Apa Saja Gelar Yang Diberikan Untuk Malaikat Jibril

Apa Saja Gelar Yang Diberikan Untuk Malaikat Jibril

Apa saja gelar yang diberikan untuk malaikat jibril? Malaikat Jibril merupakan malaikat yang bertugas untuk menyampaikan wahyu kepada nabi Muhammad Saw.

Malaikat Jibril memiliki beberapa gelar sebagai bentuk kemuliaan terhadapnya. Lalu apa saja gelar yang diberikan untuk malaikat jibril?

Apa saja gelar yang diberikan untuk malaikat jibril?

Dalam permasalahan agama kita harus merujuk kepada dalil al-Quran dan hadis beserta penjelasan para ulama mengenainya.

Berdasarkan informasi al-Quran dan hadis, setidaknya ada tiga julukan atau gelar yang dimiliki oleh malaikat Jibril. Di antara gelar atau julukan malaikat jibril ini adalah: 1) Ruhul Amin, 2) Ruhul Qudus dan 3) Namus.

Tentang gelar dan julukan yang diberikan kepada malaikat jibril ini kita bisa melihatnya dalam 2 ayat Al-Qur’an yang menyebutkan julukan atau gelar malaikat Jibril ini, di antaranya adalah surat asy-Syu’ara ayat 193 dan surat an-Nahl ayat 102.

Dalam surat asy-Syu’ara ayat 193, jibril memiliki julukan atau disebut dengan nama ar-Ruh al-Amin dan dalam surat an-Nahl ayat 102 Jibril disebut sebagai Ruhul Qudus. Dalam hadis Jibril juga disebut dengan gelar Namus yang akan kita bahas satu persatu pada bagian ini.

1. Ruhul Amin

Ruh berarti makhluk mulia yang diciptakan dengan tanpa sebab biasa atas izin Allah Swt. Sedangkan amin berarti yang dipercaya. Berdasarkan informasi ini, gelar ar-Ruh al-Amin yang dimiliki oleh malaikat Jibril berarti malaikat Jibril adalah mahkhluk mulia yang memiliki sifat dapat dipercaya.

Nama atau gelar Ruhul Amin dari Malaikat Jibril disebutkan dalam Surat Asy-Syua’ara’ ayat ke 193 yang berbunyi:

نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ

yang artinya “dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril)”.

Julukan lain Malaikat Jibril adalah ruhul Qudus yang artinya adalah Ruh yang Suci. Hal ini menandakan bahwa malaikat Jibril merupakan makhluk yang mulia lagi suci.

Gelar Ruhul Qudus yang dimiliki oleh Malaikat Jibril ini sebagaimana dalam Surat An-Nahl ayat ke 102 yang berbunyi:

قُلْ نَزَّلَهُ رُوحُ الْقُدُسِ مِنْ رَبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِينَ آمَنُوا وَهُدًى وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ

“Katakanlah: “Ruhul Qudus (Malaikat Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”.

3. Namus al-Akbar

Julukan atau gelar lain bagi malaikat jibril adalah Namus al-Akbar. Julukan ini diucapkan oleh Waraqah bin Naufal ketika mengabarkan kepada Nabi Muhammad saw bahwa apa yang ia diterima sama dengan apa yang diterima oleh Musa every bit.

Dalam hadis disebutkan bahwa Waraqah mengatakan kepada Nabi saw:

Baca :   Kunci Jawaban Seni Budaya Kelas 7 Halaman 82

والذي نفسي بيده إنك لنبي هذه الأمة. ولقدجاءك الناموس الأكبرالذي جاءموسى. ولتكذبن ولتؤذين ولتخرجن ولتقاتلن، ولئن أناأدركت ذلك اليوم لأنصرن الله نصرايعلمه.

“Demi Dia yang memegang hidupku. Engkau (Muhammad) adalah Nabi atas umat ini. Engkau telah menerima Namus al-Akbar seperti yang pernah disampaikan kepada Musa. Pastilah kau akan didustakan orang, akan disiksa, akan diusir, dan akan diperangi. Kalau sampai pada waktu itu aku masih hidup, pasti aku akan membela yang di pihak Allah dengan pembelaan yang sudah diketahui-Nya pula.”

Ada yang menyebutkan bahwa Namus ini berasal dari bahasa Yunani yang berarti hukum, ruh dan kesucian. Ada juga yang menyebutkan bahwa Namus ini sepadan dengan arti Ruhul Qudus.

Kesimpulan Tentang Gelar dan Julukan Malaikat Jibril

Jadi, berdasarkan dalil yang terdapat di dalam Al-Qur’an bahwa Malaikat Jibril itu memiliki julukan yaitu Rul Al Amin (Ar-Ruh Al-Amin), Ruh al Qudus (Ruhul Qudus) dan Namus al-Akbar.

Julukan dan gelar malaikat Jibril ini menunjukkan keutamaan dan kemuliaan sosok malaikat penyampai wahyu kepada para nabi termasuk kepada nabi Muhammad Saw.

Malaikat Jibril menemui Nabi Muhammad SAW di Masjidil Haram saat peristiwa Isra Miraj. (Foto: AFP)

Kastolani
Sabtu, 06 Maret 2021 – 09:00:00 WIB

Dki jakarta, iNews.id
– Ada ribuan malaikat yang diciptakan Allah dan diberikan tugas masing-masing. Namun, hanya ten nama malaikat yang wajib diketahui. Salah satunya malaikat Jibril.

Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada para rasul. Selain itu, malaikat ini juga memiliki tugas lainnya, berupa meniupkan roh pada setiap janin yang masih ada di dalam kandungan.

BACA JUGA:

Kisah Umar bin Khattab Membentak Malaikat Munkar dan Nakir

قُلْ نَزَّلَهٗ رُوْحُ الْقُدُسِ مِنْ رَّبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَهُدًى وَّبُشْرٰى لِلْمُسْلِمِيْنَ

Katakanlah:”Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan al-Quran itu dari Rabbmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. Surat An Nahl: 102).

BACA JUGA:

ten Nama-Nama Malaikat dan Tugasnya dalam Islam

Firman Allah SWT:

قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِّجِبْرِيْلَ فَاِنَّهٗ نَزَّلَهٗ عَلٰى قَلْبِكَ بِاِذْنِ اللّٰهِ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَهُدًى وَّبُشْرٰى لِلْمُؤْمِنِيْنَ

Katakanlah:”Barang siapa menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkan (al-Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman”. (QS. Al Baqarah: 97)

Malaikat Jibril juga diberi tugas mengatur segala urusan.

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

Baca :   Jelaskan Strategi Bangsa Indonesia Untuk Menghadapi Ancaman Ideologi

Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. (QS. Surat Al Qadr: 4)

Ibnu hatim dari Atho’ bin Assaib mengatakan, pertama kali mahluk yang dihisab besok pada hari kiamat adalah malaikat Jibril alaihis salam karena dia adalah kepercayaan Allah untuk menyampaikan wahyu pada para rasul-Nya dan Jibril adalah yang pertama kali mengucapkan Subhana Robbiyal A’la.

Arti Jibril menurut bahasa Suryani adalah Abdullah (hamba Allah). Ibnu Abbas mengatakan bahwa sesungguhnya kata Jibril atau Jabrail itu dalam bahasa Arabnya sama dengan kata Abdullah (hamba Allah) dan Abdur Rahman (hamba Tuhan Yang Maha Pemu­rah). Menurut pendapat lain, jabra artinya hamba, sedangkan il ar­tinya Allah.

Malaikat Jibril juga memiliki nama lain yakni
Ruhul Qudus.

قُلْ نَزَّلَهٗ رُوْحُ الْقُدُسِ مِنْ رَّبِّكَ بِالْحَقِّ لِيُثَبِّتَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَهُدًى وَّبُشْرٰى لِلْمُسْلِمِيْنَ

Katakanlah:”Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan al-Quran itu dari Rabbmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (QS. An Nahl:102).

Selain itu,
Ruhul Amin

نَزَلَ بِهِ الرُّوْحُ الْاَمِيْنُۙ

Artinya: Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril). (QS. ASy Syuara: 193)

Nama Lain Jibril yakni
Ar Rukh.

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. (QS. Al Qadr: 4)

Malaikat Jibril merupakan pemimpin para malaikat. Dalam sebuah hadits disebutkan. Dari Thalhah bin Ubaidillah bin Kariz bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Tidak sehari pun setan terlihat lebih kerdil, lebih buruk, lebih hina, dan lebih marah kecuali pada hari Arafah. Hal itu karena dia melihat turunnya rahmat Allah dan terhapusnya dosa-dosa besar kecuali apa yang diperlihatkan pada hari Badar.” Ada yang bertanya, “Apa yang setan lihat pada hari Badar, Wahai Rasulullah?” beliau menjawab: “Dia telah melihat Jibril sedang mengatur barisan para Malaikat.” (60 minutes. Malik) No. 840 / No. 982 Versi Dar Marifah Libanon.

Bentuk Malaikat Jibril

Bentuk Malaikat Jibril disebutkan dalam hadits yakni mempunyai 600 sayap jarak antara dua sayap itu bagaikan perjalanan 500 tahun.

Malaikat Jibril mempunyai bulu mulai dari kepala sampai telapak kaki yang warnanya seperti za’faron dan di setiap bulu cahayanya seperti cahaya matahari diceritakan bahwa setiap hari Jibril menyelam di lautan cahaya sampai 360 kali.

Dalam peristiwa Isra Miraj, Rasulullah SAW diperlihatkan bentuk asli malaikat Jibril.

Hal ini disebutkan dalam sebuah hadits. Abu Zar r.a. pernah bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah engkau melihat Tuhanmu?” Rasulullah Saw. menjawab:

Baca :   Vasco Da Gama Adalah Pelaut Yang Berasal Dari

“نُورٌ أَنَّى أَرَاهُ”. وَفِي رِوَايَةٍ “رَأَيْتُ نُورًا”

Nur, mana mungkin aku dapat melihatnya. Menurut riwayat yang lain disebutkan: Saya hanya melihat nur (cahaya). (Diketengahkan oleh Imam Muslim)

Sesungguhnya yang dimaksudkan hanyalah Malaikat Jibril a.s., seperti yang ditetapkan di dalam kitab Sahihain melalui Siti Aisyah Ummul Muminin dan Ibnu Mas’ud.

Demikian pula yang ditetapkan di dalam kitab Sahih Muslim melalui Abu Hurairah.

Suara Lonceng

Jabir bin Abdullah Al Anshari bertutur tentang kekosongan wahyu, sebagaimana yang Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam ceritakan: “Ketika sedang berjalan aku mendengar suara dari langit, aku memandang ke arahnya dan ternyata Malaikat yang pernah datang kepadaku di gua Hiro, duduk di atas kursi antara langit dan bumi. Aku pun ketakutan dan pulang, dan berkata: “Selimuti aku. Selimuti aku”. Maka Allah Ta`ala menurunkan wahyu: (Wahai orang yang berselimut) sampai firman Allah (dan berhala-berhala tinggalkanlah). Sejak saat itu wahyu terus turun berkesinambungan.” Hadits ini juga diriwayatkan oleh Abdullah bin Yusuf dan Abu Shalih juga oleh Hilal bin Raddad dari Az Zuhri. Dan Yunus berkata; dan Ma`mar menyepakati bahwa dia mendapatkannya dari Az Zuhri. ( HR. Bukhari ) [ No. three Fathul bari] shahih.

Dari Aisyah Ibu Kaum Mu`minin, bahwa Al Harits bin Hisyam bertanya kepada Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam: “Wahai Rasulullah, bagaimana caranya wahyu turun kepada engkau?” Maka Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam menjawab: “Terkadang datang kepadaku seperti suara gemerincing lonceng dan cara ini yang paling berat buatku, lalu terhenti sehingga aku dapat mengerti apa yang disampaikan. Dan terkadang datang Malaikat menyerupai seorang laki-laki lalu berbicara kepadaku maka aku ikuti apa yang diucapkannya”. Aisyah berkata: “Sungguh aku pernah melihat turunnya wahyu kepada Beliau shallallahu `alaihi wasallam pada suatu hari yang sangat dingin lalu terhenti, dan aku lihat dahi Beliau mengucurkan keringat.” ( Hour. Bukhari ) [ No. two Fathul Bari] Shahih.

Debu Berikilauan

Bentuk lain malaikat Jibril seperti disebutkan dalam hadits yakni bisa mewujud dalam bentuk debu.

 عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى غُبَارٍ سَاطِعٍ فِي سِكَّةِ بَنِي غَنْمٍ زَادَ مُوسَى مَوْكِبَ جِبْرِيلَ

Dari Anas bin Malik radliallahu anhu berkata; “Aku seolah melihat debu-debu berkilauan di lorong-lorong jalan suku Bani Ghanmin”. Musa menambahkan; “Ini merupakan bukti keterlibatan Jibril alaihissalam dalam perang”. (HR. Bukhari) No. 2975. Shahih.

Editor : Kastolani Marzuki

​ ​

Apa Saja Gelar Yang Diberikan Untuk Malaikat Jibril

Source: https://mempelajari.com/gelar-atau-nama-lain-dari-malaikat-jibril-adalah

Check Also

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah

Kata Yang Tepat Untuk Melengkapi Teks Tersebut Adalah SOAL DAN PEMBAHASAN MATERI TEKS PROSEDUR MATA …