerajinan khas daerah yang mengambil inspirasi dari budaya tradisi daerahnya masingmasing. Kekayaan budaya tradisi Republic of indonesia adalah kearifan lokal (
local genius
)
yang dapat menjadi sumber inspirasi yang tidak ada habisnya.

Sumber :
Prakarya dan Kewirausahaan/ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 201
7
.  SMA Kelas Ten Semester 1

Apakah Yang Dimaksud Dengan Kebudayaan Non Benda

Source: https://apamaksud.com/apa-yang-dimaksud-dengan-budaya-benda-dan-non-benda-yang-dapat-dijadikan-sebagai-sumber-inspirasi-suatu-kerajinan

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …